Wapres Gibran Serap Aspirasi Petani Singkong di Lampung Timur, Soroti Harga hingga Impor Ubi Kayu

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:14 WIB

4074 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wapres Gibran menyerap aspirasi petani singkong di Lampung Timur.

Wapres Gibran menyerap aspirasi petani singkong di Lampung Timur.

ATAPKOTA.COM, LAMPUNG TIMUR – Wakil Presiden Gibran Rakabuming menyerap langsung aspirasi petani singkong saat mengunjungi sentra pertanian di Desa Muara Jaya, Kabupaten Lampung Timur, Rabu (15/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekosistem komoditas singkong sebagai salah satu penopang ketahanan dan kemandirian pangan nasional.

Dalam kunjungan itu, Gibran berdialog dengan perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang diikuti 33 kelompok tani dengan lebih dari 600 anggota. Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk menghimpun berbagai masukan dari petani sebagai bahan penyusunan kebijakan yang dinilai lebih berpihak pada sektor pertanian, mulai dari peningkatan produksi hingga tata niaga hasil panen.

Gibran mengatakan pemerintah terus mempercepat program swasembada pangan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto melalui pembenahan berbagai aspek mendasar di sektor pertanian.

“Arahan Bapak Presiden sudah jelas terkait swasembada pangan. Persoalan pupuk, irigasi, pengolahan pascapanen, hingga harga terus kami benahi. Untuk komoditas beras sudah banyak perkembangan yang dicapai,” ujarnya.

Menurutnya, perhatian pemerintah tidak hanya terfokus pada komoditas beras, tetapi juga mencakup komoditas strategis lainnya, termasuk singkong atau ubi kayu yang memiliki peran penting bagi perekonomian masyarakat di sejumlah daerah.

Karena itu, pemerintah memilih turun langsung ke lapangan untuk mengetahui berbagai persoalan yang masih dihadapi petani.

“Hari ini saya datang ke Lampung untuk melihat langsung kondisi komoditas singkong karena masih ada berbagai tantangan yang perlu diselesaikan bersama,” kata Gibran.

Dalam dialog tersebut, para petani menyampaikan sejumlah persoalan, di antaranya usulan penyesuaian harga singkong, kebutuhan alat dan mesin pertanian (alsintan), perbaikan infrastruktur jalan menuju lahan pertanian, hingga penguatan permodalan koperasi agar akses terhadap pupuk menjadi lebih mudah dan terjangkau.

Menanggapi berbagai masukan itu, Gibran menegaskan pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi kepentingan petani melalui penyempurnaan kebijakan di sektor tata niaga.

Salah satu langkah yang akan dikaji, menurutnya, adalah penguatan regulasi mengenai impor ubi kayu beserta produk turunannya.

“Untuk menjaga stabilitas harga, salah satu yang akan dibahas adalah regulasi mengenai pembatasan impor ubi kayu beserta produk turunannya,” ungkapnya.

Selain itu, ia memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan petani akan dibahas bersama kementerian dan lembaga terkait.

Menurut Gibran, penyelesaian persoalan harga, standardisasi alat ukur, dan penetapan kadar pati (aci) menjadi bagian penting dalam menciptakan sistem perdagangan singkong yang lebih transparan dan memberikan kepastian bagi petani.

“Persoalan harga, standardisasi alat ukur, dan kadar aci akan kami diskusikan bersama. Jika tiga hal tersebut dapat dibenahi, kami berharap harga menjadi lebih stabil dan kesejahteraan petani ikut meningkat,” jelasnya.

Perwakilan Gapoktan, Joko, menyambut baik kunjungan Wakil Presiden dan berharap perhatian pemerintah terhadap komoditas singkong dapat terus berlanjut melalui kebijakan yang mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Wakil Presiden. Ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Lampung Timur dan kami berharap dapat memotivasi petani untuk terus meningkatkan produksi pertanian,” ujarnya.

Turut mendampingi Wakil Presiden dalam kegiatan tersebut antara lain Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Sekretaris Daerah Lampung Timur Rustam Effendi, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Lampung Timur Eko Kurniawan, Pelaksana Tugas Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar, serta Staf Khusus Wakil Presiden Achmad Adhitya. (*)

Berita Terkait

Rico Waas Minta PNM Tak Sekadar Salurkan Modal, tapi Bangun Usaha yang Sustain
5.654 Atlet Sudah Terdaftar di Porprovsu XII, 28 Cabor Perebutkan 2.683 Medali
Bupati Asahan Tinjau Tiga Proyek, dari KDMP hingga Irigasi untuk Dukung Ekonomi Warga
Bobby Nasution Resmikan BRT Mebidang, 30 Bus Listrik Ditargetkan Beroperasi Penuh Desember
Wapres Gibran Hadiri Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Istana Merdeka
Renungan Suci HUT ke-81 RI, Forkopimda Pematangsiantar dan Simalungun Tabur Penghormatan untuk Pahlawan
Polantas Karib, Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan Edukasi Anak tentang Keselamatan Berlalu Lintas
Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Istimewa Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 03:30 WIB

Presiden Prabowo Bertolak ke Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama Eastern Economic Forum 2026

Selasa, 1 September 2026 - 22:49 WIB

Wesly Silalahi Jamui MUI Pusat, Kerukunan Umat Beragama di Pematangsiantar Jadi Perhatian

Selasa, 1 September 2026 - 22:44 WIB

Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 Dimatangkan, Keselamatan Pembalap dan Penonton Jadi Prioritas

Selasa, 1 September 2026 - 21:35 WIB

Polres Simalungun Gandeng Manggala Agni Perkuat Pencegahan Karhutla

Selasa, 1 September 2026 - 20:12 WIB

Erupsi Gunung Sinabung, Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Terpenuhi

Selasa, 1 September 2026 - 20:09 WIB

Gunung Sinabung Naik Status Siaga, Bobby Nasution Perintahkan Evakuasi Warga di Zona Bahaya

Selasa, 1 September 2026 - 19:55 WIB

Jelang Pilkades Serentak Asahan, 128 Calon Kepala Desa Deklarasikan Pemilihan Damai

Selasa, 1 September 2026 - 19:24 WIB

Gantikan Rajudin Sagala, Sri Rezeki Resmi Jadi Wakil Ketua DPRD Kota Medan

Berita Terbaru