Wakil Bupati Asahan Hadiri Panen Raya Jagung di Lahan 10 Hektare

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:20 WIB

40110 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Asahan menghadiri Panen Raya Jagung di Lapas Minimum Security Asahan sebagai dukungan terhadap ketahanan pangan nasional dan pembinaan warga binaan.

Wakil Bupati Asahan menghadiri Panen Raya Jagung di Lapas Minimum Security Asahan sebagai dukungan terhadap ketahanan pangan nasional dan pembinaan warga binaan.

ATAPKOTA.COM, ASAHAN – Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung yang digelar di lahan eks HGU PT BSP Air Joman, Rabu (17/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional sekaligus pembinaan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan.

Panen raya yang dimulai pukul 09.00 WIB itu turut dihadiri Kabag Tata Usaha dan Umum Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi dan Pemasyarakatan Sumatera Utara, Bejo, A.Md.IP., S.H., M.H., mewakili Kepala Kantor Wilayah, serta Kepala Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Dr. Hamdi Hasibuan, S.T., S.H., beserta jajaran.

Kepala Lapas Labuhan Ruku, Dr. Hamdi Hasibuan, mengatakan program pertanian tersebut merupakan implementasi dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional sekaligus menjadi sarana pembinaan bagi warga binaan.

Menurutnya, lahan seluas 10 hektare yang dikelola saat ini dimanfaatkan untuk berbagai komoditas pertanian, di antaranya 5,5 hektare ditanami jagung dan 2,5 hektare ditanami pisang.

“Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini menjadi sarana asimilasi bagi warga binaan agar mampu berbaur kembali dengan masyarakat serta memiliki keterampilan di bidang pertanian sebagai bekal setelah bebas nanti,” ujarnya.

Hamdi juga berharap pembangunan Lapas Minimum Security Asahan di kawasan tersebut dapat segera direalisasikan guna mendukung optimalisasi program pembinaan berbasis produktivitas.

Sementara itu, Kabag Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjen Imigrasi dan Pemasyarakatan Sumatera Utara, Bejo, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Asahan atas hibah lahan yang telah diberikan untuk mendukung program tersebut.

Ia menilai keberhasilan panen jagung menjadi bukti bahwa warga binaan mampu menghasilkan karya produktif apabila mendapatkan pembinaan, pendampingan, dan kesempatan yang tepat.

“Program ini merupakan wujud nyata pembinaan kemandirian yang sejalan dengan arah kebijakan pemasyarakatan. Keberhasilan panen ini membuktikan bahwa warga binaan mampu berkarya secara produktif selama mendapatkan bimbingan dan pendampingan,” katanya.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Asahan Rianto memberikan apresiasi terhadap pengelolaan lahan pertanian yang dilakukan pihak Lapas Labuhan Ruku.

Menurutnya, program tersebut memiliki manfaat ganda karena selain mendukung program ketahanan pangan nasional, juga membekali warga binaan dengan keterampilan kerja yang dapat dimanfaatkan ketika kembali ke tengah masyarakat.

“Program ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan nasional, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan kerja yang menjadi bekal penting saat mereka kembali hidup bermasyarakat,” ujar Rianto.

Usai melaksanakan panen raya, rombongan meninjau langsung lokasi pengembangan lahan pertanian yang direncanakan menjadi kawasan pembangunan Lapas Minimum Security Asahan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung hingga pukul 10.30 WIB dalam suasana aman, tertib, dan lancar. (AP/red

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru