Kapolres Simalungun Bagikan 2.500 Bendera Merah Putih, Ajak Masyarakat Bangkitkan Patriotisme

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 6 Agustus 2025 - 19:52 WIB

40144 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat sebuah kendaraan diberhentikan dan diberikan bendera Merah Putih oleh personil Polres Simalungun. Rabu, (6/8)

Saat sebuah kendaraan diberhentikan dan diberikan bendera Merah Putih oleh personil Polres Simalungun. Rabu, (6/8)

ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Kapolres Simalungun menunjukkan kepemimpinan aktif dalam membangkitkan nasionalisme masyarakat. Aksi itu diwujudkan lewat pembagian 2.500 bendera Merah Putih kepada pengendara.

Kegiatan ini digelar untuk menyemarakkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dengan tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, Polres Simalungun ingin mengajak warga ikut menumbuhkan semangat kebangsaan.

Aksi simbolik tersebut dilaksanakan pada Selasa (5/8/2025) pukul 13.00 WIB di depan Kantor Satlantas Polres Simalungun, Jalan Asahan KM VII, Kecamatan Siantar. Lokasi ini dipilih karena strategis dan ramai dilalui pengendara berbagai jenis kendaraan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Polres Simalungun membangun semangat patriotisme di masyarakat,” kata Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi, Selasa (5/8/2025) malam.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut tidak hanya menyasar pengendara, tetapi juga generasi muda. Siswa dari SMA UISU Pematang Siantar, SMK Alwasliyah 2 Perdagangan, STIE Sultan Agung, hingga SMA Assisi turut dilibatkan.

“Kapolres ingin Polri berperan sebagai motor penanam nilai-nilai kebangsaan. Pelibatan pelajar adalah investasi karakter bangsa ke depan,” ungkap AKP Verry.

Kegiatan ini dipimpin langsung KBO Sat Binmas IPTU M. Arifin Harahap, bersama IPTU N.H. Simanjuntak dari Sat Lantas dan para perwira, brigadir, serta ASN Polres. Seluruh jajaran menunjukkan kekompakan mendukung visi Kapolres.

“Pembagian bendera bukan sekadar simbol. Ini momen menanamkan cinta tanah air,” ucap IPTU Arifin.

Salah satu siswa SMA UISU mengatakan mereka sangat antusias mengikuti kegiatan ini. “Kami merasa bangga dan semakin memahami pentingnya semangat nasionalisme,” ujarnya.

Selama satu jam, sebanyak 2.500 bendera berhasil dibagikan kepada pengendara truk, angkot, mobil pribadi, dan sepeda motor. Angka ini menunjukkan tingginya antusiasme dan efektivitas program.

IPTU Arifin menyebut, pencapaian tersebut mencerminkan kepercayaan publik terhadap kepemimpinan Kapolres. “Kami melihat masyarakat menyambut kegiatan ini dengan positif,” katanya.

Selain membagikan bendera, petugas juga mengimbau masyarakat memasang bendera di rumah dan kendaraan mereka.

“Imbauan ini kami sampaikan agar semangat merah putih terus berkibar, bukan hanya saat peringatan kemerdekaan,” ujar AKP Verry.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat. Keberhasilan ini menegaskan bahwa Kapolres Simalungun mampu mengelola program besar sekaligus menanamkan nilai kebangsaan secara konkret.

Inisiatif ini menjadi bukti bahwa Polri bukan hanya penjaga keamanan, melainkan agen perubahan yang membangun karakter bangsa melalui pendekatan humanis dan patriotis.

Berita Terkait

Brimob Polda Sumut Kawal Aksi di Kantor Gubernur, Pengamanan Berlangsung Kondusif
Dugaan Kejanggalan Kasus ART di Bengkulu, PERMAHI Dorong RDP dengan DPR RI
Audit LKPD 2025 Dimulai, Wali Kota Siantar Ikuti Entry Meeting BPK dari Balai Kota
Pemko Pematangsiantar Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Targetkan Raih Opini WTP
Sampaikan LKPJ 2025, Bobby Nasution Paparkan Turunnya Kemiskinan dan Naiknya IPM Sumut
Portal PASADA Diluncurkan, Sumut Kembangkan Satu Data Tunggal Kebencanaan
Stabilitas, Hukum, dan Reformasi SDM: Janji Prabowo di Panggung Washington
Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Medan menunjukkan tren positif dalam satu tahun di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Walikota Medan, Zakiyuddin Harahap. Sinergi yang kuat antara Pemerintah Kota Medan dan jajaran kepolisian berdampak nyata terhadap penurunan angka kriminalitas di berbagai sektor. Berdasarkan data melalui aplikasi Daily Operation Reporting System (DORS), sinergi antara Wali Kota Medan Rico Waas dan Kapolrestabes Kota Medan Kombes Pol Calvijn Simanjuntak, diwujudkan dengan keberhasilan penurunan kasus kriminal, khususnya 3C (Curas, Curat, dan Curanmor). Kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) turun 3 persen, dari 78 menjadi 76 laporan. Pencurian dengan pemberatan (Curat) menurun 1 persen, dari 939 menjadi 928 laporan. Sementara pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) mencatat penurunan paling signifikan, yakni 31 persen, dari 788 menjadi 541 laporan. Secara keseluruhan, total kasus 3C turun 14 persen, dari 1.805 menjadi 1.545 laporan. Penurunan angka kejahatan ini menjadi indikator efektivitas langkah-langkah preventif dan represif yang dilakukan aparat keamanan, mulai dari peningkatan patroli rutin, penguatan pengawasan di wilayah rawan, hingga respons cepat terhadap laporan masyarakat. Saat ini Pemerintah Kota Medan juga terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga. Dalam satu tahun kepemimpinan Rico Waas, stabilitas keamanan dan ketertiban umum menjadi salah satu prioritas utama dalam mendukung aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat. Kondisi yang semakin aman dan kondusif ini merupakan wujud nyata dari komitmen menghadirkan Kota Medan yang tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh warga. Seperti diketahui, sebelumnya Wali Kota Medan Rico Waas telah mengaktifkan kembali Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) sejak awal menjabat. Sudah ada 1.160 Poskamling dari 2.001 lingkungan di Kota Medan diaktifkan kembali. Rico menilai bahwa Poskamling efektif untuk menjaga lingkungan. Sehingga sejak awal Rico meminta agar diaktifkan kembali Poskamling. “Pasca saya dilantik Februari 2025, pada 27 Maret 2025 saya sudah mengingatkan camat agar Poskamling segera diaktifkan kembali, kita harus solid, bersama Bhabinkamtibmas dan seluruh unsur masyarakat. Meskipun terkesan jadul, di era modern justru ini cara efektif menjaga lingkungan,” kata Rico Waas dalam keterangannya beberapa waktu lalu.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 13:14 WIB

Gangguan Listrik di Jalan Medan Siantar Martoba, PLN Turun Malam Hari Periksa Jaringan

Minggu, 19 April 2026 - 22:23 WIB

Apeksi 2026: Wali Kota Medan Ajak Daerah Perkuat Fiskal dan Berbagi Solusi

Minggu, 19 April 2026 - 19:35 WIB

Pemko Pematangsiantar Apresiasi Paskah Katolik 2026, Tekankan Kebersamaan dan Kepedulian Sosial

Minggu, 19 April 2026 - 18:20 WIB

Pelantikan KAKAMMI Sumut, Wagub Soroti Ancaman Narkoba dan Tantangan Era Digital

Minggu, 19 April 2026 - 17:20 WIB

Pengembangan Kasus, Polisi Ringkus 4 Terduga Pelaku Narkoba di Palas

Minggu, 19 April 2026 - 14:05 WIB

Seskab: Presiden Prabowo Sidak Gudang Bulog Magelang

Minggu, 19 April 2026 - 14:00 WIB

Menautkan Intelektualitas dan Spiritualitas: Catatan atas Dialog Refli Harun dan Galgendu

Minggu, 19 April 2026 - 11:01 WIB

Hari Jadi ke-193 Simalungun, Wabup Samosir Tekankan Penguatan Kerja Sama Regional

Berita Terbaru

4 pria terkait dugaan sabu di Barumun Tengah (Kiri atas), Berat sabu saat ditimbang (kanan), Barang bukti (Kiri bawah). Foto : Ist.

HUKUM & KRIMINAL

Pengembangan Kasus, Polisi Ringkus 4 Terduga Pelaku Narkoba di Palas

Minggu, 19 Apr 2026 - 17:20 WIB