BARA JP Bengkulu Tolak Tambang Emas Bukit Sanggul: “Jangan Hancurkan Hutan Kami”

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 21 Oktober 2025 - 23:58 WIB

40347 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawasan Hutan Gunung Mas Bukit Sanggul yang rencananya akan di ubah menjadi tambang emas. (Foto : David)

Kawasan Hutan Gunung Mas Bukit Sanggul yang rencananya akan di ubah menjadi tambang emas. (Foto : David)

ATAPKOTA.COM, BENGKULU – Barisan Relawan Jalan Perubahan (BARA JP) Provinsi Bengkulu secara tegas menolak rencana pembukaan tambang emas di kawasan Bukit Sanggul, Kabupaten Seluma. Penolakan ini disampaikan langsung oleh Ketua BARA JP Bengkulu, Endang Subandi, karena proyek tambang dianggap berpotensi menghancurkan hutan lindung dan mengancam kehidupan masyarakat sekitar.

Menurut Endang, wilayah tambang yang diajukan mencapai 24,8 ribu hektare, mencakup Bukit Campang, Bukit Buar, Bukit Meja, dan Bukit Sanggul. Dari luas tersebut, sekitar 80 persen merupakan hutan perawan yang masih menjadi penyangga ekosistem penting di wilayah selatan Bengkulu. Di kawasan itu juga terdapat sedikitnya delapan hulu sungai yang menjadi sumber air bagi warga sekitar.

“Kami secara tegas menolak tambang emas di Bukit Sanggul. Jika tambang dibuka, maka alam dan ekonomi masyarakat akan hancur,” tegas Endang Subandi, Selasa (21/10/2025).

Ia menjelaskan, hasil kajian internal menunjukkan aktivitas tambang akan menimbulkan kerusakan ekologis besar. Mulai dari rusaknya hutan lindung, hilangnya habitat satwa dilindungi, pencemaran sungai, hingga kerusakan lahan pertanian warga akibat limbah bahan kimia.

Rencana tersebut, lanjut Endang, melibatkan PT ESDM sebagai calon pemegang izin utama dan beberapa perusahaan lain sebagai pemegang saham. Jika izin disetujui, operasi pertambangan diperkirakan dimulai dalam beberapa tahun ke depan.

“Pertambangan di kawasan hutan lindung ini akan mempercepat krisis iklim dan memperparah pemanasan global. Urat ekologi yang menopang kehidupan masyarakat akan rusak,” ujar Endang.

Ia menambahkan, pemerintah semestinya lebih berpihak pada kelestarian lingkungan dan ekonomi rakyat berbasis alam lestari, bukan pada investasi jangka pendek yang merusak.

“Tolak tambang emas sekarang juga! Masih banyak cara lain untuk sejahtera tanpa menghancurkan hutan kami,” tegasnya.

BARA JP Bengkulu menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat, aktivis lingkungan, dan akademisi untuk bersatu menjaga Bukit Sanggul. Hutan yang tersisa, katanya, bukan hanya aset ekologis, tetapi juga warisan bagi generasi mendatang.

Dengan sikap ini, BARA JP menegaskan posisinya sebagai gerakan relawan independen yang menolak eksploitasi alam atas nama pembangunan, sekaligus menyerukan agar pemerintah menghentikan izin tambang di kawasan lindung Bengkulu. (Dav/red)

Berita Terkait

Transparansi Proyek Dipersoalkan, Drainase di Lorong 29 Siantar Dikerjakan Tanpa Informasi Publik
Sumut Usulkan Produk dan Layanan Halal Masuk Blueprint IMT-GT 2026, Bidik Pasar ASEAN
Prabowo Apresiasi Penyelenggaraan Haji 2026, Dorong Peningkatan Layanan dan Percepatan Masa Tunggu
Bobby Nasution Gandeng Finlandia Kembangkan PSEL, Sampah di Sumut Ditargetkan Jadi Energi Listrik
Rico Waas Jadi Kepala Daerah Pertama Didata BPS, Ajak Warga Medan Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Kapolda Sumut Minta Humas Adaptif di Era Digital, Perkuat Kepercayaan Publik melalui Komunikasi Transparan
Apresiasi Pentas Seni Al-Hikmah, Wakil Wali Kota Medan Ingatkan Bahaya Narkoba dan Judi Online
Rico Waas Bangga Prestasi Internasional Anak Medan, Sebut Generasi Muda Punya Mental Juara

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:20 WIB

Transparansi Proyek Dipersoalkan, Drainase di Lorong 29 Siantar Dikerjakan Tanpa Informasi Publik

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:50 WIB

Sumut Usulkan Produk dan Layanan Halal Masuk Blueprint IMT-GT 2026, Bidik Pasar ASEAN

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:43 WIB

Bobby Nasution Gandeng Finlandia Kembangkan PSEL, Sampah di Sumut Ditargetkan Jadi Energi Listrik

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:50 WIB

Rico Waas Jadi Kepala Daerah Pertama Didata BPS, Ajak Warga Medan Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:25 WIB

Apresiasi Pentas Seni Al-Hikmah, Wakil Wali Kota Medan Ingatkan Bahaya Narkoba dan Judi Online

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:14 WIB

Rico Waas Bangga Prestasi Internasional Anak Medan, Sebut Generasi Muda Punya Mental Juara

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:10 WIB

Sumut Jadi Tuan Rumah IMT-GT 2026, Momentum Gaet Investasi dan Proyek Strategis ASEAN

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:34 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumut Salurkan 1.500 Paket Sembako untuk Warga Belawan

Berita Terbaru