ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Kabupaten Simalungun kembali dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Rally Asia Pasifik 2026 yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni 7–9 Agustus 2026. Menjelang pelaksanaan ajang otomotif internasional tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumatera Utara menggelar rapat koordinasi di Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Rabu (17/6/2026), guna memastikan seluruh aspek penyelenggaraan dipersiapkan secara matang.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan panitia penyelenggara, mengingat kejuaraan berskala internasional itu diperkirakan akan diikuti pembalap, ofisial, tim pendukung, serta pengamat otomotif dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik.
Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, menerima langsung rombongan IMI Sumatera Utara. Dalam pertemuan itu, ia didampingi sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), antara lain Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Bob Presly Saragih, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Frengki Purba, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Akbar Putra Siregar, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Eka Chandra J. Barus, serta Kepala Dinas Koperasi dan UKM Benry B. Sipayung.
Sementara itu, rombongan IMI Sumatera Utara dipimpin Ketua IMI Sumut, H. Harun Mustafa Nasution, didampingi Ketua Panitia Agus Rangkuti, Sekretaris Panitia Areef Siregar, serta Direktur Teknis dan Lapangan Mec Elfino Tanjung.
Dalam pemaparannya, panitia menjelaskan sejumlah aspek teknis penyelenggaraan, mulai dari kesiapan lintasan balap, sistem pengamanan, dukungan lintas sektor, hingga penyediaan fasilitas bagi peserta maupun penonton. Seluruh persiapan tersebut dinilai menjadi faktor penting untuk menjamin kelancaran penyelenggaraan sekaligus menjaga reputasi Indonesia sebagai tuan rumah kejuaraan internasional.
Bupati Anton Achmad Saragih menyatakan Pemkab Simalungun mendukung penuh pelaksanaan kejuaraan tersebut. Menurutnya, ajang olahraga otomotif itu bukan hanya menjadi agenda kompetisi, tetapi juga berpotensi memperkuat citra Kabupaten Simalungun sebagai destinasi wisata dan olahraga bertaraf internasional.
“Kami memandang kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat internasional, meningkatkan kunjungan wisatawan, sekaligus memberikan dampak positif bagi pelaku usaha dan perekonomian masyarakat,” ujar Anton.
Ia menegaskan pemerintah daerah akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai rencana.
Namun demikian, besarnya skala kejuaraan tersebut juga menjadi tantangan bagi seluruh pihak. Kesiapan infrastruktur, rekayasa lalu lintas, sistem keamanan, layanan kesehatan, hingga pengelolaan dampak terhadap masyarakat sekitar menjadi aspek yang perlu dipastikan sejak dini agar penyelenggaraan tidak hanya sukses secara seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan investasi daerah. (AP/red)




































