ATAPKOTA.COM, BANDA ACEH – Kesuksesan pelaksanaan Pra Pekan Olahraga Aceh (PRAPORA) 2026 yang digelar pada 17–21 Juni 2026 tidak hanya ditentukan oleh jalannya pertandingan dan capaian prestasi atlet, tetapi juga oleh peran sejumlah pihak yang bekerja di balik layar dalam menggerakkan ekosistem olahraga di daerah.
Salah satu sosok yang mendapat perhatian dalam pelaksanaan kegiatan tersebut adalah Tgk Ali Akbar, S.Pd., M.Pd, yang dinilai memiliki kontribusi signifikan dalam pembinaan dan pengembangan cabang olahraga Tarung Derajat di Aceh.
Sejumlah pihak menilai, peran Tgk Ali Akbar tidak hanya terlihat saat pelaksanaan PRAPORA berlangsung, tetapi juga dalam proses panjang pembinaan atlet yang telah ia lakukan melalui jaringan pengurus cabang di berbagai daerah.
Ketua Pelaksana PRAPORA 2026, Ilyas Ramli, menyebut keberhasilan kegiatan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh unsur panitia, pelatih, dan atlet. Namun demikian, ia mengakui adanya peran penting dari sejumlah figur pembina yang turut mendorong kesiapan peserta, termasuk Tgk Ali Akbar.
“Beliau aktif membantu koordinasi atlet, mendorong penguatan pengurus cabang di daerah, serta mendukung berbagai kebutuhan teknis di lapangan. Kontribusinya memberi dampak pada kelancaran pelaksanaan PRAPORA 2026,” ujar Ilyas.
Sementara itu, Ketua Umum Kodrat Aceh, Mohd Al-Fatah, S.Ag, menilai bahwa keberhasilan pembinaan olahraga tidak hanya diukur dari prestasi atlet di arena pertandingan, tetapi juga dari konsistensi pembinaan jangka panjang yang dilakukan oleh para pelatih dan penggerak organisasi.
Menurutnya, upaya yang dilakukan Tgk Ali Akbar dalam membangun kembali aktivitas pengcab di sejumlah wilayah menjadi salah satu faktor yang turut memperkuat regenerasi atlet Tarung Derajat di Aceh.
Selain dikenal sebagai pelatih dan pembina olahraga, Tgk Ali Akbar juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pendidikan. Ia tercatat sebagai dosen muda, khatib Jumat, serta imam masjid di lingkungan tempat tinggalnya di Banda Aceh.
Di dunia olahraga, ia pernah menjadi atlet Tarung Derajat Aceh yang berlaga di tingkat nasional dan internasional, termasuk kejuaraan di Malaysia pada tahun 2015. Pengalaman tersebut kemudian menjadi dasar keterlibatannya dalam pembinaan atlet muda di daerah.
Pada momentum Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh–Sumatera Utara 2024, ia juga dipercaya membawa obor Kirab Api PON di Kota Banda Aceh, sebagai bentuk apresiasi atas keterlibatannya dalam dunia olahraga daerah.
Saat ini, pembinaan atlet terus dilakukan melalui pusat latihan Tarung Derajat di Gampong Ilie, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh. Fasilitas tersebut menjadi tempat latihan bagi atlet muda yang dipersiapkan untuk menghadapi berbagai kejuaraan tingkat daerah hingga nasional.
Para pengamat menilai, keberadaan figur pembina seperti Tgk Ali Akbar berperan penting dalam menjaga kesinambungan prestasi olahraga daerah, terutama dalam cabang olahraga yang membutuhkan pembinaan berjenjang dan konsisten.
PRAPORA 2026 menjadi salah satu indikator bahwa penguatan organisasi dan pembinaan atlet di Aceh terus berjalan melalui kolaborasi berbagai pihak, baik pelatih, pengurus cabang, maupun komunitas olahraga di tingkat daerah.
Kontributor : M Fiqri




































