Peringatan Hari Ginjal Sedunia, Pemko Medan Siapkan Pengembangan RSUD Pirngadi

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Sabtu, 4 April 2026 - 17:26 WIB

4051 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, MEDAN — Pemerintah Kota (Pemko) Medan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan fasilitas serta kualitas pelayanan rumah sakit milik pemerintah daerah. Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap saat menghadiri peringatan Hari Ginjal Sedunia di Instalasi Hemodialisa RSUD Dr. Pirngadi Medan, yang berlangsung pada Sabtu, 4 April 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Zakiyuddin menekankan pentingnya peningkatan layanan kesehatan, khususnya bagi pasien penyakit ginjal yang membutuhkan perawatan rutin seperti hemodialisa atau cuci darah.

Ia juga mengungkapkan memiliki kedekatan emosional dengan layanan cuci darah. Zakiyuddin mengenang almarhum ibundanya yang pernah menjalani perawatan serupa pada masa ketika sistem jaminan kesehatan belum berkembang seperti sekarang.

“Setiap melihat ruang cuci darah ini, saya teringat almarhum ibu saya. Waktu itu belum ada BPJS dan biaya perawatannya sangat besar. Sekarang kita patut bersyukur karena pemerintah hadir melalui BPJS sehingga masyarakat sangat terbantu,” ujarnya.

Menurut Zakiyuddin, Instalasi Hemodialisa RSUD Dr. Pirngadi saat ini telah dilengkapi sekitar 40 unit mesin hemodialisa yang mampu melayani hingga 80 pasien setiap hari. Kapasitas tersebut dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya dari kalangan menengah ke bawah.

Meski demikian, ia menilai fasilitas rumah sakit masih perlu terus ditingkatkan. Pemko Medan, kata dia, telah menyiapkan rencana pengembangan RSUD Dr. Pirngadi secara menyeluruh, termasuk pembangunan gedung baru.

“Insyaallah dalam dua tahun ke depan RSUD Pirngadi akan dibangun dengan konsep baru. Akan ada gedung tujuh lantai serta fasilitas parkir dua lantai. Kita ingin rumah sakit ini benar-benar bangkit,” kata Zakiyuddin.

Selain pembangunan fisik, ia menegaskan peningkatan kualitas pelayanan harus menjadi prioritas utama. Menurutnya, pelayanan yang ramah dan humanis sangat berpengaruh terhadap proses penyembuhan pasien.

“Anggap pasien itu seperti keluarga sendiri. Ketika mereka disambut dengan baik, itu sudah menjadi bagian dari proses penyembuhan. Sebaliknya, pelayanan yang kurang ramah justru bisa menambah beban bagi pasien,” ujarnya.

Zakiyuddin juga menyoroti tingginya kebutuhan layanan kesehatan di Kota Medan, terutama terkait ketersediaan kamar rawat inap. Ia mengungkapkan masih sering menerima permintaan bantuan dari masyarakat yang membutuhkan tempat perawatan di rumah sakit.

Karena itu, Pemko Medan berencana menambah kapasitas tempat tidur, termasuk untuk pasien yang menggunakan layanan BPJS Kesehatan. Saat ini, RSUD Dr. Pirngadi memiliki sekitar 130 tempat tidur yang diperuntukkan bagi pasien BPJS.

Di samping itu, pemerintah kota juga terus meningkatkan fasilitas penunjang medis, termasuk pengadaan alat kesehatan baru seperti CT Scan serta penguatan layanan laboratorium.

Zakiyuddin turut mengajak seluruh tenaga kesehatan di RSUD Dr. Pirngadi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menjaga kebersihan lingkungan rumah sakit agar kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan pemerintah semakin meningkat.

“Bangunan boleh bagus dan alat boleh canggih, tetapi jika pelayanan tidak baik maka semuanya tidak akan berarti. Karena itu, yang paling penting adalah membenahi pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya di hadapan Plt. Direktur Utama RSUD Dr. Pirngadi Medan, Mardohar Tambunan.

Di akhir sambutannya, Zakiyuddin juga mengingatkan masyarakat agar menjaga kesehatan sejak dini serta memanfaatkan program Universal Health Coverage (UHC) yang memudahkan warga Kota Medan mendapatkan layanan kesehatan hanya dengan menggunakan KTP.

“Sekarang masyarakat sudah bisa berobat hanya dengan KTP. Ini harus kita syukuri. Harapan kita, layanan kesehatan di Kota Medan semakin baik dan dapat menjangkau seluruh masyarakat,” katanya. (Mery/red)

Berita Terkait

Pria Pecinta Vespa Antik di Pematangsiantar Ditangkap, Polisi Sita 7,17 Kg Ganja
Puluhan Perkara Inkracht, Kejari Pematangsiantar Bakar Barang Bukti Narkoba dan Senjata Tajam
Audiensi dengan PWKI, Wesly Tekankan Pentingnya Kolaborasi Bangun Pematangsiantar
Jelang MTQ ke-40 Sumut, Bobby Nasution Tekankan Koordinasi dan Kesiapan Venue
Airin Dorong UMKM Medan Naik Kelas, Produk Lokal Dibidik Tembus Pasar Global
Sebanyak 1.100 Atlet Pelajar Ikuti Popkot Medan 2026
Pemko Medan dan PT KAI Bahas Pembangunan Jembatan Gang Damai, Warga Diharapkan Tak Lagi Lewati Pipa Air
Wakil Wali Kota Medan Dorong Penataan Belawan, Fokus Benahi Drainase dan Kawasan Rel

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:08 WIB

Pria Pecinta Vespa Antik di Pematangsiantar Ditangkap, Polisi Sita 7,17 Kg Ganja

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:00 WIB

Puluhan Perkara Inkracht, Kejari Pematangsiantar Bakar Barang Bukti Narkoba dan Senjata Tajam

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:25 WIB

Audiensi dengan PWKI, Wesly Tekankan Pentingnya Kolaborasi Bangun Pematangsiantar

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:00 WIB

Jelang MTQ ke-40 Sumut, Bobby Nasution Tekankan Koordinasi dan Kesiapan Venue

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:50 WIB

Airin Dorong UMKM Medan Naik Kelas, Produk Lokal Dibidik Tembus Pasar Global

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:08 WIB

Pemko Medan dan PT KAI Bahas Pembangunan Jembatan Gang Damai, Warga Diharapkan Tak Lagi Lewati Pipa Air

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:55 WIB

Wakil Wali Kota Medan Dorong Penataan Belawan, Fokus Benahi Drainase dan Kawasan Rel

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:40 WIB

Rapat Penanganan Bencana Sumatera, Tito Desak Pemda Segera Gunakan TKD

Berita Terbaru