ATAPKOTA.COM, MEDAN – Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap mengapresiasi kreativitas para pelajar SMP dan SMA Yayasan Perguruan Al-Hikmah yang tampil dalam Pentas Seni (Pensi) sekaligus acara perpisahan dan pembagian rapor. Di balik apresiasi tersebut, Zakiyuddin juga menyampaikan pesan tegas kepada siswa dan orang tua agar mewaspadai bahaya penyalahgunaan narkoba serta praktik judi online yang dinilainya masih menjadi ancaman serius bagi generasi muda. Pesan itu disampaikan saat menghadiri kegiatan yang digelar di halaman Yayasan Perguruan Al-Hikmah, Rabu (17/6/2026).
Suasana meriah mewarnai kegiatan tahunan tersebut. Berbagai penampilan seni yang dibawakan para siswa mendapat sambutan hangat dari ribuan orang tua dan tamu undangan yang hadir.
Di hadapan para peserta, Zakiyuddin mengaku terkesan dengan kualitas penampilan para pelajar. Menurutnya, Al-Hikmah berhasil menyediakan ruang yang luas bagi siswa untuk mengembangkan minat dan bakat di luar kegiatan akademik.
“Saya sudah beberapa kali menghadiri kegiatan sekolah, tetapi baru kali ini menyaksikan pentas seni yang begitu meriah. Al-Hikmah memiliki 19 kegiatan ekstrakurikuler dan saya melihat langsung potensi luar biasa yang dimiliki anak-anak kita,” ujar Zakiyuddin.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kreativitas siswa, Zakiyuddin menyerahkan bantuan dana pribadi sebesar Rp5 juta untuk menambah hadiah dalam kegiatan lucky draw.
“Saya ingin ikut memberikan kebahagiaan kepada anak-anak. Semoga bantuan ini bisa menambah hadiah dan membuat suasana semakin meriah,” katanya yang disambut tepuk tangan para peserta.
Di balik suasana penuh kegembiraan itu, Zakiyuddin mengingatkan para pelajar agar menjauhi narkoba dan judi online. Ia juga meminta orang tua lebih aktif mengawasi penggunaan telepon genggam anak sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai pengaruh negatif di era digital.
“Saya berpesan kepada anak-anak agar tidak pernah mencoba narkoba maupun judi online. Kepada para orang tua, luangkan waktu untuk memeriksa penggunaan telepon genggam anak-anak. Peredaran narkoba masih menjadi persoalan serius di Sumatera Utara, termasuk di Kota Medan. Karena itu, mari kita jaga generasi muda bersama-sama,” tegasnya.
Apresiasi terhadap pembinaan karakter di Yayasan Perguruan Al-Hikmah juga disampaikan Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Gerindra, Tia Ayu Anggraini.
Menurutnya, sekolah tersebut tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga berhasil membangun rasa percaya diri, kemampuan berkomunikasi, dan kreativitas para siswa.
“Al-Hikmah berhasil membentuk anak-anak yang sebelumnya kurang percaya diri menjadi berani tampil di depan umum. Ini menjadi bekal penting bagi mereka di masa depan,” ujar Tia.
Sementara itu, Ketua Yayasan Perguruan Al-Hikmah, Ateng, mengatakan pihaknya terus berkomitmen memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi di bidang seni maupun karakter.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak semata-mata diukur dari nilai akademik, melainkan juga dari kemampuan siswa menemukan dan mengembangkan bakat yang dimiliki.
“Tidak semua anak unggul di bidang akademik. Karena itu, kami berupaya menggali potensi mereka melalui seni, karakter, dan kreativitas. Alhamdulillah, hasilnya lima siswa kami berhasil diterima melalui jalur prestasi di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta,” jelas Ateng. (MB/red)




































