Warga Idi Rayeuk Keluhkan Lampu Jalan Mati, Kota Gelap dan Rawan Kecelakaan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Minggu, 9 November 2025 - 20:37 WIB

40212 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ampu penerangan jalan padam

ampu penerangan jalan padam

ATAPKOTA.COM, ACEH TIMUR – Warga Idi Rayeuk mengeluhkan kondisi lampu penerangan jalan yang banyak tidak berfungsi. Hampir setiap malam, kawasan kota tampak gelap gulita dan hanya disinari oleh lampu kendaraan yang melintas.

“Satu kali saja ingin lihat keindahan kota, tapi jalannya gelap. Hanya lampu mobil dan motor yang terlihat. Bagaimana mau dibilang kota indah kalau lampu jalannya saja mati,” ujar Cairiah, warga Alue Mirah, kepada media pada Sabtu malam, 8 November 2025.

Padahal, anggaran penerangan jalan sebenarnya tersedia. Berdasarkan data, terdapat alokasi sebesar Rp504,9 juta untuk pemasangan 11 unit lampu penerangan jalan umum tenaga surya (PJU-TS) dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh. Selain itu, terdapat pula anggaran umum sebesar Rp48 miliar untuk pembangunan jalan dan jembatan di bawah Pemerintah Kabupaten Aceh Timur.

“Uang ada, tapi lampu di kota saja banyak mati. Bagaimana keindahan kota yang sering dibilang Bupati saat sidak ke kantor-kantor itu?” lanjut Cairiah dengan nada kesal.

Pantauan media di beberapa ruas jalan utama Idi Rayeuk, seperti Jalan Medan–Banda Aceh, kawasan Masjid Agung Darussa’adah, hingga Simpang Empat Idi, menunjukkan banyak lampu jalan padam total. Kondisi ini membuat suasana malam terasa suram dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Warga menilai pemerintah daerah lambat menanggapi persoalan penerangan kota. Mereka berharap Bupati segera mengambil langkah tegas agar kota Idi Rayeuk kembali terang dan nyaman bagi pengendara.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada pukul 20.20 WIB, Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, belum memberikan tanggapan terkait keluhan warga tersebut.

Warga berharap perbaikan segera dilakukan karena penerangan jalan merupakan fasilitas publik yang vital untuk keselamatan dan kenyamanan masyarakat. (HAS/red)

Berita Terkait

Polsek Purba Telusuri Aduan Dugaan Perusakan Mobil dan Kehilangan Rp 4 Juta
bowo Antar Langsung El-Sisi ke Pesawat, Tegaskan Eratnya Persahabatan Indonesia–Mesir
Tim Jatanras Polres Asahan Amankan Empat Terduga Pelaku Pencurian, Kerugian Ditaksir 30 Juta
Alokasi Bedah Rumah Sumut Naik Jadi 15.011 Unit, Pemkab dan Pemko Diminta Percepat Realisasi
Antisipasi Banjir di Medan, BPBD Siagakan 53 Personel TRC dan Peralatan Evakuasi
Bobby Nasution Usulkan Jalur Laut dan Subsidi Logistik untuk Perluas Ekspor UMKM Sumut ke Malaysia
Temui Kajari Samosir, Wabup Ariston Dorong Pendampingan Hukum dan Penyuluhan bagi ASN
Aksi di Kantor PTPN IV Regional II, Aliansi Wartawan Tuntut Copot Panuturan Marpaung

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:52 WIB

Polsek Purba Telusuri Aduan Dugaan Perusakan Mobil dan Kehilangan Rp 4 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:30 WIB

bowo Antar Langsung El-Sisi ke Pesawat, Tegaskan Eratnya Persahabatan Indonesia–Mesir

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Tim Jatanras Polres Asahan Amankan Empat Terduga Pelaku Pencurian, Kerugian Ditaksir 30 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Alokasi Bedah Rumah Sumut Naik Jadi 15.011 Unit, Pemkab dan Pemko Diminta Percepat Realisasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Antisipasi Banjir di Medan, BPBD Siagakan 53 Personel TRC dan Peralatan Evakuasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Temui Kajari Samosir, Wabup Ariston Dorong Pendampingan Hukum dan Penyuluhan bagi ASN

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Aksi di Kantor PTPN IV Regional II, Aliansi Wartawan Tuntut Copot Panuturan Marpaung

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Wakil Bupati Asahan Buka PORKAB KORPRI 2026, Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi

Berita Terbaru