Buka PERMATA CAI 2026, Wapres Gibran Ajak Santri Siapkan Diri Hadapi Bonus Demografi

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 29 Juni 2026 - 17:30 WIB

4041 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wapres Gibran membuka PERMATA CAI 2026 di Jombang.

Wapres Gibran membuka PERMATA CAI 2026 di Jombang.

ATAPKOTA.COM, JAKARTA – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming, membuka Perkemahan Akhir Tahun Cinta Alam Indonesia (PERMATA CAI) ke-47 Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Kosambiwojo CAI, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Senin (29/6/2026). Di hadapan ribuan santri dan alumni Pondok Pesantren Gadingmangu Perak dari berbagai daerah di Indonesia, Gibran mengajak generasi muda mempersiapkan diri menghadapi bonus demografi melalui penguatan karakter, wawasan, kemandirian, serta keterampilan berwirausaha.

Menurut Gibran, pembangunan sumber daya manusia tidak cukup hanya mengandalkan pendidikan formal. Generasi muda juga perlu dibekali akhlak, karakter, kemampuan beradaptasi, dan keterampilan ekonomi agar mampu memanfaatkan peluang bonus demografi yang diperkirakan mencapai puncaknya pada periode 2030–2045.

“Anak muda harus diperluas wawasannya, diperkuat akhlak serta karakternya, dan diberi bekal kemandirian serta keterampilan berwirausaha. Karena Indonesia akan mengalami puncak bonus demografi pada tahun 2030–2045,” ujar Gibran.

Ia menilai penguatan karakter dan kewirausahaan sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Dalam kunjungannya, Gibran juga berdialog dengan pengelola Al Qomar Bakery, unit usaha yang dikelola Pondok Pesantren Wali Barokah sebagai sarana pelatihan kewirausahaan bagi para santri.

Saat berdialog dengan pemilik usaha, Uswatun Hasanah, Gibran mengapresiasi perkembangan Al Qomar Bakery yang kini memproduksi sekitar 40 varian roti dan telah memanfaatkan media digital untuk pemasaran.

“Al Qomar Bakery memiliki sekitar 40 varian produk. Saya juga melihat media sosialnya aktif. Ini menarik,” kata Gibran.

Menanggapi hal tersebut, Uswatun Hasanah menjelaskan bahwa usaha tersebut berawal dari bantuan Kementerian Perindustrian dan terus dikembangkan sebagai media pembelajaran kewirausahaan bagi para santri.

“Usaha ini berawal dari bantuan Kementerian Perindustrian. Selanjutnya kami kembangkan sebagai sarana membangun kemandirian santri agar setelah lulus mereka memiliki bekal untuk berwirausaha,” jelas Uswatun.

Mengetahui bahwa Al Qomar Bakery juga menyelenggarakan pelatihan pembuatan roti bagi santri, Gibran berharap model pembinaan tersebut dapat diterapkan di lebih banyak pondok pesantren.

“Program seperti ini sangat baik dan saya berharap dapat direplikasi di pondok pesantren lainnya,” ujarnya.

Selain menekankan pentingnya penguatan kualitas sumber daya manusia, Gibran juga mengajak para peserta menjaga persatuan dan memperkuat toleransi sebagai modal utama pembangunan nasional.

Menurutnya, keberagaman harus menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan.

“Sebagai bangsa yang majemuk, kita harus terus menjaga persatuan, perdamaian, dan nilai-nilai toleransi. Jangan menjadikan perbedaan sebagai pemecah belah,” pesannya.

Gibran juga mengingatkan generasi muda agar bijak dalam menyikapi derasnya arus informasi di era digital.

Ia mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi maupun mempercayai informasi yang belum terverifikasi karena stabilitas nasional menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan.

“Jangan mudah terprovokasi dan jangan mudah percaya pada kabar bohong. Kita harus saling menguatkan, saling menjaga, dan saling mendukung karena pembangunan membutuhkan kondisi yang stabil dan masyarakat yang bersatu,” tegasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Jombang Warsubi, Pelaksana Tugas Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar, serta sejumlah pejabat pemerintah dan tokoh masyarakat. (AP/red)

Berita Terkait

Komisi I DPRD Pematangsiantar Desak Dugaan Persoalan Ketenagakerjaan PT SHK Dibawa ke APH, PHI, dan Ditjen Pajak
Ketua TP PKK Pematangsiantar Serahkan Tali Asih kepada Kader Korban Kebakaran Pasar Dwikora
PT Socfindo Kebun Lae Butar Bantu 10 Ekor Kambing, Dorong Pemuda Kembangkan Usaha Peternakan
Dua Terduga Pelaku Pembobolan SD Negeri di Simalungun Ditangkap, Polisi Sita Laptop dan Alat Bukti
Mendiktisaintek Resmikan Universitas Satya Terra Bhinneka, Zakiyuddin Harap Buka Akses Pendidikan Anak Kurang Mampu
Pelayanan Terpadu Pemkab Simalungun Jangkau Bandar Masilam, Bupati Anton Saragih Umumkan Perbaikan Infrastruktur
Bertemu Danareksa, Bobby Nasution Dorong Percepatan Kawasan Industri dan Pertumbuhan Ekonomi Sumut
Forum Pangan Nasional APEKSI, Wali Kota Medan Tekankan Distribusi Pangan dan Smart Farming

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 21:42 WIB

Komisi I DPRD Pematangsiantar Desak Dugaan Persoalan Ketenagakerjaan PT SHK Dibawa ke APH, PHI, dan Ditjen Pajak

Senin, 29 Juni 2026 - 21:01 WIB

Ketua TP PKK Pematangsiantar Serahkan Tali Asih kepada Kader Korban Kebakaran Pasar Dwikora

Senin, 29 Juni 2026 - 20:54 WIB

PT Socfindo Kebun Lae Butar Bantu 10 Ekor Kambing, Dorong Pemuda Kembangkan Usaha Peternakan

Senin, 29 Juni 2026 - 19:47 WIB

Dua Terduga Pelaku Pembobolan SD Negeri di Simalungun Ditangkap, Polisi Sita Laptop dan Alat Bukti

Senin, 29 Juni 2026 - 19:25 WIB

Mendiktisaintek Resmikan Universitas Satya Terra Bhinneka, Zakiyuddin Harap Buka Akses Pendidikan Anak Kurang Mampu

Senin, 29 Juni 2026 - 18:15 WIB

Bertemu Danareksa, Bobby Nasution Dorong Percepatan Kawasan Industri dan Pertumbuhan Ekonomi Sumut

Senin, 29 Juni 2026 - 17:40 WIB

Forum Pangan Nasional APEKSI, Wali Kota Medan Tekankan Distribusi Pangan dan Smart Farming

Senin, 29 Juni 2026 - 17:30 WIB

Buka PERMATA CAI 2026, Wapres Gibran Ajak Santri Siapkan Diri Hadapi Bonus Demografi

Berita Terbaru