Misteri Penemuan Mayat di Jalinsum Siantar-Medan: Dugaan Pembunuhan hingga Lakalantas Menguat

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 23:12 WIB

40723 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penemuan mayat di jalinsum Siantar - Medan,  pihak Polisi sedang melaksanakan identifikasi. Sabtu, (07/06/2025).

Penemuan mayat di jalinsum Siantar - Medan, pihak Polisi sedang melaksanakan identifikasi. Sabtu, (07/06/2025).

ATAPKOTA, SIMALUNGUN – Penemuan mayat di pinggir Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Siantar-Medan, tepatnya di Afdeling 3 Kebun Bridgestone Nagori Dolok Kahean, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, telah menghebohkan sejumlah warga. Mayat tersebut ditemukan pada Sabtu (7/6/2025) sekira pukul 14.00 WIB.

Identitas mayat tersebut terungkap sebagai Carmun, lahir di Indramayu, 25 Agustus 1985, dengan alamat di Pataling Jaya, Desa Dungangan, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Riau, Provinsi Riau. Namun, tak seorang pun dari warga setempat yang mengenalinya.

Warga sekitar menduga bahwa mayat tersebut merupakan korban perampokan dan pembunuhan. Dugaan ini didasarkan pada adanya bercak darah dan pecahan kaca di lokasi penemuan mayat. Namun, tidak ditemukan sepeda motor atau kendaraan korban di lokasi.

“Kayaknya perampokan ini bang, masak ada pecahan kaca. Kalau itu kecelakaan lalu lintas, mana kenderaan korban?” kata Mardi, salah satu warga yang ditemukan di lokasi.

Pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan dan membawa mayat tersebut ke Ruang Forensik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Djasamen Saragih Kota Siantar untuk proses penyelidikan lanjutan.

Ipda Domes Marbun, Kanit Reskrim Polsek Serbelawan, mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematian dan identitas pelaku. “Masih kita selidiki kasusnya, kita masih menunggu keluarga korban supaya bisa kita ambil tindakan selanjutnya. Kita juga masih memeriksa saksi untuk memastikan penyebab kematian korban,” katanya.

Sementara di waktu yang berbeda, pihak Polres Pematangsiantar melalui Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba, Sabtu, (7/6) sekira pukul 22.00 WIB, mengeluarkan keterangan tertulisnya atas penemuan mayat tersebut.

AKP Verry Purba menjelaskan bahwa penemuan mayat tersebut dilaporkan oleh masyarakat pada pukul 13.40 WIB kepada Kapolsek Serbalawan IPTU Gunawan Sembiring, S.H.

“Mayat ditemukan dalam posisi telungkup di parit pinggir jalan dengan menggunakan celana jeans biru dan jaket biru kombinasi hitam. Pada bagian kepala sebelah kiri terdapat luka yang mengeluarkan darah di bagian pelipis dan hidung,” ungkap AKP Verry Purba.

Kronologi penemuan dimulai ketika saksi bernama Suprianto, laki-laki berusia 30 tahun, warga LK VII Marihat Tengah, Kelurahan Serbalawan, sedang pulang kerja dari Beringin menuju rumahnya. Sekitar pukul 13.40 WIB, dia melihat sekilas sosok yang menyerupai orang tergeletak di pinggir jalan Afdeling III.

“Saksi kemudian memutar balik sepeda motornya untuk memastikan apa yang dilihatnya. Setelah sampai di lokasi, saksi memastikan bahwa itu adalah mayat seorang laki-laki yang sudah tidak bernyawa,” jelas AKP Verry Purba.

Saksi lainnya, Rizky Abdi Ananda, laki-laki berusia 20 tahun asal Huta Afdeling III, Nagori Dolok Merangir I, mendapat informasi dari seorang pengendara sepeda motor Supra hitam-biru pada pukul 13.45 WIB tentang adanya mayat di pinggiran jalan.

Setelah menerima laporan, Kapolsek Serbalawan langsung memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Domes Marbun, Kanit Intel, dan personil piket untuk mendatangi TKP. Tim yang terdiri dari sembilan personil Polsek Serbalawan kemudian melakukan pengamanan lokasi dan memasang garis police line.

“Tim INAFIS Polres Simalungun yang terdiri dari AIPDA Owen Saragiah dan AIPDA Sujid Saputra juga dikerahkan untuk melakukan olah TKP secara profesional,” tambah AKP Verry Purba.

Hasil olah TKP menunjukkan mayat berjenis kelamin laki-laki dalam posisi telungkup di rumput perbatasan areal perkebunan dan badan jalan, berjarak sekitar 3,10 cm dari ujung kaki ke badan jalan. Di dekat mayat ditemukan sepasang sandal merk Swallow berjarak sekitar 1 cm dari korban.

Barang bukti yang diamankan antara lain satu buah tas selempang warna hitam berisi KTP korban, satu unit handphone warna hitam, uang tunai Rp 11.000, satu bungkus rokok merk Magna, satu set kunci rumah, dan satu buah korek api. Selain itu, ditemukan serpihan plastik diduga pecahan lampu kendaraan bermotor.

“Berdasarkan pemeriksaan pada tubuh korban, ditemukan luka robek di jari kelingking, luka di bagian kaki, serta luka memar di bagian kepala yang mengeluarkan darah. Namun, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan,” terang AKP Verry Purba.

Dugaan sementara, mayat tersebut adalah korban kecelakaan lalu lintas berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan luka pada tubuh korban. Barang-barang milik korban yang berada dalam tas masih lengkap, yang mengindikasikan tidak adanya motif perampokan.

Setelah dilakukan pemeriksaan, mayat dibawa ke Puskesmas Tapian Dolok untuk otopsi luar, kemudian akan dikirim ke RS. Djasamen Saragih Pematang Siantar menggunakan mobil ambulans untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Identitas mayat telah dicocokkan melalui sistem INAFIS portabel dan KTP yang ditemukan di TKP dengan wajah korban, hasilnya sesuai dan identik,” ungkap AKP Verry Purba.

Polres Simalungun juga telah melakukan koordinasi dengan Unit Laka Sat Lantas untuk penanganan lebih lanjut kasus ini. Situasi di lokasi kejadian dalam keadaan aman dan kondusif selama proses olah TKP berlangsung.

“Tim profesional kami akan terus menindaklanjuti kasus ini sesuai dengan prosedur yang berlaku,” tutup AKP Verry Purba. (Ria M Sidabutar)/pr

Berita Terkait

Wabup Simalungun Minta Pasar Lokal Dilibatkan dalam Rantai Pasok Program MBG
Tiga Pekerja Tewas dalam Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei
Motor Kakak Dicuri dan Digadaikan 1 Juta, Polisi Tangkap Adik Kandung di Simalungun
Kebakaran Pabrik PT Evyap Sabun Indonesia di KEK Sei Mangkei, 15 Unit Damkar Dikerahkan
Polda Sumut Ungkap Dugaan Modus Live TikTok untuk Raup Keuntungan
Polda Sumut Telusuri Live TikTok Diduga Bermuatan Pornografi, Pemilik Akun Diamankan
Jatanras Polres Asahan Ungkap Dugaan Judi Online di Bagan Asahan, 8 Orang Diamankan
Polres Pelabuhan Belawan Musnahkan Sabu, Ganja dan Ekstasi dari 82 Perkara Narkotika

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 23:37 WIB

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia Pasifik saat Bertemu Prabowo

Kamis, 3 September 2026 - 23:32 WIB

Pidato di EEF ke-11 Vladivostok, Prabowo: Pembangunan Harus Diukur dari Kehidupan Rakyat

Kamis, 3 September 2026 - 22:35 WIB

Wakil Bupati Asahan Pimpin Rapat P4GN, Persempit Ruang Gerak Peredaran Narkoba

Kamis, 3 September 2026 - 21:29 WIB

Wapres Gibran Dukung Inovasi Mahasiswa UB, Rompi Anti-Tantrum Didorong Segera Dihilirisasi

Kamis, 3 September 2026 - 21:00 WIB

Gunung Sinabung Masih Siaga, 374 Warga Bertahan di Pengungsian dan 202 Personel Disiagakan

Kamis, 3 September 2026 - 20:09 WIB

Istilah Proyek Siluman Mencuat di Puskesmas BP Nauli, Pekerja Mengaku Tak Tahu Pemborong Pelaksana

Kamis, 3 September 2026 - 20:09 WIB

Resmikan Jembatan Bailey di Tapteng, Bobby Nasution Siapkan Modal Usaha bagi 50 Warga

Kamis, 3 September 2026 - 20:05 WIB

Wabup Simalungun Minta Pasar Lokal Dilibatkan dalam Rantai Pasok Program MBG

Berita Terbaru