Luhut Pimpin Pembahasan Pertanian Berbasis AI di TSTH2, Bupati Samosir Dukung Transformasi Digital

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 2 April 2026 - 14:10 WIB

40186 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, HUMBANG HASUNDUTAN — Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan memimpin rapat pembahasan pengembangan pertanian berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di Auditorium TSTH2, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan, Rabu (1/4/2026).

Rapat tersebut turut dihadiri Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, serta sejumlah pejabat kementerian, kepala daerah, tokoh agama, dan berbagai elemen masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Luhut menegaskan pentingnya pendekatan riset dan teknologi dalam pengembangan sektor pertanian nasional.

Menurutnya, Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) memiliki potensi besar sebagai pusat inovasi pertanian modern di Indonesia.

“TSTH2 dapat menjadi tempat lahirnya bibit-bibit unggul untuk meningkatkan kualitas pertanian dan hortikultura di dalam negeri,” ujar Luhut di hadapan para peserta rapat.

Ia juga menekankan bahwa pengembangan pertanian berbasis riset tidak hanya bertujuan menghasilkan varietas unggul, tetapi juga membangun pola pikir kolaboratif dalam mencari solusi bagi berbagai tantangan di sektor pertanian.

“Berpikir mencari solusi, bukan mencari masalah. Semua pihak harus berperan dan bekerja bersama. Kemajuan tidak bisa dicapai sendiri, tetapi melalui kolaborasi berbagai pihak,” tegasnya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Ephorus HKBP Pdt Dr Victor Tinambunan, Wakil Menteri ATR/BPN, Wakil Menteri Kehutanan, Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko Pangan, para bupati dan wakil bupati, serta Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian.

Dari Kabupaten Samosir hadir Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Samosir Hotraja Sitanggang, Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Tumiur Gultom, serta Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang.

Sementara itu, Direktur TSTH2 Prof. Fatmawati menjelaskan bahwa TSTH2 memiliki visi menjadi pusat riset herbal dan hortikultura terdepan di Indonesia.

Menurutnya, keberadaan TSTH2 diharapkan mampu menghasilkan inovasi teknologi pertanian yang bermanfaat bagi masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta sangat diperlukan agar potensi besar TSTH2 dapat dimanfaatkan secara optimal,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ephorus HKBP Pdt Dr Victor Tinambunan juga menyampaikan dukungannya terhadap pengembangan TSTH2 sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani kemenyan di wilayah Tapanuli.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai ciptaan Tuhan demi keseimbangan kehidupan manusia.

Sementara itu, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyatakan dukungannya terhadap penerapan teknologi digital dan kecerdasan buatan dalam sektor pertanian.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan pertanian modern sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

“Pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan dalam sektor pertanian merupakan langkah yang sangat tepat. Ini tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga membantu petani dalam mengambil keputusan yang lebih akurat dan efisien,” ujar Vandiko.

Ia menambahkan bahwa Kabupaten Samosir sebagai bagian dari kawasan Danau Toba memiliki potensi besar dalam pengembangan pertanian modern berbasis teknologi.

“Kami siap mendukung dan berkolaborasi dalam penerapan pertanian berbasis AI di kawasan Danau Toba. Harapannya, program ini dapat meningkatkan daya saing produk pertanian sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (AP/red)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru