15 Tahun Menanti, Warga Gang Keluarga Kwala Bekala Kini Nikmati Jalan Beton

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 3 September 2026 - 19:46 WIB

4067 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan yang telah direhab dengan rabat beton.

Kondisi jalan yang telah direhab dengan rabat beton.

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Warga Gang Keluarga, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, akhirnya dapat menikmati akses jalan yang lebih nyaman setelah ruas jalan di lingkungan mereka selesai diperbaiki menggunakan rabat beton.

Perbaikan tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi warga yang selama bertahun-tahun harus melewati kondisi jalan yang rusak dan kerap tergenang air. Lurah Kwala Bekala, Irwanta Ginting, saat dikonfirmasi pada Kamis (3/9/2026), mengatakan kondisi jalan sebelum diperbaiki memang sudah cukup memprihatinkan.

Menurut Irwanta, lapisan aspal lama di jalan tersebut telah banyak terkikis. Kondisi kontur jalan yang menanjak dan memiliki bagian cekung juga membuat air mudah menggenang, terutama ketika hujan turun.

“Kalau musim hujan, air sering tergenang karena bentuk jalannya seperti kuali. Warga maupun pengendara sering mengeluh karena kaki mereka sampai basah,” ujar Irwanta.

Kini, kondisi tersebut berubah setelah pekerjaan perbaikan jalan rampung. Ruas jalan sepanjang sekitar 103 meter dengan lebar 2,60 meter itu telah selesai dikerjakan.

“Pembangunan sudah selesai 100 persen. Panjangnya 103 meter dan lebarnya 2,60 meter. Lalu lintas warga saat ini sudah kembali lancar,” kata Irwanta.

Ia menjelaskan, pembangunan jalan tersebut menggunakan alokasi Dana Kelurahan. Jalan itu juga menjadi salah satu akses yang menghubungkan kawasan Gang Keluarga dengan sejumlah gang di sekitarnya, termasuk Gang Toba dan Gang Bersama.

Perbaikan jalan tersebut mendapat sambutan positif dari warga. Irwanta mengatakan antusiasme masyarakat bahkan terlihat sejak tahap pengukuran dan pengerjaan dimulai.

Menurutnya, sejumlah warga secara sukarela keluar dari rumah untuk memberikan minuman dan makanan ringan kepada para pekerja yang sedang mengerjakan proyek.

“Waktu pengerjaan dimulai, warga hampir di semua rumah keluar membawa minuman. Ada kopi, teh, sirup sampai gorengan. Mereka sangat senang karena jalan yang sudah belasan tahun rusak ini akhirnya diperbaiki,” ungkapnya.

Setelah pekerjaan rampung, Irwanta meminta masyarakat tidak hanya menikmati hasil pembangunan, tetapi juga ikut menjaga kondisi jalan agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

Ia mengajak warga mempertahankan kebersihan lingkungan dan memastikan saluran atau aliran air tidak tersumbat sehingga genangan tidak kembali terjadi di atas badan jalan.

“Harapan saya, mari kita merawat jalan ini bersama-sama. Jika ada genangan air, segera dibersihkan agar kualitas jalan tetap terjaga dan bertahan lama,” harap Irwanta.

Perbaikan jalan tersebut menjadi salah satu bentuk penanganan terhadap kebutuhan infrastruktur lingkungan yang langsung bersentuhan dengan aktivitas warga sehari-hari.

Meski demikian, pemerintah kelurahan tetap perlu memastikan pemeliharaan dilakukan secara berkelanjutan, terutama terhadap drainase dan titik-titik yang berpotensi menimbulkan genangan.

Dengan rampungnya pekerjaan tersebut, warga Gang Keluarga kini memiliki akses jalan yang lebih layak untuk mendukung mobilitas sehari-hari.(MB/red)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru