ATAPKOTA.COM, MEDAN – Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara, Rabu (7/5/2025). Kunjungan ini bertujuan memperkuat kolaborasi dalam peningkatan kemantapan infrastruktur jalan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD).
Bupati hadir bersama Kepala Dinas PUTR Simalungun, Hotbinson Damanik, serta Kepala Dinas PKP, Djamahaen Purba. Kepala BBPJN Sumut, Stanley C.H. Tuapattinaja, menyambut hangat rombongan didampingi Kabid Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Jalan, Nuruddin Pujoartanto.
Dalam pertemuan itu, Bupati memaparkan potensi besar Kabupaten Simalungun dalam sektor ketahanan pangan. Ia menekankan pentingnya akses jalan yang baik sebagai penunjang distribusi hasil pertanian dan penguatan konektivitas antardaerah.
“Jalan yang mantap akan mempercepat distribusi hasil pertanian. Itu sejalan dengan upaya kami memperkuat ketahanan pangan,” ujar Bupati.
Ia berharap, program IJD yang dirancang Kementerian PUPR dapat menyasar wilayah Simalungun. Pemerintah daerah, katanya, siap memenuhi seluruh persyaratan dokumen yang dibutuhkan untuk memperoleh alokasi anggaran jalan.
“Kami siap lengkapi readiness criteria yang dibutuhkan agar Kabupaten Simalungun mendapat alokasi dari program IJD tahun ini,” tegas Anton.
Menanggapi hal itu, Kepala BBPJN Sumut menyatakan komitmennya untuk mendukung upaya Pemkab Simalungun. Ia menyebut Simalungun sebagai salah satu wilayah yang layak menjadi prioritas alokasi program IJD.
“Kami akan memprioritaskan Simalungun dalam usulan IJD. Kami melihat kesiapan dan keseriusan pemerintah daerah,” kata Stanley.
Pertemuan tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk mempercepat penanganan jalan strategis di Kabupaten Simalungun. Kedua pihak sepakat membangun sinergi lintas kelembagaan demi mewujudkan pemerataan pembangunan infrastruktur jalan.
Bupati menegaskan, kemajuan infrastruktur akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan pusat menjadi kunci keberhasilan program strategis nasional seperti IJD.
“Dengan dukungan pusat, kita bisa percepat pembangunan infrastruktur. Dampaknya nyata, terutama bagi petani dan pelaku usaha lokal,” ungkap Anton.
Pemkab Simalungun terus berupaya menjalin kerja sama aktif dengan berbagai lembaga pemerintah pusat. Tujuannya, mempercepat pembangunan berbasis potensi lokal dan pemerataan pembangunan di kawasan pinggiran.
“Kami yakin, kolaborasi ini akan membawa perubahan signifikan. Infrastruktur yang baik adalah fondasi utama pembangunan,” pungkas Bupati.
Program IJD merupakan inisiatif strategis dari pemerintah pusat untuk memperkuat infrastruktur jalan di daerah. Kementerian PUPR menggulirkan program ini agar daerah bisa mengakselerasi pembangunan jalan yang menunjang pertumbuhan ekonomi lokal.
Dengan kunjungan ini, Pemerintah Kabupaten Simalungun berharap dapat memperkuat posisi dalam daftar prioritas program IJD tahun 2025. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong Simalungun menjadi daerah agraris yang mandiri dan berdaya saing tinggi.(*)

































