ATAPKOTA.COM – Wakil Presiden Gibran Rakabuming menegaskan komitmen Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan melalui penguatan pasar rakyat. Ia menyampaikan hal tersebut saat menerima audiensi Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu 10 Desember 2025.
Dalam pertemuan itu, Wapres menekankan langkah strategis pemerintah. Ia mendorong revitalisasi infrastruktur pasar, peningkatan akses digital bagi pedagang, serta pendampingan usaha kecil agar pasar rakyat tetap kompetitif. Gibran juga menilai pasar rakyat harus beradaptasi dengan perubahan perilaku belanja masyarakat.
Ketua Umum IKAPPI Abdullah Mansuri menyampaikan bahwa Wapres memberi perhatian besar terhadap tantangan yang dihadapi pasar rakyat. Ia menyebut kunjungan konsumen yang menurun dan perubahan pola belanja membutuhkan solusi cepat.
“Wapres berdiskusi tentang revitalisasi pasar dan turunnya penjualan. Karena itu, beliau akan mendorong pembelian online,” ujar Abdullah usai audiensi.
Abdullah menjelaskan bahwa Wapres menekankan pentingnya penguatan ekosistem digital. Ia menyampaikan bahwa pedagang pasar harus mampu menjangkau konsumen melalui kanal digital agar tetap relevan. Selain itu, Gibran berkomitmen memberikan dukungan promosi melalui media sosial untuk meningkatkan penjualan produk pasar rakyat.
“Terkait revitalisasi pasar akan segera kami lakukan. Kami juga akan mendorong peningkatan pembelian di pasar. Pembahasan ini akan berlanjut hingga Rapimnas pada 10 Januari,” tambahnya.
Pertemuan tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat transformasi pasar rakyat. Pemerintah mendorong penguatan dari sisi kapasitas pedagang, strategi promosi, hingga pemanfaatan penjualan online. Melalui kolaborasi dengan IKAPPI, pasar rakyat diharapkan tetap menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan di tengah disrupsi digital.
Selain Ketua Umum IKAPPI, hadir pula Sekretaris Jenderal Reynaldi Sarijowan, Ketua Bidang Infokom M. Ainun Najib, Ketua Bidang Organisasi Teguh Stiawan, serta Ketua Bidang Kaderisasi Abdul Sutri Atmodjati.
Editor : AP

































