Polsek Batangtoru Amankan Tiga Pelaku Pungli di Kawasan Tambang Emas

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Minggu, 4 Mei 2025 - 04:30 WIB

40172 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga pria yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap sopir kendaraan di Jalan Simpang Tambang Emas PT Agincourt Resources, Kelurahan Aek Pining, Kecamatan Batangtoru. Penangkapan berlangsung Sabtu (3/5/2025) sekitar pukul 10.00 WIB

Tiga pria yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap sopir kendaraan di Jalan Simpang Tambang Emas PT Agincourt Resources, Kelurahan Aek Pining, Kecamatan Batangtoru. Penangkapan berlangsung Sabtu (3/5/2025) sekitar pukul 10.00 WIB

ATAPKOTA.COM,

Tapanuli Selatan – Polisi mengamankan tiga pria yang melakukan pungutan liar (pungli) terhadap sopir truk di sekitar tambang emas PT Agincourt Resources. Aksi pungli terjadi di Jalan Simpang Tambang, Kelurahan Aek Pining, Kecamatan Batangtoru, pada Sabtu (3/5/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kapolsek Batangtoru, AKP Recky Nelson Tarihan, S.H., memerintahkan Kanit Reskrim untuk segera bertindak setelah menerima laporan dari warga. Tim bergerak cepat ke lokasi dan menangkap tiga pelaku berinisial FI (34), RS (35), dan AAP (38) saat beraksi.

Kanit Reskrim Polsek Batangtoru, IPDA Hary Agus Pohan, S.H., menjelaskan para pelaku memaksa sopir membayar uang bongkar muat. Polisi menyita uang tunai Rp400.000 dan dua lembar kuitansi dari tangan pelaku.

“Ketiganya mengaku meminta uang dengan dalih jasa bongkar muat. Tapi tidak ada izin atau dasar hukum,” kata IPDA Hary.

Kasat Reskrim Polres Tapanuli Selatan, AKP Hardiyanto, S.H., M.H., menyatakan komitmen untuk memberantas pungli di wilayah hukumnya. Ia menegaskan bahwa premanisme harus diberantas demi menjaga ketertiban masyarakat.

“Kami akan menindak tegas segala bentuk pungli. Wilayah hukum Polres Tapsel tidak boleh jadi tempat aksi premanisme,” tegas AKP Hardiyanto.

Polisi membawa ketiga pelaku ke Polsek Batangtoru untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Petugas juga melakukan pembinaan terhadap pelaku agar tidak mengulangi perbuatan serupa.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga ketertiban di sekitar area vital seperti tambang emas. Polisi mengimbau warga untuk segera melaporkan jika menemukan aksi serupa.

Polres Tapanuli Selatan juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan indikasi praktik pungli atau tindak kriminal lainnya di wilayah hukum mereka.(*)

Berita Terkait

Rugikan Negara Rp 2,57 Miliar, Tersangka JT Diserahkan ke Kejari Medan
Kasus Pajak Rp 2,5 Miliar, DJP Sumut I Serahkan Tersangka ke Kejaksaan
Pengembangan Kasus, Polisi Ringkus 4 Terduga Pelaku Narkoba di Palas
Polres Belawan Gerebek Rumah di Deli Serdang, Pria 49 Tahun Diduga Edarkan Sabu Ditangkap
Gerebek Klambir V, Polisi Amankan 3 Orang dan Sita Sabu
Satresnarkoba Polres Palas Tangkap Dua Pria, Sita Sabu Lebih dari 70 Gram
Kunjungi SMAN 5 Pematangsiantar, Bobby dan Wesly Bahas Solusi Sengketa Lahan
Pemko Medan Respons Kasus Begal, Instruksikan Ronda Malam di Seluruh Lingkungan

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:42 WIB

Dugaan Pungutan di SDN 091608 Sinaksak, Kepala Sekolah Buka Suara

Senin, 20 April 2026 - 18:55 WIB

Pesan Menyentuh Wakil Wali Kota untuk Jamaah Haji Pematangsiantar: Tinggalkan Kesombongan

Senin, 20 April 2026 - 18:42 WIB

Tinjau Pelabuhan Nabire, Wapres Gibran Soroti Keterbatasan Dermaga dan Dorong Perencanaan Terintegrasi

Senin, 20 April 2026 - 18:04 WIB

Jembatan Gang Damai Ambruk, Pemko Medan Ajukan Pinjam Pakai Lahan ke PT KAI

Senin, 20 April 2026 - 17:23 WIB

Gebyar Pajak Sumut Dongkrak PKB 30 Persen, Penerimaan Tembus Rp 125 Miliar

Senin, 20 April 2026 - 16:00 WIB

Dari ATR ke Boeing, Wapres Dorong Upgrade Bandara Nabire demi Konektivitas Papua Tengah

Senin, 20 April 2026 - 15:52 WIB

Kasus Pajak Rp 2,5 Miliar, DJP Sumut I Serahkan Tersangka ke Kejaksaan

Senin, 20 April 2026 - 15:30 WIB

Pemprov Sumut Sebut Kericuhan Usai Pelantikan KA KAMMI Murni Urusan Internal, Pengamat Minta Evaluasi Penggunaan Aula Gubernur

Berita Terbaru