ATAPKOTA.COM, ASAHAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menegaskan pembangunan infrastruktur jalan sebagai prioritas utama. Hal ini disampaikan Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., saat memimpin Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) di Aula Melati.
“Saat ini masyarakat menunggu hasil kerja kita. Karena itu, sampaikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan adalah prioritas penting Pemkab Asahan. RPJMD baru selesai disusun, dan pedoman tersebut akan menjadi arah kerja lima tahun ke depan. Selain jalan, perhatian kita juga menyentuh kesehatan, pendidikan, dan pelayanan publik sebagai kebutuhan mendasar rakyat. Semua akan berjalan bertahap sesuai prioritas, namun komitmen kita jelas: pembangunan harus bergerak dan hasilnya dirasakan rakyat,” tegas Bupati.
Ia menekankan birokrasi harus bergerak cepat agar hasil pembangunan segera sampai ke masyarakat.
“Program tidak boleh lambat. Rakyat menunggu hasil nyata. Karena itu, Satgas yang kita bentuk hari ini harus menjadi mesin percepatan perubahan. Jangan ada kebijakan berhenti di meja rapat, semua harus turun ke lapangan dan direalisasikan,” ujarnya.
Bupati menegaskan percepatan pembangunan tidak cukup hanya diukur dari Satgas atau proyek fisik, melainkan dari kesungguhan birokrasi menjawab kebutuhan rakyat. Pemerintah harus bergerak dengan ukuran jelas, komunikasi terbuka, dan manfaat nyata. “Yang kita bangun bukan hanya infrastruktur, tetapi juga kepercayaan masyarakat bahwa pemerintah hadir dengan solusi dan kerja nyata,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.AP., menegaskan pentingnya respons cepat dari seluruh perangkat daerah.
“Program nasional adalah peluang besar yang harus kita jemput. OPD dan camat harus responsif, tidak boleh ada yang terlewat. Saudara juga dituntut menjawab tantangan di lapangan, menggali potensi PAD, dan mengubahnya menjadi kekuatan ekonomi daerah,” kata Wabup.
Ia menambahkan pemerintah tidak boleh alergi terhadap kritik. “Ingat, kita bukan antikritik. Kritik adalah vitamin yang harus kita jawab dengan kerja keras dan kerja nyata. Buka akses informasi seluas-luasnya agar masyarakat mengetahui apa yang kita kerjakan dan sejauh mana capaian yang sudah diraih,” ungkapnya.
Melalui strategi baru ini, Pemkab Asahan menegaskan bahwa visi Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan bukan sekadar slogan. Setiap kebijakan akan dipantau, setiap program dievaluasi, dan setiap hasil diukur dari kepuasan masyarakat. Rakorpem kini bukan lagi forum rutin, tetapi panggung percepatan. Dari sini lahir instruksi tegas agar birokrasi bekerja lebih lincah, responsif, dan berdampak nyata bagi rakyat. (Do/red)


































