ATAPKOTA.COM, JAKARTA – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Suyudi Ario Seto, melantik dan mengambil sumpah 14 pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrasi, serta penyidik madya di Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur, pada Kamis, 26 Februari 2026. Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penguatan struktur kepemimpinan dan transformasi organisasi.
Suyudi menegaskan pelantikan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum moral kolektif untuk memperkuat tanggung jawab kelembagaan. Ia menyebut jabatan sebagai amanah yang harus dijalankan secara profesional dan berintegritas.
“Saya menekankan agar seluruh pejabat menjaga marwah institusi dan tidak menyalahgunakan wewenang,” ujarnya.
Menurut dia, BNN tengah menghadapi dinamika persoalan narkotika yang semakin kompleks. Karena itu, pejabat yang baru dilantik dituntut mampu berpikir strategis, bergerak cepat, dan beradaptasi dalam proses transformasi organisasi.
Ia juga mengingatkan setiap kebijakan dan langkah penanganan narkotika harus berpijak pada prinsip kejujuran, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
“Pejabat harus mampu menghadirkan peran yang konkret dan berdampak bagi masyarakat. Keputusan yang diambil harus memperkuat upaya mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkoba,” katanya.
Pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya BNN memperkuat tata kelola dan efektivitas organisasi dalam menjalankan fungsi pencegahan, pemberantasan, rehabilitasi, serta pemberdayaan masyarakat di bidang penanggulangan narkotika. (Edo/red)






























