ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, SH, M.Kn, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Pematangsiantar dalam rangka penyampaian Nota Jawaban Wali Kota atas Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2025.
Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kota Pematangsiantar, Timbul Marganda Lingga, SH, berlangsung di Gedung Harungguan DPRD, Rabu (10/9/2025).
Dalam Nota Jawaban, Wesly menanggapi berbagai pandangan fraksi DPRD. Ia menegaskan bahwa Pemko Pematangsiantar berkomitmen mengarahkan belanja daerah ke program prioritas yang pro rakyat. Program itu mencakup pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, serta perlindungan sosial bagi masyarakat miskin dan rentan.
“Belanja daerah di P-APBD harus diarahkan pada program yang benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. Itu komitmen kita bersama,” ujar Wesly.
Kepada Fraksi PDI Perjuangan, Wesly menegaskan Pemko akan meningkatkan serapan anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) agar pembangunan dan layanan publik berjalan optimal. Terkait pembangunan kabel fiber optik, Pemko sudah menindaklanjuti rekomendasi DPRD melalui pendataan tiang fiber optik di seluruh kecamatan.
Menjawab aspirasi masyarakat dan mahasiswa soal kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), Wesly menjelaskan Pemko telah melakukan dialog dan rekonsiliasi bersama aliansi mahasiswa, masyarakat, dan stakeholder.
Kepada Fraksi Partai NasDem, Wesly mengakui realisasi retribusi daerah masih rendah karena belum optimalnya pemungutan. Namun, capaian pendapatan asli daerah (PAD) dari dividen BUMD sudah mencapai 109,62 persen.
Untuk saran Fraksi Partai Demokrat, Wesly berjanji memaksimalkan PAD tanpa membebani masyarakat kecil dengan tetap menggali potensi baru.
Wesly juga menanggapi saran Fraksi Partai Golkar agar Pemko terus menjadi pelayan masyarakat yang prima dengan kebijakan pro rakyat. Sementara itu, usulan Fraksi PAN mengenai penguatan pengelolaan sampah akan ditindaklanjuti melalui peningkatan tata kelola kebersihan kota.
Terkait rencana Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Gurilla, Wesly menjelaskan proses kajian masih berlangsung agar sesuai dengan peraturan lingkungan hidup.
Kepada Fraksi Gerindra, ia menegaskan komitmen menjadikan APBD berdampak langsung pada masyarakat serta melakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan anggaran.
Sedangkan untuk Fraksi Nurani Keadilan, Wesly menegaskan Pemko siap menggali potensi pendapatan baru dan membuka peluang kerjasama dengan investor guna mendukung pembangunan menyeluruh.
Rapat Paripurna ini turut dihadiri Wakil Ketua DPRD, Ir. Daud Simanjuntak, MM dan Frengki Boy Saragih, ST, Sekda Kota Pematangsiantar Junaedi Antonius Sitanggang, S.STP, M.Si, para asisten, staf ahli, pimpinan OPD, dan camat. (Ilham D/red)
































