ATAPKOTA.COM, SAMOSIR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir memanfaatkan momentum Final Piala Dunia 2026 untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat melalui kegiatan nonton bareng (nobar) yang digelar serentak di sembilan kecamatan pada Senin dini hari (20/7/2026).
Berbeda dari nobar pada umumnya, kegiatan tersebut dirancang sekaligus sebagai gerakan belanja produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Masyarakat yang melakukan transaksi di UMKM berkesempatan memperoleh voucher undian dengan menunjukkan bukti transaksi dan foto kepada panitia di lokasi nobar.
Program tersebut berlangsung mulai Minggu (19/7/2026) hingga Senin dini hari (20/7/2026), dengan waktu dan ketentuan yang disesuaikan di masing-masing lokasi.
Di Kecamatan Pangururan dan Simanindo, masyarakat yang berbelanja minimal Rp100.000 berhak mendapatkan satu voucher undian. Sementara itu, tujuh kecamatan lainnya menetapkan batas transaksi minimal Rp20.000 untuk memperoleh voucher.
Perbedaan batas transaksi tersebut disesuaikan dengan kondisi serta daya beli masyarakat di masing-masing wilayah.
Pemkab Samosir juga menyiapkan berbagai hadiah sebagai doorprize bagi masyarakat yang berpartisipasi. Hadiah yang disiapkan antara lain telepon seluler, kulkas, hingga sepeda motor.
Adapun waktu transaksi yang dihitung untuk program tersebut dimulai Minggu (19/7/2026) pukul 07.00 WIB hingga Senin (20/7/2026) pukul 02.30 WIB. Dengan ketentuan itu, masyarakat dapat berbelanja di warung atau UMKM lokal sebelum maupun saat kegiatan nobar berlangsung.
Nobar Final Piala Dunia 2026 digelar di sembilan kecamatan dengan lokasi berbeda.
Di Kecamatan Pangururan, kegiatan berlangsung di WFC. Kecamatan Simanindo dipusatkan di Warung Pak Dani, Desa Ambarita; Kecamatan Harian di Warung Nico Simarmata, Desa Turpuk Limbong; dan Kecamatan Sianjur Mulamula di Homestay Nagaratus, Desa Aek Sipitudai.
Selanjutnya, nobar Kecamatan Sitiotio digelar di Huta Sosor, Dusun II, Desa Buntu Mauli; Kecamatan Ronggur Nihuta di Kedai Restu, Huta Sitanggang; Kecamatan Palipi di depan Kantor Camat; Kecamatan Nainggolan di Kedai Putra, Desa Nainggolan; serta Kecamatan Onan Runggu di Balerong Pasar Rakyat Onan Baru.
Pemkab Samosir berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang bagi masyarakat menikmati pertandingan sepak bola dunia, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan sportivitas.
Di sisi lain, gerakan belanja UMKM diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih mengenal, mencintai, dan membeli produk usaha lokal sehingga perputaran uang selama kegiatan berlangsung dapat memberikan manfaat bagi pelaku UMKM.
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengajak masyarakat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, antusiasme masyarakat menyaksikan pertandingan final Piala Dunia dapat sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha lokal.
Meningkatnya transaksi selama kegiatan berlangsung diharapkan dapat menambah pendapatan pelaku UMKM sekaligus menjadi sarana promosi produk mereka kepada masyarakat.
Melalui konsep tersebut, Pemkab Samosir berupaya menjadikan momentum olahraga berskala global sebagai bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat lokal.(AP/red)

































