ATAPKOTA.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menjajal perjalanan menggunakan LRT Jakarta dari Stasiun Kelapa Gading menuju Stasiun Manggarai pada Rabu, 16 September 2026. Perjalanan tersebut menjadi kesempatan bagi Presiden untuk melihat langsung layanan dan konektivitas transportasi publik yang menghubungkan sejumlah kawasan di Jakarta.
Presiden Prabowo tiba di Stasiun LRT Kelapa Gading dan mendapat sambutan dari sejumlah pelajar. Musik Betawi Keroncong Tugu juga mengiringi kedatangan Kepala Negara sebelum ia memasuki area stasiun.
Di area concourse, Presiden melakukan tap in menggunakan kartu perjalanan sebagai tanda dimulainya perjalanan. Setelah itu, ia meninjau sudut ruang baca yang tersedia bagi pengguna sebelum menuju peron untuk menaiki rangkaian LRT Jakarta.
Presiden kemudian mengikuti perjalanan di dalam gerbong. Ia tampak memperhatikan kondisi dan suasana di dalam kereta bersama sejumlah masyarakat yang juga menggunakan layanan tersebut.
Perjalanan dari Kelapa Gading menuju Manggarai berlangsung sekitar 28 menit. Sepanjang perjalanan, rangkaian LRT melintas di jalur layang yang menghubungkan sejumlah kawasan di Jakarta.
Rute Kelapa Gading–Manggarai memiliki panjang sekitar 12,2 kilometer dan melayani 11 stasiun. Setelah berangkat dari Kelapa Gading, kereta melayani pemberhentian di Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, Velodrome, Rawamangun, Pramuka, Matraman, dan Proklamasi sebelum tiba di Stasiun Manggarai.
Perjalanan tersebut juga memperlihatkan upaya menghubungkan berbagai kawasan melalui pengembangan jaringan transportasi publik di Jakarta. Sesampainya di Stasiun Manggarai, Presiden turun dari rangkaian LRT dan menuju area concourse untuk melakukan tap out menggunakan kartu perjalanan.
Usai perjalanan, Presiden menyampaikan kesannya terhadap layanan LRT Jakarta.
“Selamat, saya sangat bahagia hari ini. Enak naik LRT, luar biasa,” ujar Presiden Prabowo.
Perjalanan Presiden tersebut turut menyoroti keberadaan LRT Jakarta sebagai salah satu pilihan transportasi publik bagi masyarakat. Konektivitas hingga Manggarai juga memberikan alternatif perjalanan antarkawasan bagi pengguna transportasi umum di Jakarta.(RE/red)

































