ATAPKOTA.COM – Pemerataan energi menjadi fokus utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan kemandirian bangsa. Presiden berulang kali menegaskan, pembangunan listrik di kawasan timur Indonesia bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan kunci pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan rakyat.
Sejalan dengan arah kebijakan tersebut, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau Barge Mounted Power Plant (BMPP) Nusantara 1 Ambon berkapasitas 60 megawatt di Desa Waai, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (14/10/2025).
Dalam kunjungan itu, Wapres menegaskan, pengelolaan BMPP harus berorientasi tidak hanya pada penyediaan daya listrik, tetapi juga pada penguatan kegiatan ekonomi masyarakat. Ia menilai, pasokan listrik yang stabil mampu menjadi fondasi bagi tumbuhnya usaha rakyat di pasar, warung, hingga sektor jasa, sekaligus membuka ruang investasi baru di daerah.
General Manager PLN Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko, menjelaskan, sejak BMPP Nusantara 1 beroperasi pada 2022, sistem kelistrikan Ambon dalam kondisi aman dan memadai.
“Kalau dioptimalkan, potensi listrik di Ambon sangat besar. Investor tidak perlu khawatir soal ketersediaan listrik,” ujarnya.
Noer menambahkan, kunjungan Wapres memberikan dorongan moral bagi seluruh jajaran PLN di daerah.
“Kehadiran Bapak Wapres memberi semangat baru bagi kami untuk terus melistriki negeri. Dukungan ini menjadi energi tambahan bagi tim di lapangan,” tuturnya.
Kunjungan Wapres Gibran menegaskan komitmen pemerintah dalam menjadikan sektor energi sebagai penggerak utama ekonomi rakyat. Dengan pasokan listrik yang andal dan merata, aktivitas industri, UMKM, dan rumah tangga di kawasan timur diharapkan semakin produktif.
Langkah ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo untuk menghadirkan kemandirian energi dan pemerataan pembangunan di seluruh Nusantara.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir dan Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Rizal Calvary Marimbo. (RAP)
































