ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyaksikan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam rangkaian Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI Tahun 2026, Jumat (14/8/2026).
Wesly menyaksikan jalannya agenda kenegaraan tersebut dari Gedung DPRD Kota Pematangsiantar, Jalan H. Adam Malik. Kegiatan itu turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny. Liswati Wesly Silalahi, Ketua DPRD Kota Pematangsiantar Timbul Marganda Lingga, S.H., Wakil Ketua DPRD Ir. Daud Simanjuntak, M.M. dan Frengky Boy Saragih, S.T.
Sekretaris Daerah Kota Pematangsiantar Junaedi Antonius Sitanggang, S.STP., M.Si., serta para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) juga mengikuti agenda tersebut.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI yang berlangsung di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta.
Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan sejumlah pedoman yang menjadi dasar pemerintahannya dalam menjalankan pemerintahan sekaligus memenuhi janji dan sumpah jabatan sebagai Presiden.
Prabowo mengatakan pemerintah berpedoman pada konstitusi, kepentingan nasional yang vital, upaya menyelesaikan persoalan masyarakat dalam waktu sesingkat-singkatnya, serta orientasi terhadap kepentingan rakyat dan generasi mendatang.
“Untuk menunaikan janji-janji yang telah saya ucapkan, dan menunaikan sumpah saya sebagai Presiden Republik Indonesia, saya telah memimpin pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 21 bulan dengan empat pedoman utama,” kata Prabowo.
Pedoman pertama, menurut Prabowo, adalah menjalankan dan menjaga perintah konstitusi sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Pedoman kedua berkaitan dengan perlindungan kepentingan inti dan vital nasional, termasuk pengelolaan kekayaan bangsa agar dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.
Selanjutnya, pemerintah menempatkan penyelesaian berbagai kesulitan masyarakat sebagai salah satu prioritas. Prabowo mengatakan pemerintah berupaya mengatasi persoalan rakyat dalam waktu sesingkat-singkatnya.
Pedoman keempat adalah memastikan kebijakan pemerintah tetap berorientasi pada kepentingan rakyat serta masa depan generasi berikutnya.
Dalam pidatonya, Prabowo juga mengakui bahwa selama masa pemerintahannya belum seluruh janji kepada rakyat dapat ditunaikan. Berbagai persoalan bangsa, kata dia, juga belum seluruhnya terselesaikan.
Meski demikian, Presiden menyatakan pemerintah mulai menyelesaikan sejumlah persoalan yang dinilai rumit dalam waktu kurang dari dua tahun masa pemerintahannya.
Penyampaian pidato Presiden tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda kenegaraan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Rangkaian Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI diawali dengan pidato Ketua MPR RI Ahmad Muzani, kemudian dilanjutkan dengan agenda yang disampaikan pimpinan lembaga parlemen sebelum Presiden menyampaikan pidato kenegaraan.
Sejumlah tokoh nasional dan pejabat negara juga menghadiri agenda tersebut, termasuk para mantan presiden dan wakil presiden Republik Indonesia serta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Bagi Pemerintah Kota Pematangsiantar, kehadiran Wali Kota bersama unsur Forkopimda dalam menyaksikan agenda tersebut menjadi bagian dari keterlibatan pemerintah daerah mengikuti rangkaian agenda kenegaraan dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Catatan: Untuk menjaga akurasi, berita ini membedakan lokasi Presiden menyampaikan pidato di Kompleks Parlemen Jakarta dengan lokasi Wali Kota Pematangsiantar yang menyaksikan siaran agenda tersebut di Gedung DPRD Kota Pematangsiantar.(AP/red)

































