CV Elang Buana Targetkan 1.000 Hektare KBD Dukung Bongkar Raton 2026

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:10 WIB

40392 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, MALANG – CV Elang Buana mencanangkan pengembangan 1.000 hektare Kebun Bibit Datar (KBD) untuk mendukung program bongkar raton tahun 2026. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan penanaman bibit tebu KBD yang digelar pada Kamis, 19 Februari 2026, di Desa Sukoraharjo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Kegiatan ini diikuti sekitar 200 peserta yang terdiri atas petani tebu dan pemangku kepentingan sektor perkebunan. Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Malang, Ir. Avicenna Medisica Saniputera, M.T., M.H., serta Direktur Perbenihan Direktorat Jenderal Perkebunan, Ebi Rulianti, S.P., M.Sc.

Direktur Perbenihan Ditjen Perkebunan, Ebi Rulianti, menegaskan bahwa keberadaan KBD memiliki peran strategis dalam menjamin ketersediaan bibit tebu unggul dan bersertifikat.

“Program bongkar raton harus didukung sistem perbenihan yang kuat agar mampu meningkatkan rendemen serta produksi gula nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Malang, Avicenna Medisica Saniputera, menyampaikan apresiasi atas langkah yang dilakukan CV Elang Buana.

Menurutnya, pengembangan KBD seluas 1.000 hektare tersebut selaras dengan kebijakan pemerintah daerah dalam mendorong percepatan program bongkar raton serta meningkatkan kesejahteraan petani tebu di Kabupaten Malang.

Program bongkar raton sendiri merupakan upaya peremajaan tanaman tebu yang sudah tidak produktif dengan mengganti tanaman lama menggunakan bibit unggul. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan dan kualitas hasil panen.

Melalui pengembangan KBD secara masif, CV Elang Buana berharap dapat memperkuat pasokan bibit berkualitas sekaligus mendukung keberhasilan program bongkar raton 2026, khususnya di wilayah Malang dan sekitarnya.(Aripfin/red)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru