ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – DPRD Kota Pematangsiantar kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang rapat komisi gabungan, Senin (15/9/2025). Pada sesi kedua ini, giliran Kecamatan Siantar Timur, Siantar Simarimbun, Siantar Selatan, dan Siantar Marihat yang membacakan laporan anggaran masing-masing.
Rapat dipimpin Ketua Komisi I DPRD Pematangsiantar, Robin Januarto Manurung, S.H. Ia mempertanyakan alokasi dana kelurahan di seluruh kecamatan, termasuk kebutuhan mendesak yang harus segera ditangani.
Menjawab pertanyaan tersebut, Ferry Jhonson Naibaho, Lurah Pahlawan Kecamatan Siantar Timur, mengungkapkan kondisi kantor kelurahannya yang sudah sangat memprihatinkan. Ia menegaskan bahwa bangunan tua tersebut rawan ambruk.
“Bangunan kantor Lurah Pahlawan kondisinya sudah sangat parah. Kami khawatir sewaktu-waktu bisa ambruk,” ujar Ferry di hadapan anggota dewan.
Hal serupa disampaikan Masa Rahmat Zebua, Camat Siantar Timur. Ia menekankan bahwa bukan hanya kantor Lurah Pahlawan, tetapi hampir seluruh kantor kelurahan di wilayahnya menghadapi kondisi serupa.
Masa berharap persoalan ini masuk agenda pembahasan RDP selanjutnya. Ia menegaskan, perbaikan kantor lurah sangat penting demi kelancaran pelayanan publik.
“Semoga masalah kantor Lurah Pahlawan masuk prioritas pembahasan berikutnya. Kami berharap Pemko dan DPRD memberi perhatian khusus,” kata Masa.
Menanggapi hal tersebut, Robin Januarto Manurung menegaskan bahwa pihaknya akan mencatat seluruh keluhan camat dan lurah. Ia menekankan perlunya sinergi legislatif dan eksekutif untuk mencari solusi konkret.
“Kami mencatat semua masukan. Fasilitas pelayanan publik yang langsung menyentuh masyarakat harus menjadi prioritas,” tegas Robin. (Larsen/red)
































