Parit Jalan Taduan Dipenuhi Sedimentasi, Pemko Medan Kerahkan Alat Berat dan Truk

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:33 WIB

4018 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemko Medan mengeruk sedimentasi parit Jalan Taduan untuk mencegah genangan.

Pemko Medan mengeruk sedimentasi parit Jalan Taduan untuk mencegah genangan.

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengerahkan jajaran untuk membersihkan parit di Jalan Taduan, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, yang tersumbat dan dipenuhi sedimentasi tebal. Kegiatan gotong royong pada Sabtu (8/8/2026) tersebut dilakukan untuk memperlancar aliran air sekaligus mengantisipasi potensi genangan saat hujan.

Kegiatan tersebut digelar atas arahan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan dipimpin Asisten Ekonomi Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Medan Citra Effendi Capah.

Sejumlah pejabat Pemko Medan turut turun ke lokasi, di antaranya Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Khairul Azmi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga H.T. Chairuniza, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil H. Baginda Siregar, Camat Medan Tembung Muhammad Idris, serta jajaran kecamatan dan kelurahan.

Citra Effendi Capah mengatakan, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan sejumlah bagian parit mengalami penyumbatan dan dipenuhi sedimentasi.

Kondisi tersebut, menurutnya, dapat menghambat aliran air dan meningkatkan potensi terjadinya genangan ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.

“Memang kita lihat di kenyataan lapangan, banyak parit yang tersumbat, juga banyak sedimen yang sudah tebal. Nah, ini mengakibatkan terjadinya kadang banjir, air tergenang,” ujar Citra.

Untuk mempercepat penanganan, Pemko Medan memadukan pengerjaan secara manual dengan penggunaan alat berat. Dinas SDABMBK menurunkan satu unit alat berat serta sejumlah truk untuk mengangkut material hasil pengerukan dan sampah dari saluran.

Kepala Dinas SDABMBK Khairul Azmi mengatakan, pengerukan saat ini menjadi langkah awal sebelum Pemko Medan melakukan penataan saluran secara permanen.

Pemko Medan merencanakan pemasangan U-ditch di lokasi tersebut melalui program tahun anggaran 2027. Pengerjaan direncanakan dilakukan secara bertahap agar mobilitas masyarakat di Jalan Taduan tetap dapat berjalan.

“Ke depan kita rencanakan pemasangan U-ditch. Targetnya tahun 2027. Pengerjaannya akan kita fokuskan terlebih dahulu di sisi sebelah kiri jalan agar mobilitas masyarakat tetap berjalan dan jalan tidak tertutup total,” kata Khairul.

Menurut Khairul, panjang saluran terlebih dahulu akan diukur secara pasti. Pemerintah juga akan memastikan arah aliran air dapat terhubung hingga ke Sei Kera.

Setelah proses pengerukan selesai, petugas akan melakukan pengukuran elevasi serta memperhitungkan kemiringan dan titik belokan saluran. Pengukuran tersebut diperlukan agar pemasangan U-ditch nantinya mengikuti kondisi teknis dan arah aliran air.

“Setelah dikeruk, elevasinya kita ukur dan kita perhitungkan secara presisi. Jadi nanti U-ditch yang dipasang benar-benar mengikuti kondisi dan arah aliran air,” ujarnya.

Citra menegaskan penanganan drainase tidak dapat hanya mengandalkan kegiatan gotong royong dalam satu hari. Kondisi teknis saluran yang berbeda-beda membuat pengerjaan membutuhkan kombinasi tenaga manual dan alat berat.

“Gotong royong saja tidak cukup, harus menggunakan alat. Tetapi alat juga tidak bisa digunakan di semua titik karena banyak hal teknis, sehingga harus berkesinambungan antara alat dengan manual,” katanya.

Ia mengatakan program pembersihan drainase akan dilakukan secara berkelanjutan hingga persoalan saluran di lokasi dapat ditangani. Program tersebut selanjutnya akan diarahkan ke wilayah kecamatan lainnya di Kota Medan.

“Program ini dilaksanakan kira-kira sampai tuntas semuanya. Dan mungkin di kecamatan-kecamatan lain nanti juga terus berkesinambungan program Pak Wali Kota ini, termasuk pembersihan drainase dan penataan parit semuanya untuk dilaksanakan secara baik di Kota Medan,” ujar Citra.

Pemko Medan juga meminta masyarakat ikut menjaga fungsi saluran setelah dilakukan pembersihan. Warga diimbau tidak membuang sampah ke dalam parit maupun menutup saluran tanpa memperhatikan kesinambungan aliran air.

Citra menilai penutupan saluran di depan rumah secara tidak tepat dapat menghambat aliran air dan berpotensi berdampak kepada lingkungan sekitar.

“Kita harus ada kebersamaan. Jangan mementingkan ego pribadi masing-masing, menutup paritnya di depan rumahnya sehingga menyumbat arus aliran air ke tempat yang lain,” katanya.

Dukungan masyarakat sekitar terhadap kegiatan tersebut disebut turut membantu proses pembersihan. Pemerintah berharap kolaborasi antara jajaran pemerintah dan warga dapat menjaga saluran tetap berfungsi setelah pengerukan selesai.

Penanganan di Jalan Taduan sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemko Medan melakukan pembenahan drainase secara bertahap. Namun, efektivitas program tersebut nantinya akan sangat bergantung pada kesinambungan pemeliharaan saluran, realisasi rencana U-ditch pada 2027, serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga saluran dari sampah dan penyumbatan.(MB/red)

 

Berita Terkait

Kapolres Simalungun Pimpin Sertijab Empat Jabatan Strategis, Ini Pejabat yang Berganti
Satnarkoba Pematangsiantar Ungkap Peredaran Ganja di USI, 3 Tersangka Diamankan
1.179 Pramuka Sumut Berangkat ke Jamnas XII, Bobby Nasution Titip Pesan Kekompakan
Penonaktifan Lurah Aur dan Camat Medan Timur, Akademisi Nilai Konsistensi Reformasi Birokrasi Diuji
Ketua TP PKK Asahan Pantau Persiapan Lomba AKU HATINYA PKK Tingkat Sumut
BNN Ajak 4.800 Mahasiswa Baru UPNVJ Bela Negara dengan Menolak Narkoba
Banjir Serbelawan Ditangani, Pemkab Simalungun Normalisasi Sungai Pondok Pelita
Perda Lembaga Kemasyarakatan Dinilai Perlu Disesuaikan, Wali Kota Medan Ajukan Pencabutan

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:12 WIB

Kapolres Simalungun Pimpin Sertijab Empat Jabatan Strategis, Ini Pejabat yang Berganti

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:58 WIB

Satnarkoba Pematangsiantar Ungkap Peredaran Ganja di USI, 3 Tersangka Diamankan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:04 WIB

1.179 Pramuka Sumut Berangkat ke Jamnas XII, Bobby Nasution Titip Pesan Kekompakan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:51 WIB

Penonaktifan Lurah Aur dan Camat Medan Timur, Akademisi Nilai Konsistensi Reformasi Birokrasi Diuji

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:30 WIB

Ketua TP PKK Asahan Pantau Persiapan Lomba AKU HATINYA PKK Tingkat Sumut

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Banjir Serbelawan Ditangani, Pemkab Simalungun Normalisasi Sungai Pondok Pelita

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Perda Lembaga Kemasyarakatan Dinilai Perlu Disesuaikan, Wali Kota Medan Ajukan Pencabutan

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Kembali Berkantor di Kepulauan Nias, Wagub Sumut Surya Pantau Pembangunan Infrastruktur

Berita Terbaru