Sensus Ekonomi 2026 Dimulai Mei, Pemprov Sumut Perkuat Sosialisasi dan Partisipasi Usaha

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 27 April 2026 - 16:15 WIB

4010 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Statistik Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Sumatera Utara Ika Hardina Lubis bersama Kepala Badan Pusat Statistik Sumut Asim Saputra, pada acara sosialisasi SE2026 serta peluncuran Dashboard Analisis & Laporan Indikator Pencapaian (Dalian) di Aula Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Jalan Asrama Nomor 179, Senin (27/4/2026).

Kepala Bidang Statistik Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Sumatera Utara Ika Hardina Lubis bersama Kepala Badan Pusat Statistik Sumut Asim Saputra, pada acara sosialisasi SE2026 serta peluncuran Dashboard Analisis & Laporan Indikator Pencapaian (Dalian) di Aula Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Jalan Asrama Nomor 179, Senin (27/4/2026).

ATAPKOTA.COM, SUMUT – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara menyatakan komitmen untuk mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) guna menghasilkan data ekonomi yang akurat dan komprehensif, disampaikan dalam kegiatan sosialisasi di Aula Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Jalan Asrama Nomor 179, Medan, Senin (27/4/2026).

Dukungan tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Erwin Hotmansah Harahap, yang diwakili Kepala Bidang Statistik Sektoral Ika Hardina Lubis, usai menghadiri sosialisasi SE2026 sekaligus peluncuran Dashboard Analisis dan Laporan Indikator Pencapaian (Dalian).

Ika menegaskan, Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum strategis untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian, khususnya di Sumatera Utara. Data yang dihimpun akan digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih terarah.

“Kominfo Sumut akan mendukung melalui penyebarluasan informasi serta penguatan koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan sensus berjalan optimal,” ujar Ika.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dan pelaku usaha dalam memberikan data yang valid. Partisipasi tersebut dinilai krusial untuk memastikan hasil sensus mencerminkan kondisi riil di lapangan.

“Kolaborasi antarpihak menjadi kunci agar Sensus Ekonomi 2026 mampu memberikan kontribusi nyata bagi perencanaan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPS Sumut Asim Saputra menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bertujuan menyediakan informasi terkait struktur ekonomi, karakteristik usaha, serta perkembangan ekonomi digital. Ia menyebut, sensus ini menjadi bagian dari penguatan peran BPS sebagai pengelola data nasional.

Menurutnya, BPS saat ini tengah mengembangkan dua basis data utama, yakni data tunggal ekonomi nasional dan statistik bisnis register, yang menjadi fondasi pelaksanaan SE2026.

“Data tersebut akan terus diperbarui dalam tahapan sensus untuk memastikan akurasi dan keterpaduan informasi,” jelasnya.

Asim mengakui, pelaksanaan sensus tidak lepas dari berbagai tantangan. Namun, pengalaman sebelumnya seperti Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022–2023, Sensus Pertanian 2023, serta pendataan UMKM menjadi bekal penting dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan SE2026.

Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi, metode pendataan, serta pengembangan metodologi yang lebih maju diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan sensus.

Untuk itu, seluruh pemangku kepentingan, termasuk BPS kabupaten/kota dan instansi terkait, didorong berperan aktif dalam menyosialisasikan program tersebut. BPS juga mengapresiasi dukungan Kominfo Sumut yang menyediakan fasilitas publikasi melalui 12 titik videotron.

Lebih lanjut, BPS mendorong partisipasi pelaku usaha, baik skala besar maupun menengah, agar secara mandiri mengisi data sensus. Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat proses pengumpulan data sekaligus meningkatkan akurasi.

Sensus Ekonomi 2026 dijadwalkan berlangsung mulai Mei hingga Agustus 2026. Dalam tahap awal, pemerintah pusat direncanakan meluncurkan aplikasi “Ngisi Bareng” (Ngibar) pada 1 Mei 2026 sebagai sarana bagi pelaku usaha untuk berpartisipasi secara digital.

Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri kepala BPS kabupaten/kota serta jajaran BPS Sumatera Utara sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. (AP/red)

Berita Terkait

Prabowo Terima Laporan Menaker, Program Magang Nasional Capai 14 Ribu Peserta
Usai Dilantik, Karding Fokus Jaga Ketahanan Hayati dan Stabilitas Ekonomi
Jadi Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat Siap Tangani Sampah dan Dorong Kesadaran Lingkungan
Jadi KSP, Dudung Buka Layanan Aduan 24 Jam dan Pangkas Birokrasi
Wamenko Pangan Hanif Faisol Fokus Jalankan Program Unggulan Presiden di Sektor Pangan
Prabowo Lantik Pejabat Baru, Ini Daftar dan Posisi Strategisnya
Prabowo Lantik Dudung, Qodari, dan Karding, Perkuat Komunikasi hingga Karantina
Sidak Minyakita di Pematangsiantar, Harga Sesuai HET Rp 15.700

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 23:20 WIB

Prabowo Terima Laporan Menaker, Program Magang Nasional Capai 14 Ribu Peserta

Senin, 27 April 2026 - 21:50 WIB

Usai Dilantik, Karding Fokus Jaga Ketahanan Hayati dan Stabilitas Ekonomi

Senin, 27 April 2026 - 21:40 WIB

Jadi Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat Siap Tangani Sampah dan Dorong Kesadaran Lingkungan

Senin, 27 April 2026 - 21:40 WIB

Jadi KSP, Dudung Buka Layanan Aduan 24 Jam dan Pangkas Birokrasi

Senin, 27 April 2026 - 21:38 WIB

Wamenko Pangan Hanif Faisol Fokus Jalankan Program Unggulan Presiden di Sektor Pangan

Senin, 27 April 2026 - 21:35 WIB

Prabowo Lantik Dudung, Qodari, dan Karding, Perkuat Komunikasi hingga Karantina

Senin, 27 April 2026 - 19:50 WIB

Sidak Minyakita di Pematangsiantar, Harga Sesuai HET Rp 15.700

Senin, 27 April 2026 - 19:30 WIB

Wali Kota Pematangsiantar Serahkan SPPT PBB 2026, Target Pajak Rp 12,5 Miliar

Berita Terbaru