Aliran Sungai Mulai Lancar, Akses Jalan ke Tukka Kembali Normal

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 19 Desember 2025 - 18:11 WIB

40105 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, TAPANULI TENGAH – Akses jalan menuju Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, mulai kembali normal setelah aliran sungai yang sebelumnya tersumbat kayu dan material longsor berhasil dibersihkan. Kondisi tersebut membuat air tidak lagi meluap ke badan jalan sehingga kendaraan dapat melintas.

Kecamatan Tukka menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah. Situasi ini sempat menjadi perhatian Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, yang pada Senin, 2 Desember 2025, menerobos banjir untuk menyalurkan bantuan langsung kepada warga terdampak.

Sebelumnya, sejumlah desa di Kecamatan Tukka sulit diakses karena ruas jalan berubah menjadi aliran sungai. Kondisi itu terjadi akibat aliran Sungai Aek Godang dan Sungai Sigotom tersumbat kayu serta material longsor, sehingga air meluap ke jalan.

“Sudah beberapa hari ini alat berat membersihkan Sungai Sigotom dan Sungai Aek Godang. BPBD, BNPB, kepolisian, TNI, dan masyarakat ikut bergotong royong membersihkan jalan dan membuat parit. Sekarang aliran sungai mulai lancar, air tidak lagi meluap ke jalan, dan mobil sudah bisa lewat,” kata Adian Siregar, warga Kelurahan Tukka, saat ditemui di Jembatan Sigotom, Jumat, 19 Desember 2025.

Membaiknya akses jalan tersebut turut memperlancar distribusi bantuan ke wilayah terdampak. Namun demikian, Adian menyebutkan bahwa kebutuhan air bersih masih menjadi kendala bagi sebagian warga.

“Setelah air surut, bantuan makin banyak masuk. Namun, air bersih masih agak sulit. Sudah ada bantuan toren hampir di setiap dusun, bahkan ada yang diisi sampai tiga kali sehari, tetapi masih belum mencukupi,” ujarnya.

Sementara itu, warga lainnya, Marlina, dari Dusun Gotom, menyampaikan bahwa alat berat juga dikerahkan untuk membersihkan rumah dan lingkungan permukiman warga.

“Gang di dusun kami sedang dikeruk, tanahnya dipindahkan ke tempat yang lebih rendah. Harapannya, jumlah alat berat bisa ditambah agar proses pembersihan berjalan lebih cepat,” katanya. (AP)

Berita Terkait

Blackout Masih Berlangsung, Polda Sumut Tingkatkan Patroli dan KRYD di Medan
Prabowo Siapkan 400 Calon Bos BUMN Lewat Program Khusus, Ini Pesan Pentingnya
PLN Ungkap Penyebab Gangguan Listrik di Sumatera, Pemulihan Dilakukan Bertahap
Wali Kota Pematangsiantar Hadiri Bakti Sosial Alumni Budi Mulia dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Polsek Bosar Maligas Gelar Gotong Royong dan Sosialisasi Anti-Narkoba di Nagori Boluk
Penghuni Rehabilitasi Mengaku Dirantai dan Dipukul, Begini Kesaksian Mereka
Polisi Temukan 40 Batang Ganja Setinggi 2 Meter di Tanjung Morawa, Satu Pria Diamankan
Polres Batu Bara Tangkap Pria Pembawa 77 Gram Sabu, Polisi Buru Pemasok dari Kisaran

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:10 WIB

Inspektorat Bengkulu Tengah Pelajari Laporan Dugaan Investasi Muntahan Paus dan Kayu Gaharu

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:59 WIB

Presiden Prabowo Tiba di Paris, Kunjungan Kenegaraan Perkuat Kerja Sama Strategis Indonesia-Prancis

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:46 WIB

“Bienvenue Presiden Prabowo”, WNI dan Mahasiswa Indonesia Antusias Sambut Kepala Negara di Paris

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:55 WIB

Gubernur Bobby Nasution Minta TVRI Sumut Aktif Angkat Budaya dan Pariwisata Daerah

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:33 WIB

Pemkab Asahan Gelar Pawai Takbiran dan Buka Puasa Bersama Sambut Iduladha 1447 Hijriah

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:51 WIB

Tinjau Posyandu di Samosir, Kahiyang Ayu Tegaskan Posyandu Jadi Garda Terdepan Layanan Kesehatan di Sumut

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:45 WIB

Penantian Warga Marelan Terjawab, Jalan Gang Rahayu Baru Kini Mulus Diaspal

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:04 WIB

Tanoto Foundation Gandeng TP PKK Pematangsiantar Tingkatkan Literasi dan Tumbuh Kembang Anak

Berita Terbaru