UHC Nias Barat Capai 97,84 Persen, Pemprov Sumut Dorong Status Naik ke UHC Utama

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:01 WIB

4052 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya, bersama Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu didampingi sejumlah OPD melakukan rapat penguatan Program Gubernur dan Wakil Gubernur terkait UHC (Universal Health Coverage) Bersama kepala perangkat daerah Nias Barat, di Pendopo Bupati Nias Barat, Kecamatan Lahomi, Nias Barat, Selasa (11/8/2026)

Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya, bersama Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu didampingi sejumlah OPD melakukan rapat penguatan Program Gubernur dan Wakil Gubernur terkait UHC (Universal Health Coverage) Bersama kepala perangkat daerah Nias Barat, di Pendopo Bupati Nias Barat, Kecamatan Lahomi, Nias Barat, Selasa (11/8/2026)

ATAPKOTA.COM, NIAS BARAT – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendorong peningkatan cakupan dan keaktifan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Nias Barat. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Sumut yang disampaikan dalam rapat koordinasi penguatan Universal Health Coverage (UHC), cakupan kepesertaan JKN di Nias Barat mencapai 97,84 persen, sedangkan tingkat keaktifan peserta berada di angka 91,01 persen, Selasa (11/8/2026).

Wakil Gubernur Sumut Surya mengatakan pemerintah daerah harus memperkuat pelaksanaan UHC untuk memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap pelayanan kesehatan. Ia menilai jaminan kesehatan merupakan bagian dari pelayanan dasar yang menjadi tanggung jawab pemerintah.

Surya menyampaikan hal tersebut saat memimpin rapat koordinasi penguatan UHC di Pendopo Bupati Nias Barat. Dalam kegiatan itu, Surya didampingi Staf Ahli I TP PKK Sumut Titiek Sugiharti.

“UHC ini adalah pelayanan wajib dasar yang harus dilaksanakan seluruh kepala daerah dan negara,” kata Surya.

Data Dinas Kesehatan Sumut menunjukkan kepesertaan JKN di Nias Barat telah mencapai 97,84 persen dari total penduduk. Namun, tingkat keaktifan peserta tercatat 91,01 persen.

Pemprov Sumut menyebut capaian tersebut menempatkan Nias Barat pada kategori UHC Madya.

Angka tersebut menunjukkan bahwa cakupan kepesertaan dan tingkat keaktifan peserta menjadi dua aspek yang perlu diperhatikan dalam penguatan UHC. Pemerintah daerah tidak hanya perlu memastikan masyarakat terdaftar sebagai peserta, tetapi juga memastikan kepesertaan tersebut aktif ketika masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan.

Surya mengajak pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan memperkuat koordinasi untuk meningkatkan kualitas serta pemerataan pelayanan kesehatan.

Menurutnya, peningkatan layanan kesehatan membutuhkan proses dan tidak dapat dilakukan secara instan. Karena itu, kolaborasi hingga tingkat pemerintahan paling bawah dinilai penting.

“Untuk ini, tentu perlu waktu. Itu tidak bisa seperti membalik telapak tangan. Maka, perlu kolaborasi yang kuat hingga ke tingkat terbawah. Mudah-mudahan kerja sama dan kolaborasi kita bisa mewujudkan visi dan misi kita bersama,” ujar Surya.

Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu menyambut dukungan Pemprov Sumut terhadap penguatan UHC di wilayahnya.

Menurut Eliyunus, UHC merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan jaminan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Nias Barat memiliki 13 puskesmas, empat klinik pratama, dan satu rumah sakit umum daerah sebagai fasilitas penunjang pelayanan kesehatan.

Pemkab Nias Barat menargetkan peningkatan status UHC dari kategori Madya menjadi Utama pada 2026.

“2026 kami ingin menargetkan peningkatan status UHC Nias Barat menjadi UHC Utama agar pelayanan kesehatan masyarakat semakin menyeluruh,” kata Eliyunus.

Target tersebut menjadi pekerjaan lanjutan bagi pemerintah daerah, terutama dalam meningkatkan kepesertaan aktif dan memastikan masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan secara efektif.

Penguatan UHC di Nias Barat tidak hanya berkaitan dengan jumlah masyarakat yang terdaftar dalam program JKN. Pemerintah juga perlu memastikan ketersediaan fasilitas kesehatan, kualitas pelayanan, serta keberlanjutan kepesertaan masyarakat.

Rapat koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Sumut dan Pemkab Nias Barat menyelaraskan langkah dalam meningkatkan cakupan serta kualitas layanan kesehatan.

Turut mendampingi Wakil Gubernur Sumut dalam kegiatan tersebut Asisten Administrasi Umum Muhammad Suib, Staf Ahli Gubernur Bidang Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, dan Pemberdayaan Masyarakat Alfi Syahrizal, Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Achmad Fadly, serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sumut Mulyono.(AP/red)

Berita Terkait

24 Rumah Warga Rusak Diterjang Angin Kencang di Pematang Bandar Simalungun
Pemprov Sumut dan BKN Percepat Pemulihan Arsip ASN Terdampak Bencana
Bobby Nasution Optimistis Kerja Sama Kesehatan Sumut-Korea Selatan Beri Manfaat Nyata
Rico Waas Minta PNM Tak Sekadar Salurkan Modal, tapi Bangun Usaha yang Sustain
5.654 Atlet Sudah Terdaftar di Porprovsu XII, 28 Cabor Perebutkan 2.683 Medali
Bobby Nasution Resmikan BRT Mebidang, 30 Bus Listrik Ditargetkan Beroperasi Penuh Desember
Wapres Gibran Hadiri Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Istana Merdeka
Renungan Suci HUT ke-81 RI, Forkopimda Pematangsiantar dan Simalungun Tabur Penghormatan untuk Pahlawan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:16 WIB

Bupati Asahan Hadiri Jaksa Sahabat Pendidik, Tata Kelola Anggaran Sekolah Jadi Perhatian

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:12 WIB

Jaga Kekayaan Negara, Prabowo Targetkan Polisi Hutan Capai 70 Ribu Personel

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Kawasan Hutan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:32 WIB

TennisFest Medan 2026 Siap Digelar, Peserta dari India dan Malaysia Ikut Bertanding

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Pemkab Simalungun Lantik 45 Pejabat, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Pemko Pematangsiantar Salurkan Alat Bantu Kesehatan untuk 56 Lansia dan Penyandang Disabilitas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Paradoks Hegemoni Prabowo: Ketika Politik Akomodatif Berpotensi Melahirkan Subaltern Baru

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Polsek Bandar Huluan Respons Cepat Aduan Dugaan Percobaan Pencurian di Islamic Center

Berita Terbaru