Swadaya Capai 177 Juta, Tiga Nagori di Simalungun Bangun Jalan Tanpa Dana Desa

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:55 WIB

40183 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Syukuran atas selesainya pembangunan jalan rabat beton yang dibiayai secara swadaya, Sekaligus penandatanganan prasasti oleh Bupati Simalungun, Selasa, 17 Februari 2026.

Syukuran atas selesainya pembangunan jalan rabat beton yang dibiayai secara swadaya, Sekaligus penandatanganan prasasti oleh Bupati Simalungun, Selasa, 17 Februari 2026.

ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Masyarakat tiga nagori, seperti Nagori Pagar Bosi, Nagori Sordang Baru, dan Nagori Sordang Bolon di Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun, menggelar syukuran atas selesainya pembangunan jalan rabat beton yang dibiayai secara swadaya, Selasa, 17 Februari 2026. Jalan tersebut dibangun dari hasil gotong royong dan penggalangan dana warga, setelah pembangunan melalui alokasi Dana Desa tidak dapat dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kegiatan dirangkai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita. Ratusan warga hadir, bersama jajaran pemerintah daerah dan tokoh masyarakat. Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, turut hadir dalam acara tersebut.

Pangulu Nagori Pagar Bosi, Turimin, mewakili masyarakat tiga nagori, menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan jalan yang telah lama dinantikan. Ia juga melaporkan secara terbuka total dana yang terkumpul melalui swadaya masyarakat mencapai Rp 177 juta.

“Ini murni hasil kebersamaan warga. Kami berterima kasih kepada para donatur dan tokoh masyarakat yang ikut menggerakkan partisipasi,” ujar Turimin.

Sejumlah donatur turut hadir dalam kegiatan tersebut. Supianto Sitorus dari PT Arta Niaga menyatakan dukungannya terhadap inisiatif masyarakat. Ia berharap pola pembangunan berbasis swadaya dapat menjadi contoh bagi wilayah lain.

Selain mengapresiasi semangat gotong royong warga, Supianto menyampaikan harapan agar pemerintah daerah dapat melanjutkan pembangunan jalan tersebut setidaknya satu kilometer ke depan, guna memperluas manfaat akses transportasi bagi masyarakat.

Perwakilan tokoh masyarakat, Ridwanto, Siswoyo, Salimin, Anto Sitorus, dan Adil Sirait, menyebut antusiasme warga muncul sejak gagasan pembangunan swadaya pertama kali dibahas. Mereka menjelaskan bahwa keterbatasan regulasi dalam penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) untuk jalan poros membuat masyarakat memilih menggalang dana secara mandiri.

Menurut mereka, jalan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan aktivitas ekonomi warga. Karena itu, dukungan lanjutan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dinilai penting agar pembangunan dapat diperluas dan diperkuat secara konstruktif.

Anggota DPRD Kabupaten Simalungun, H. Budi dan Tuansir, turut menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif masyarakat. H. Budi menyatakan DPRD siap mendukung kebijakan pembangunan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan warga. Sementara itu, Tuansir menegaskan komitmennya untuk mendorong perhatian lebih terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah Ujung Padang.

Dalam sambutannya, Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, menilai pembangunan jalan tersebut sebagai contoh kolaborasi efektif antara masyarakat dan pemerintah. Ia menegaskan bahwa infrastruktur jalan memiliki peran strategis dalam memperkuat roda perekonomian desa.

“Jalan yang baik membuka akses ke pasar, sumber daya, dan layanan publik. Dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” ujar Anton.

Ia juga menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat luas.

Syukuran itu menjadi penanda bahwa pembangunan tidak selalu bergantung pada anggaran pemerintah. Di tiga nagori tersebut, gotong royong menjadi modal sosial yang mampu menghadirkan infrastruktur nyata sekaligus menjadi pengingat bahwa kebutuhan dasar warga akan akses jalan masih memerlukan perhatian berkelanjutan dari pemerintah daerah. (AP/red)

Berita Terkait

Rugikan Negara Rp 2,57 Miliar, Tersangka JT Diserahkan ke Kejari Medan
Kasus Pajak Rp 2,5 Miliar, DJP Sumut I Serahkan Tersangka ke Kejaksaan
RS Murni Teguh Horas Insani Tembus Standar Internasional, Raih WSO Angels Award Diamond
Gangguan Listrik di Jalan Medan Siantar Martoba, PLN Turun Malam Hari Periksa Jaringan
Apeksi 2026: Wali Kota Medan Ajak Daerah Perkuat Fiskal dan Berbagi Solusi
Pemko Pematangsiantar Apresiasi Paskah Katolik 2026, Tekankan Kebersamaan dan Kepedulian Sosial
Pelantikan KAKAMMI Sumut, Wagub Soroti Ancaman Narkoba dan Tantangan Era Digital
Pengembangan Kasus, Polisi Ringkus 4 Terduga Pelaku Narkoba di Palas

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 16:22 WIB

Rugikan Negara Rp 2,57 Miliar, Tersangka JT Diserahkan ke Kejari Medan

Senin, 20 April 2026 - 15:52 WIB

Kasus Pajak Rp 2,5 Miliar, DJP Sumut I Serahkan Tersangka ke Kejaksaan

Senin, 20 April 2026 - 15:00 WIB

RS Murni Teguh Horas Insani Tembus Standar Internasional, Raih WSO Angels Award Diamond

Senin, 20 April 2026 - 13:14 WIB

Gangguan Listrik di Jalan Medan Siantar Martoba, PLN Turun Malam Hari Periksa Jaringan

Minggu, 19 April 2026 - 22:23 WIB

Apeksi 2026: Wali Kota Medan Ajak Daerah Perkuat Fiskal dan Berbagi Solusi

Minggu, 19 April 2026 - 18:20 WIB

Pelantikan KAKAMMI Sumut, Wagub Soroti Ancaman Narkoba dan Tantangan Era Digital

Minggu, 19 April 2026 - 17:20 WIB

Pengembangan Kasus, Polisi Ringkus 4 Terduga Pelaku Narkoba di Palas

Minggu, 19 April 2026 - 14:09 WIB

Prabowo: Kekuatan Indonesia Bertumpu pada Kepemimpinan Daerah

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Rugikan Negara Rp 2,57 Miliar, Tersangka JT Diserahkan ke Kejari Medan

Senin, 20 Apr 2026 - 16:22 WIB

Penyidik DJP menyerahkan tersangka berinisial VVS beserta barang bukti dalam tahap penuntutan.

HUKUM & KRIMINAL

Kasus Pajak Rp 2,5 Miliar, DJP Sumut I Serahkan Tersangka ke Kejaksaan

Senin, 20 Apr 2026 - 15:52 WIB