ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Suasana haru menyelimuti rumah duka almarhum Rubeno Harianto (74) di Nagori Balimbingan, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Selasa (19/8/2025). Ribuan doa dipanjatkan, air mata tertumpah, dan rasa kehilangan begitu terasa ketika para tokoh daerah hingga masyarakat umum berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir.
Almarhum Rubeno Harianto, mertua dari Ketua DPRD Kabupaten Simalungun, Sugiarto, menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Vita Insani, Pematang Siantar, setelah menjalani perawatan karena sakit di usia senjanya.
Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih, didampingi Wakil Bupati Benny Gusman Sinaga dan unsur Forkopimda, turut hadir langsung di rumah duka. Dengan suara penuh empati, Bupati menyampaikan belasungkawa mendalam.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Simalungun, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya orang tua dari Ibu Deni Sartika, mertua dari Bapak Sugiarto. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, kesabaran, dan ketabahan,” ucap Bupati di hadapan keluarga besar almarhum.
Bupati juga menyebut almarhum berbahagia di sisi Allah karena semasa hidupnya dikaruniai anak-anak yang berbakti serta dicintai masyarakat. Hal itu tampak dari ramainya pelayat, mulai dari Forkopimda, MUI, FKUB, tokoh agama, hingga masyarakat umum.
“Jangan lupa, doa anak-anak saleh dan salehah adalah doa yang diijabah Allah SWT. Mari kita terus mendoakan beliau,” pesannya penuh makna.
Hadir pula Tuan Guru Batak (TGB) Syekh H. Ahmad Sabban el-Rahmaniy Rajagukguk, yang memberikan tausiyah menyejukkan hati.
“Setiap manusia pasti akan mengalami kematian. Dimanapun engkau berada, jika ajal tiba, tak bisa dihindari,” ucap TGB dengan suara lantang.
Ia menambahkan, almarhum diyakini memiliki banyak amal kebaikan, yang terlihat dari lautan manusia yang hadir di rumah duka. TGB mengajak semua pihak memperbanyak doa, sedekah, serta mempererat silaturahmi sebagai bekal menuju akhirat.
Mewakili DPRD Simalungun, Makmur Damanik juga menyampaikan duka cita mendalam, seraya berharap keluarga almarhum tetap tabah dan tegar menghadapi cobaan.
Sementara itu, Sugiarto beserta keluarga besar menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, dan seluruh masyarakat yang hadir.
“Kami ucapkan ribuan terima kasih. Mohon maaf apabila ada kekurangan dalam penyambutan. Insya Allah, nasihat yang disampaikan akan kami jalankan sebagai bentuk bakti kami kepada almarhum,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Usai menyampaikan belasungkawa, Bupati dan rombongan turut mengantar almarhum ke tempat peristirahatan terakhir di pemakaman Jalan Bali, Kota Pematang Siantar.
Kepergian almarhum Rubeno Harianto menjadi pengingat mendalam bahwa kehidupan adalah titipan singkat. Namun, jasa, keteladanan, dan doa akan selalu abadi di hati keluarga dan masyarakat. (*)






























