PMI dan Palang Merah Amerika Paparkan Program Ketahanan Panas di Medan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:10 WIB

4051 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan bersama perwakilan American Red Cross melakukan audiensi dengan Pemerintah Kota Medan di Balai Kota Medan dalam pertemuan yang berlangsung Kamis (12 Maret 2026).

Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan bersama perwakilan American Red Cross melakukan audiensi dengan Pemerintah Kota Medan di Balai Kota Medan dalam pertemuan yang berlangsung Kamis (12 Maret 2026).

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan bersama perwakilan American Red Cross melakukan audiensi dengan Pemerintah Kota Medan di Balai Kota Medan dalam pertemuan yang berlangsung Kamis (12 Maret 2026). Rombongan diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap di ruang kerjanya.

Pertemuan tersebut membahas pelaksanaan kajian risiko serta dampak panas ekstrem di wilayah perkotaan yang tengah dijalankan PMI bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Dalam audiensi itu hadir Bendahara PMI Kota Medan Rudy Siregar, Project Manager Urban Heat dari American Red Cross Teguh Wibowo, serta Project Manager Urban Heat PMI Kota Medan Hafiz Ihsan Lubis.

Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap menyambut positif program Ketahanan Panas Perkotaan yang diinisiasi PMI bersama mitra internasional tersebut. Ia menilai fenomena panas ekstrem kini menjadi isu lingkungan dan kesehatan yang perlu diantisipasi secara serius oleh pemerintah daerah.

Menurut Zakiyuddin, Pemerintah Kota Medan siap memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut, termasuk melalui penyediaan data dan penguatan sosialisasi kepada masyarakat.

“Pemerintah kota siap mendukung program ini, termasuk dalam penyediaan data riwayat penyakit yang berkaitan dengan dampak panas ekstrem, sehingga pemetaan risiko dapat dilakukan secara lebih akurat,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, Zakiyuddin didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Surya Syahputra Pulungan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan Yunita Sari, serta Kepala Bagian Kerja Sama Seri Inderahayu.

Sebelumnya, pihak PMI memaparkan gambaran umum Program Ketahanan Panas Perkotaan terhadap Panas Ekstrem di Indonesia. Program tersebut dilatarbelakangi oleh sejumlah faktor, seperti pesatnya urbanisasi, keterbatasan ruang terbuka hijau, meningkatnya populasi rentan, serta tren kenaikan suhu di wilayah perkotaan.

Fenomena Urban Heat Island, yakni peningkatan suhu di kawasan perkotaan akibat aktivitas manusia dan kepadatan bangunan, disebut sebagai salah satu faktor yang memperbesar risiko kesehatan bagi masyarakat.

Program ini bertujuan membangun ketahanan kota terhadap ancaman panas ekstrem dalam jangka panjang. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan pengakuan terhadap isu panas ekstrem di tingkat nasional dan daerah, penguatan kapasitas kelembagaan, serta pengembangan program berbasis masyarakat yang dapat diperluas dan direplikasi di berbagai kota.

Selain itu, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi dampak perubahan iklim, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan suhu ekstrem di wilayah perkotaan.

Dalam pemaparan tersebut dijelaskan bahwa Medan menjadi salah satu kota percontohan (pilot project) dalam program Urban Heat yang dilaksanakan PMI bersama BMKG. Program ini berlangsung sejak September 2025 hingga Februari 2027.

Melalui program tersebut, PMI berharap model mitigasi risiko panas ekstrem yang dikembangkan di Kota Medan nantinya dapat diterapkan di berbagai kota lain di Indonesia yang menghadapi tantangan serupa. (Mery/red)

Berita Terkait

Pria Pecinta Vespa Antik di Pematangsiantar Ditangkap, Polisi Sita 7,17 Kg Ganja
Puluhan Perkara Inkracht, Kejari Pematangsiantar Bakar Barang Bukti Narkoba dan Senjata Tajam
Audiensi dengan PWKI, Wesly Tekankan Pentingnya Kolaborasi Bangun Pematangsiantar
Jelang MTQ ke-40 Sumut, Bobby Nasution Tekankan Koordinasi dan Kesiapan Venue
Airin Dorong UMKM Medan Naik Kelas, Produk Lokal Dibidik Tembus Pasar Global
Sebanyak 1.100 Atlet Pelajar Ikuti Popkot Medan 2026
Pemko Medan dan PT KAI Bahas Pembangunan Jembatan Gang Damai, Warga Diharapkan Tak Lagi Lewati Pipa Air
Wakil Wali Kota Medan Dorong Penataan Belawan, Fokus Benahi Drainase dan Kawasan Rel

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:08 WIB

Pria Pecinta Vespa Antik di Pematangsiantar Ditangkap, Polisi Sita 7,17 Kg Ganja

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:00 WIB

Puluhan Perkara Inkracht, Kejari Pematangsiantar Bakar Barang Bukti Narkoba dan Senjata Tajam

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:25 WIB

Audiensi dengan PWKI, Wesly Tekankan Pentingnya Kolaborasi Bangun Pematangsiantar

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:00 WIB

Jelang MTQ ke-40 Sumut, Bobby Nasution Tekankan Koordinasi dan Kesiapan Venue

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:50 WIB

Airin Dorong UMKM Medan Naik Kelas, Produk Lokal Dibidik Tembus Pasar Global

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:08 WIB

Pemko Medan dan PT KAI Bahas Pembangunan Jembatan Gang Damai, Warga Diharapkan Tak Lagi Lewati Pipa Air

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:55 WIB

Wakil Wali Kota Medan Dorong Penataan Belawan, Fokus Benahi Drainase dan Kawasan Rel

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:40 WIB

Rapat Penanganan Bencana Sumatera, Tito Desak Pemda Segera Gunakan TKD

Berita Terbaru