ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, meresmikan Kampung Ramadhan Sampantao Square 1447 Hijriah di kompleks Islamic Centre Masjid Agung Al-Munawwarah, Perdagangan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, dalam kegiatan yang berlangsung pada Sabtu sore, 21 Februari 2026. Peresmian itu didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Simalungun, Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih.
Sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat turut hadir, antara lain Anggota DPRD Simalungun Eko Satrio Simanjuntak, Camat Bandar Supardi, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Simalungun H. Ki Dardjat Purba, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Fuji Rahmat Harahap, serta tokoh agama dan warga setempat.
Panitia memulai rangkaian acara dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Mhd. Asril Nasution, dilanjutkan doa pembuka yang dipimpin Al-Ustaz Iswanto.
Ketua Panitia, Sapruddin Purba, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Simalungun terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menjelaskan Kampung Ramadhan menghadirkan bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta perlombaan keagamaan yang mencakup 12 cabang, seperti azan, marhaban, dan qasidah, dengan sekitar 900 peserta.
Sapruddin juga menyampaikan terima kasih atas alokasi anggaran Rp4 miliar dari Pemerintah Kabupaten Simalungun untuk pembangunan Islamic Centre. Ia mengungkapkan rencana pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Perdagangan yang ditujukan untuk meningkatkan keterampilan generasi muda.
Menurut dia, keberadaan BLK diharapkan dapat memperkuat daya saing tenaga kerja lokal, termasuk untuk mengisi peluang kerja di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei.
Dalam sambutannya, Eko Satrio Simanjuntak menyatakan dukungan DPRD terhadap kegiatan tersebut dan berharap Kampung Ramadhan dapat berkembang menjadi agenda tahunan berskala lebih besar, seperti Ramadhan Fair tingkat kabupaten.
Bupati Anton Achmad Saragih menegaskan bahwa Kampung Ramadhan tidak sekadar agenda seremonial, melainkan simbol kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat Simalungun.
“Ramadan adalah bulan pendidikan bagi jiwa dan raga. Nilai ketakwaan, kesabaran, dan kepedulian sosial harus menjadi fondasi dalam membangun Kabupaten Simalungun yang religius dan harmonis,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar kegiatan tersebut menjadi ruang kreativitas bagi generasi muda, khususnya dalam pengembangan kewirausahaan, kepemimpinan, dan kerja sama.
Panitia menutup acara dengan tausiah yang disampaikan Al-Ustaz Anugerah Cahyadi (Ucay). Bupati kemudian menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba, meninjau stan UMKM, dan menghadiri buka puasa bersama di Masjid Haqqul Mukminin Perdagangan II. (AP/red)
































