194 Ribu IKM di Sumut, Pemprov Dorong Daya Saing dan Hilirisasi Industri

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:00 WIB

40127 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus mendorong penguatan industri kecil dan menengah (IKM) guna meningkatkan daya saing industri daerah serta mempercepat hilirisasi komoditas unggulan.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral (Perindag ESDM) Sumut Dedi Jaminsyah Putra Harahap mengatakan pengembangan sektor industri di Sumut memiliki potensi besar karena didukung kekayaan sumber daya alam, letak geografis yang strategis, serta ketersediaan tenaga kerja.

Hal tersebut disampaikannya dalam konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Medan, Selasa, 31 Maret 2026.

“Untuk meningkatkan potensi industri di Sumut, kita perlu memfokuskan pada penguatan industri kecil dan menengah. Selain itu juga pengembangan kawasan industri dan hilirisasi komoditas unggulan,” kata Dedi.

Menurut dia, industri lokal masih menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya tingginya biaya produksi dan rendahnya daya saing produk di pasar.

Berdasarkan data Dinas Perindag ESDM Sumut, hingga 2025 terdapat 194.089 IKM yang telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan total penyerapan tenaga kerja mencapai 399.194 orang.

Dedi menilai IKM berbasis potensi lokal mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar sekaligus menjaga keberlanjutan ekonomi masyarakat.

Karena itu, dukungan terhadap sektor ini perlu terus diperkuat, mulai dari peningkatan proteksi usaha, akses pembiayaan, hingga pengembangan kapasitas pelaku usaha.

“IKM perlu didukung melalui pelatihan keterampilan, pendampingan manajemen dan pemasaran, serta pemanfaatan teknologi digital agar produk mereka dapat menjangkau pasar nasional maupun internasional,” ujarnya.

Pada 2026, Dinas Perindag ESDM Sumut menargetkan peningkatan kapasitas dan daya saing IKM melalui berbagai program pelatihan serta bantuan peralatan.

Program tersebut antara lain menyasar 80 IKM kopi, sekaligus menumbuhkan 60 wirausaha baru di sektor kopi dan 35 wirausaha baru di sektor kuliner.

Selain itu, pemerintah daerah juga berkolaborasi dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) untuk memberikan pelatihan diversifikasi produk serta memfasilitasi promosi melalui berbagai pameran.

“Kami mendorong produk lokal agar dapat tampil dalam berbagai event promosi sehingga mampu menembus pasar nasional hingga internasional,” kata Dedi.

Dalam hal pengembangan kawasan industri, Dedi menyebut Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei dan Kawasan Industri Medan telah menjadi pusat pertumbuhan industri yang signifikan di Sumatera Utara.

Kawasan tersebut dinilai mampu menarik investasi, membuka lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi regional.

Ke depan, pemerintah provinsi juga akan mendorong pengembangan kawasan industri baru berbasis potensi daerah guna meningkatkan efisiensi produksi dan distribusi.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat strategi hilirisasi komoditas unggulan daerah.

Sumatera Utara dikenal sebagai salah satu penghasil utama kelapa sawit, karet, kopi, dan kakao. Namun selama ini sebagian besar komoditas tersebut masih diekspor dalam bentuk bahan mentah atau setengah jadi.

“Melalui hilirisasi, komoditas tersebut dapat diolah menjadi produk bernilai tambah tinggi, seperti produk oleokimia dari kelapa sawit, barang jadi berbahan karet, maupun produk makanan dan minuman berbasis kopi dan kakao,” ujarnya.

Menurut Dedi, langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi komoditas daerah sekaligus memberikan dampak yang lebih luas bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat di Sumatera Utara. (AP/red)

Berita Terkait

Dekranasda Simalungun Promosikan Wastra Khas Daerah di BTN Indonesia Fashion Week 2026
Sekda Pematangsiantar Ajak Siswa SMPN 12 Jauhi Perundungan dan Narkoba Saat Pimpin Upacara
Wakil Bupati Asahan Terima Kunjungan Ketua Komnas Anak RI, Bahas Perlindungan Anak dan Rumah Anak
Pemkab Simalungun dan Kemendagri Tinjau Lokasi Proyek Cable Car Danau Toba, Bahas Pembebasan BPHTB
PRSU 2026 Berakhir, Catat 161.309 Pengunjung dan Perputaran Ekonomi Rp 50 Miliar
PRSU 2026 Resmi Ditutup, Putaran Uang Capai Rp 50 Miliar Selama Satu Bulan
Rico Waas Dorong Sinergi Pemko dan DPRD Medan untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi
Ketua Umum DPN PERMAHI Dukung BNN Bongkar Jaringan Ganja 93 Kg, Dorong Edukasi Hukum dan Pencegahan Narkotika

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Dekranasda Simalungun Promosikan Wastra Khas Daerah di BTN Indonesia Fashion Week 2026

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Sekda Pematangsiantar Ajak Siswa SMPN 12 Jauhi Perundungan dan Narkoba Saat Pimpin Upacara

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:39 WIB

Wakil Bupati Asahan Terima Kunjungan Ketua Komnas Anak RI, Bahas Perlindungan Anak dan Rumah Anak

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:53 WIB

Pemkab Simalungun dan Kemendagri Tinjau Lokasi Proyek Cable Car Danau Toba, Bahas Pembebasan BPHTB

Minggu, 2 Agustus 2026 - 23:20 WIB

PRSU 2026 Berakhir, Catat 161.309 Pengunjung dan Perputaran Ekonomi Rp 50 Miliar

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:55 WIB

Rico Waas Dorong Sinergi Pemko dan DPRD Medan untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:34 WIB

Ketua Umum DPN PERMAHI Dukung BNN Bongkar Jaringan Ganja 93 Kg, Dorong Edukasi Hukum dan Pencegahan Narkotika

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:58 WIB

Sekda Pematangsiantar Hadiri Kerja Rani GBKP Jalan Sisingamangaraja

Berita Terbaru