Zakiyuddin Harahap: Sensus Ekonomi 2026 Jadi Momentum Perbaiki Akurasi Data Kemiskinan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:25 WIB

4098 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap saat menerima kunjungan perdana tim Badan Pusat Statistik Kota Medan untuk pendataan di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Medan, Jalan Gurila, Kecamatan Medan Perjuangan, Jumat (19/6/2026).

Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap saat menerima kunjungan perdana tim Badan Pusat Statistik Kota Medan untuk pendataan di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Medan, Jalan Gurila, Kecamatan Medan Perjuangan, Jumat (19/6/2026).

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, menegaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 harus menjadi momentum penting untuk meningkatkan akurasi data sosial-ekonomi, khususnya data kemiskinan di Kota Medan.

Hal itu disampaikan Zakiyuddin saat menerima kunjungan perdana tim Badan Pusat Statistik Kota Medan untuk pendataan di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Medan, Jalan Gurila, Kecamatan Medan Perjuangan, Jumat (19/6/2026).

Menurut Zakiyuddin, persoalan akurasi data warga miskin selama ini masih menjadi tantangan karena berdampak pada penyaluran berbagai program bantuan sosial, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH).

“Pendataan yang dilakukan setiap 10 tahun ini sangat penting karena berkaitan langsung dengan penyaluran bantuan PKH. Kita harus mengakui bahwa data warga miskin selama ini belum sepenuhnya akurat. Akibatnya, ada warga yang seharusnya menerima bantuan justru tidak mendapatkannya, sementara yang tidak berhak malah menerima,” ujarnya.

Ia menilai, dengan perkembangan teknologi digital saat ini, pemerintah seharusnya mampu menghasilkan data sosial-ekonomi masyarakat yang lebih akurat dan mutakhir.

“Seharusnya dengan perkembangan teknologi saat ini, kita bisa lebih mudah mendapatkan data warga miskin yang akurat. Semoga melalui sensus ini data kita benar-benar menjadi lebih baik,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Zakiyuddin juga menceritakan pengalamannya saat mengikuti proses pendataan oleh petugas BPS. Ia mengaku mendapat banyak pertanyaan mengenai kondisi sosial dan ekonomi keluarganya.

“Pertanyaannya banyak juga, seperti terdakwa saja kita,” candanya yang disambut tawa para petugas BPS dan jurnalis.

Meski diselingi canda, Zakiyuddin menegaskan masyarakat harus memberikan jawaban secara jujur agar hasil pendataan benar-benar mencerminkan kondisi yang sebenarnya.

“Kita harus jujur mengenai kehidupan sehari-hari, biaya hidup, maupun usaha yang dijalankan. Dengan begitu, data yang dihasilkan Badan Pusat Statistik akan lebih tepat dan akurat,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pelaku usaha, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah hingga perusahaan berskala besar, untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

“Kami berharap seluruh pelaku usaha, baik mikro, kecil, menengah maupun skala besar, ikut menyukseskan Sensus Ekonomi 2026,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Medan, Hafsyah Aprillia, mengatakan pendataan perdana dipimpin langsung oleh tim organik BPS dengan melakukan pencocokan data Kartu Keluarga (KK) serta pendataan kondisi ekonomi Wakil Wali Kota Medan.

Menurut Hafsyah, Sensus Ekonomi 2026 kini menggunakan metode digital tanpa lagi mengandalkan kuesioner berbasis kertas.

Melalui sistem tersebut, status kesejahteraan masyarakat akan langsung dipetakan ke dalam kelompok desil berdasarkan hasil wawancara.

“Melalui sensus yang dilaksanakan setiap 10 tahun ini, data perekonomian dan status sosial-ekonomi seluruh warga Kota Medan akan diperbarui secara menyeluruh sehingga menjadi lebih valid,” pungkas Hafsyah.(MB/red)

Berita Terkait

Bupati Asahan Hadiri Jaksa Sahabat Pendidik, Tata Kelola Anggaran Sekolah Jadi Perhatian
Jaga Kekayaan Negara, Prabowo Targetkan Polisi Hutan Capai 70 Ribu Personel
Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Kawasan Hutan
TennisFest Medan 2026 Siap Digelar, Peserta dari India dan Malaysia Ikut Bertanding
Pemkab Simalungun Lantik 45 Pejabat, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik
Sambut Kapolda Sonny Irawan, Bobby Nasution Dorong Sinergi Polda dan Pemprov Sumut
Pemko Pematangsiantar Salurkan Alat Bantu Kesehatan untuk 56 Lansia dan Penyandang Disabilitas
Paradoks Hegemoni Prabowo: Ketika Politik Akomodatif Berpotensi Melahirkan Subaltern Baru

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:16 WIB

Bupati Asahan Hadiri Jaksa Sahabat Pendidik, Tata Kelola Anggaran Sekolah Jadi Perhatian

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:12 WIB

Jaga Kekayaan Negara, Prabowo Targetkan Polisi Hutan Capai 70 Ribu Personel

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Kawasan Hutan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:32 WIB

TennisFest Medan 2026 Siap Digelar, Peserta dari India dan Malaysia Ikut Bertanding

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Pemkab Simalungun Lantik 45 Pejabat, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Pemko Pematangsiantar Salurkan Alat Bantu Kesehatan untuk 56 Lansia dan Penyandang Disabilitas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Paradoks Hegemoni Prabowo: Ketika Politik Akomodatif Berpotensi Melahirkan Subaltern Baru

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Polsek Bandar Huluan Respons Cepat Aduan Dugaan Percobaan Pencurian di Islamic Center

Berita Terbaru