Roberto Sagala: Pangulu Puli Buah Abai Terhadap Hukum

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:20 WIB

40219 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Roberto E.T. Sagala,SH., MH., (Kiri), Surat Peringatan PTTUN Kota Medan kepada Pangulu Nagori Puli Buah, Kabupaten Simalungun.

Roberto E.T. Sagala,SH., MH., (Kiri), Surat Peringatan PTTUN Kota Medan kepada Pangulu Nagori Puli Buah, Kabupaten Simalungun.

ATAPKOTA, SIMALUNGUN, SUMUT – Kasus pemberhentian lima perangkat Nagori Puli Buah, Kecamatan Raya Kahean, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, kembali memanas.

Kali ini, tanggapan datang dari Kantor Hukum Roberto E.T. Sagala, SH., MH., and Partner, terkait sikap Pangulu Nagori Puli Buah yang dianggap abai terhadap putusan hukum. Hal ini disampaikannya saat dimintai tanggapan pada Kamis, (22/05/2025) sekira pukul 14.50 wib melalui pesan WhatsApp.

Menurut Roberto Sagala, Bupati Simalungun selaku pimpinan tertinggi pemerintahan di Kabupaten Simalungun sudah seharusnya memerintahkan Pangulu Nagori Puli Buah untuk melaksanakan hasil dari putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

“Putusan pengadilan itu adalah suatu produk hukum yang diatur dan dilindungi oleh undang-undang. Maka, apabila suatu putusan yang berkekuatan hukum tetap tidak dilaksanakan, maka tindakan tersebut juga sebagai salah satu tindakan Contempt of Court pelanggaran terhadap pengadilan yang dapat dikenai saksi pidana,” kata Roberto Sagala dengan tegas.

Pangulu diduga abai terhadap putusan pengadilan

Pangulu Nagori Puli Buah diduga menunjukkan sikap menantang terhadap putusan hukum. Saat pelantikan perangkat nagori yang baru pada 31 Januari 2025, pangulu dikatakan menyampaikan pernyataan kontroversial di hadapan hadirin.

“Pangulu berkata, ‘Tidak ada hukum yang bisa menantang keputusan pangulu, itu hak saya, sekalipun itu presiden,'” tutur Ariando, menirukan ucapan pangulu saat pelantikan.

Roberto Sagala : Pangulu Harus dipanggil dan diperiksa!

Roberto Sagala juga meminta agar Pangulu Nagori Puli Buah dipanggil dan diperiksa karena memiliki sikap arogan yang tidak memiliki etika dan moral sebagai seorang pangulu.

“Mungkin pangulu itu tidak tahu bahwa pangulu itu ada karena aturan ataupun undang-undang,” kata Roberto.

Kelima perangkat Nagori minta keadilan

Kelima mantan perangkat nagori tersebut meminta perhatian serius dari pemerintah pusat dan lembaga-lembaga negara seperti Ombudsman RI, Komnas HAM, Komisi II DPR RI, serta pihak-pihak penegak hukum lainnya agar intervensi dilakukan terhadap Pemkab Simalungun dan aparat di bawahnya yang mengabaikan putusan hukum yang sah.

“Kami hanya minta keadilan ditegakkan. Kalau keputusan pengadilan tidak bisa dijalankan, lalu hukum untuk siapa? Kami minta agar hak kami dipulihkan dan pemerintah jangan tutup mata,” kata Ariando menutup keterangannya.(And/PR)

Berita Terkait

Temuan di PTPN IV Marihat: Pemanen Sawit PKWT Bekerja Tanpa APD, Manajemen Diduga Abai K3
Simulasi Sispamkota di Belawan, Aparat Uji Kesiapan Hadapi Aksi MassaSimulasi Sispamkota di Belawan, Aparat Uji Kesiapan Hadapi Aksi Massa
Viral di Medsos, Polisi Ungkap Kronologi Kasus Perusakan Mobil di Labuhanbatu
Kejati Sumsel Sita Lagi Aset PT KMM, Mesin Batching Plant Disita dalam Kasus Dugaan Korupsi Distribusi Semen
Sat Narkoba Belawan Gerebek Rumah, 7 Orang Diamankan Termasuk Anak di Bawah Umur
Pj Sekdaprov Sumut Ingatkan ASN Jauhi Judol dan Pinjol, Sanksi Tegas Menanti
Modus “Pura-Pura Berburu”, Polsek Babalan Ungkap Curanmor dan Amankan 6 Motor
Kinerja Kwartal I 2026, Polres Simalungun Ungkap 74 Kasus Narkoba di Awal 2026, 91 Tersangka Diamankan

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:43 WIB

Temuan di PTPN IV Marihat: Pemanen Sawit PKWT Bekerja Tanpa APD, Manajemen Diduga Abai K3

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:28 WIB

Simulasi Sispamkota di Belawan, Aparat Uji Kesiapan Hadapi Aksi MassaSimulasi Sispamkota di Belawan, Aparat Uji Kesiapan Hadapi Aksi Massa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:24 WIB

Lewat ‘Kopi dan Kepo’, Festival Puisi di Taman Budaya Medan, Rico Waas: Seni Adalah Jiwa Kota

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:01 WIB

Wali Kota Medan Dorong Pendidikan Merata, Tak Boleh Ada Anak Putus Sekolah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:17 WIB

Hardiknas 2026, Bobby Nasution Minta Gaji Guru Naik Tiap Tahun

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:30 WIB

Ulos Warnai Hardiknas Samosir 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:45 WIB

Hadiri May Day 2026, Wakil Wali Kota Herlina Ikuti Arahan Gubernur Soal Kesejahteraan Buruh

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:36 WIB

May Day 2026 Sumut: Bupati Asahan Terima 1.700 Kartu BPJS untuk Pekerja Rentan

Berita Terbaru