ATAPKOTA.COM, MEDAN – Aparat gabungan dari Polrestabes Medan, Polsek Pancur Batu, dan Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Utara bergerak cepat menangani kecelakaan beruntun yang melibatkan sembilan kendaraan di Jalan Jamin Ginting Km 44–45, tepatnya di depan Rumah Makan Garuda Grand Hill, Desa Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Sesaat setelah menerima laporan, personel kepolisian langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi korban, mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), serta mengurai kepadatan arus lalu lintas yang sempat terjadi di jalur utama penghubung Medan–Berastagi.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., turun langsung memimpin proses evakuasi dan memastikan penanganan di lapangan berjalan terpadu. Ia juga mengoordinasikan percepatan pembukaan akses jalan agar mobilitas masyarakat dapat kembali normal.
Berdasarkan informasi sementara dari kepolisian, kecelakaan diduga bermula ketika sebuah truk Fuso bermuatan galon air mineral yang melaju dari arah Kabupaten Karo menuju Kota Medan mengalami gangguan pada sistem pengereman. Truk tersebut kemudian diduga menabrak delapan kendaraan lain yang berada di depannya.
Delapan kendaraan yang terdampak terdiri atas dua truk Colt Diesel, lima minibus, dan satu sepeda motor. Penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan oleh penyidik kepolisian.
Petugas gabungan bersama instansi terkait selanjutnya mengevakuasi seluruh korban ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis. Kendaraan yang terlibat kecelakaan juga dipindahkan ke sisi jalan guna mempercepat normalisasi arus lalu lintas di kedua arah.
Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan prioritas utama kepolisian sejak awal menerima laporan ialah menyelamatkan korban sekaligus memulihkan kelancaran arus lalu lintas.
“Begitu menerima informasi, personel Polrestabes Medan bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Utara langsung menuju lokasi. Kapolrestabes Medan memimpin proses evakuasi korban dan penanganan di lapangan. Prioritas kami adalah menyelamatkan korban, mengamankan lokasi kejadian, serta membuka kembali jalur Medan–Berastagi secepat mungkin agar aktivitas masyarakat tidak terganggu,” ujar Ferry.
Menurut Ferry, seluruh kendaraan yang terlibat telah dievakuasi ke sisi jalan sehingga arus lalu lintas dari arah Medan menuju Berastagi maupun sebaliknya kini telah kembali normal.
Sementara itu, pengemudi truk Fuso yang diduga terlibat dalam kecelakaan telah diamankan di Polsek Pancur Batu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kepolisian masih mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi-saksi, serta mendalami penyebab pasti kecelakaan.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun kepolisian, insiden tersebut mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan delapan orang mengalami luka-luka. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk beberapa korban yang dirujuk ke RSUP H. Adam Malik Medan.
Polda Sumatera Utara turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban meninggal dunia dan memastikan proses penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.(AP/red)































