Pemerintah Kerahkan 11 Helikopter untuk Percepatan Penanganan Bencana

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Minggu, 30 November 2025 - 09:34 WIB

40145 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah terus mempercepat penanganan bencana di sejumlah wilayah terdampak dengan mengerahkan sarana udara berskala besar. Dalam keterangannya pada Sabtu, 29 November 2025,

Pemerintah terus mempercepat penanganan bencana di sejumlah wilayah terdampak dengan mengerahkan sarana udara berskala besar. Dalam keterangannya pada Sabtu, 29 November 2025,

ATAPKOTA.COM – Pemerintah terus mempercepat penanganan bencana di sejumlah wilayah terdampak dengan mengerahkan sarana udara berskala besar. Dalam keterangannya pada Sabtu, 29 November 2025, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa pemerintah telah mengirimkan total 11 helikopter TNI dan Basarnas dari Jakarta ke lokasi bencana. Langkah ini, menurutnya, menjadi salah satu strategi utama agar bantuan logistik tetap menjangkau wilayah-wilayah yang terisolasi.

Seskab menerangkan bahwa pemerintah memilih pengerahan helikopter karena akses darat di banyak titik masih terputus akibat longsor, banjir, dan kerusakan jembatan. Oleh karena itu, distribusi udara harus dilakukan secara intensif agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Karena situasi terus berkembang, pemerintah juga menyiapkan opsi penambahan armada bila tingkat keterjangkauan di lapangan masih terbatas.

Selain itu, Seskab Teddy menegaskan bahwa seluruh operasi udara selalu mengutamakan faktor keselamatan. Setiap penerbangan harus mempertimbangkan kondisi cuaca, potensi angin ekstrem, serta jarak pandang yang berubah-ubah. Karena faktor tersebut sangat mempengaruhi keamanan, tim di lapangan terus melakukan koordinasi harian dengan TNI, Basarnas, dan BMKG.

Ia juga menambahkan bahwa operasi distribusi logistik dilakukan secara berkelanjutan untuk menjamin kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Pemerintah memprioritaskan daerah-daerah terdalam, termasuk kawasan yang hingga kini tidak bisa dijangkau kendaraan roda dua maupun roda empat. Dengan demikian, masyarakat yang sudah beberapa hari terisolasi tetap mendapatkan suplai bahan pangan, air bersih, dan kebutuhan mendesak lainnya.

Pemerintah memastikan bahwa upaya percepatan penanganan bencana dilakukan secara terukur melalui pendekatan terpadu lintas lembaga. Melalui dukungan udara, pemerintah berupaya menjaga kesinambungan distribusi logistik hingga seluruh jalur darat kembali pulih dan masyarakat dapat beraktivitas secara normal. (AK1)

Berita Terkait

Lima Calon Mahasiswa ULB Terima Beasiswa Penuh, Doni Nasution Dukung Labuhanbatu Cerdas
PGI Dorong Gereja Perkuat Perlindungan Pekerja Migran dan Cegah TPPO
Patroli Malam Sat Lantas Polres Simalungun Sasar Jalur Pematangsiantar–Perdagangan
Jumat Berkah, Lizera Coffee dan DPC PJS Labuhanbatu Kompak Berbagi
Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia Pasifik saat Bertemu Prabowo
Pidato di EEF ke-11 Vladivostok, Prabowo: Pembangunan Harus Diukur dari Kehidupan Rakyat
Wakil Bupati Asahan Pimpin Rapat P4GN, Persempit Ruang Gerak Peredaran Narkoba
Wapres Gibran Dukung Inovasi Mahasiswa UB, Rompi Anti-Tantrum Didorong Segera Dihilirisasi

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 17:05 WIB

Lima Calon Mahasiswa ULB Terima Beasiswa Penuh, Doni Nasution Dukung Labuhanbatu Cerdas

Senin, 7 September 2026 - 15:44 WIB

PGI Dorong Gereja Perkuat Perlindungan Pekerja Migran dan Cegah TPPO

Sabtu, 5 September 2026 - 12:40 WIB

Patroli Malam Sat Lantas Polres Simalungun Sasar Jalur Pematangsiantar–Perdagangan

Jumat, 4 September 2026 - 16:58 WIB

Jumat Berkah, Lizera Coffee dan DPC PJS Labuhanbatu Kompak Berbagi

Kamis, 3 September 2026 - 23:37 WIB

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia Pasifik saat Bertemu Prabowo

Kamis, 3 September 2026 - 22:35 WIB

Wakil Bupati Asahan Pimpin Rapat P4GN, Persempit Ruang Gerak Peredaran Narkoba

Kamis, 3 September 2026 - 21:29 WIB

Wapres Gibran Dukung Inovasi Mahasiswa UB, Rompi Anti-Tantrum Didorong Segera Dihilirisasi

Kamis, 3 September 2026 - 21:00 WIB

Gunung Sinabung Masih Siaga, 374 Warga Bertahan di Pengungsian dan 202 Personel Disiagakan

Berita Terbaru