ATAPKOTA.COM, MEDAN – Gallery Mustika Deli mencatat omzet penjualan hingga Rp509.997.000 sejak diresmikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas pada Agustus 2026. Galeri yang berada di kawasan Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Medan itu menjadi salah satu ruang pemasaran bagi produk unggulan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Dekranasda Kota Medan.
Wakil Sekretaris Dekranasda Kota Medan Yulita Dewi, didampingi Bendahara Dekranasda Rahmatun Nazillah, menyampaikan capaian tersebut saat memberikan keterangan pada Rabu (2/9/2026). Menurut Yulita, masyarakat menunjukkan respons positif terhadap keberadaan Gallery Mustika Deli sejak mulai beroperasi.
Produk kriya, fashion, dan makanan ringan menjadi sejumlah komoditas yang disebut paling banyak diminati pembeli.
“Pengunjung paling ramai biasanya saat ada event tertentu dan layanan publik harian di MPP Kota Medan. Terutama pada hari Rabu dan Jumat, pada saat adanya Job Fair di lantai 1,” ujar Yulita.
Penempatan Gallery Mustika Deli di area MPP Kota Medan memberikan akses langsung kepada masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan publik. Kondisi tersebut sekaligus membuka peluang bagi produk UMKM untuk dikenal oleh pengunjung yang datang dari berbagai wilayah.
Selain menjadi tempat transaksi, galeri tersebut juga berfungsi sebagai etalase produk lokal yang berada di bawah pembinaan Dekranasda Kota Medan.
Capaian omzet hampir Rp510 juta sejak pembukaan menjadi salah satu indikator awal tingginya aktivitas penjualan di galeri tersebut. Namun, capaian tersebut juga perlu dilihat bersama dengan jumlah transaksi, jumlah pelaku UMKM yang terlibat, periode pencatatan omzet, serta jenis produk yang memberikan kontribusi terbesar.
Upaya memperluas pemasaran produk UMKM tidak hanya dilakukan melalui Gallery Mustika Deli. Dekranasda Kota Medan juga mendorong produk binaannya memasuki jaringan ritel yang lebih luas.
Salah satu yang disebut adalah masuknya produk UMKM binaan ke jaringan ritel internasional seperti UNIQLO.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa penguatan UMKM tidak hanya berkaitan dengan penyediaan tempat berjualan, tetapi juga bagaimana pelaku usaha mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, dan mempertahankan daya saing.
Bagi Pemko Medan, peningkatan akses pemasaran menjadi bagian penting dalam mendorong pelaku UMKM agar berkembang dan naik kelas.
Meski demikian, capaian omzet Gallery Mustika Deli masih perlu diikuti dengan evaluasi berkala mengenai dampaknya terhadap pelaku UMKM. Pertanyaan penting berikutnya adalah berapa banyak UMKM yang memperoleh manfaat langsung, berapa nilai transaksi masing-masing produk, serta seberapa besar peningkatan pendapatan pelaku usaha setelah bergabung dalam program tersebut.(AP/red)































