Indonesia dan Pakistan Sepakati Tujuh Kerja Sama Strategis di Berbagai Bidang

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 10 Desember 2025 - 13:25 WIB

4049 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM – Indonesia dan Pakistan meningkatkan kemitraan bilateral dengan menandatangani tujuh nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama di sejumlah sektor. Pertukaran dokumen tersebut berlangsung di kediaman resmi Perdana Menteri Pakistan di Islamabad pada Selasa, 9 Desember 2025. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bersama Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, turut menyaksikan proses penandatanganan tersebut.

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa kedua negara mencapai banyak kesepakatan dalam pertemuan tersebut. “Hari ini kita telah mengadakan pertemuan yang sangat produktif. Kita telah mencapai banyak kesepakatan di berbagai bidang dan kita telah membahas hal-hal yang menjadi kepentingan bersama,” ujarnya.

Tujuh dokumen kerja sama yang dipertukarkan meliputi bidang pendidikan, ekonomi, kearsipan, pemberantasan narkotika, usaha kecil dan menengah, sertifikasi halal, dan kesehatan. Rinciannya sebagai berikut:

  1. Perjanjian antara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia dan Higher Education Commission Pakistan tentang pengakuan bersama sertifikat dan gelar pendidikan tinggi.

  2. Perjanjian antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Pakistan mengenai Program Hibah The Indonesian Aid Scholarships.

  3. MoU antara SMESCO dan SMEDA terkait kemitraan strategis dalam fasilitasi usaha kecil dan menengah.

  4. MoU antara Arsip Nasional Republik Indonesia dan National Archives Pakistan mengenai kerja sama kearsipan.

  5. MoU antara Badan Narkotika Nasional dan Ministry of Interior and Narcotics Control Pakistan terkait pencegahan serta pemberantasan peredaran gelap narkotika dan prekursor.

  6. MoU antara Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal dan Pakistan Halal Authority mengenai perdagangan dan sertifikasi halal.

  7. MoU tentang kerja sama di bidang kesehatan.

Keseluruhan dokumen tersebut menjadi fondasi penting dalam memperkuat hubungan kedua negara. Implementasinya diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat kontribusi Indonesia dan Pakistan dalam menjaga stabilitas kawasan.

Editor : Andrew Panjaitan

Berita Terkait

Dugaan Pungutan di SDN 091608 Sinaksak, Kepala Sekolah Buka Suara
Pesan Menyentuh Wakil Wali Kota untuk Jamaah Haji Pematangsiantar: Tinggalkan Kesombongan
Tinjau Pelabuhan Nabire, Wapres Gibran Soroti Keterbatasan Dermaga dan Dorong Perencanaan Terintegrasi
Jembatan Gang Damai Ambruk, Pemko Medan Ajukan Pinjam Pakai Lahan ke PT KAI
Gebyar Pajak Sumut Dongkrak PKB 30 Persen, Penerimaan Tembus Rp 125 Miliar
Rugikan Negara Rp 2,57 Miliar, Tersangka JT Diserahkan ke Kejari Medan
Dari ATR ke Boeing, Wapres Dorong Upgrade Bandara Nabire demi Konektivitas Papua Tengah
Kasus Pajak Rp 2,5 Miliar, DJP Sumut I Serahkan Tersangka ke Kejaksaan

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:42 WIB

Dugaan Pungutan di SDN 091608 Sinaksak, Kepala Sekolah Buka Suara

Senin, 20 April 2026 - 18:55 WIB

Pesan Menyentuh Wakil Wali Kota untuk Jamaah Haji Pematangsiantar: Tinggalkan Kesombongan

Senin, 20 April 2026 - 18:42 WIB

Tinjau Pelabuhan Nabire, Wapres Gibran Soroti Keterbatasan Dermaga dan Dorong Perencanaan Terintegrasi

Senin, 20 April 2026 - 18:04 WIB

Jembatan Gang Damai Ambruk, Pemko Medan Ajukan Pinjam Pakai Lahan ke PT KAI

Senin, 20 April 2026 - 17:23 WIB

Gebyar Pajak Sumut Dongkrak PKB 30 Persen, Penerimaan Tembus Rp 125 Miliar

Senin, 20 April 2026 - 16:00 WIB

Dari ATR ke Boeing, Wapres Dorong Upgrade Bandara Nabire demi Konektivitas Papua Tengah

Senin, 20 April 2026 - 15:52 WIB

Kasus Pajak Rp 2,5 Miliar, DJP Sumut I Serahkan Tersangka ke Kejaksaan

Senin, 20 April 2026 - 15:30 WIB

Pemprov Sumut Sebut Kericuhan Usai Pelantikan KA KAMMI Murni Urusan Internal, Pengamat Minta Evaluasi Penggunaan Aula Gubernur

Berita Terbaru