ATAPKOTA.COM, ASAHAN – Pemerintah Kabupaten Asahan menyalurkan bantuan sosial pangan kepada ribuan warga sebagai bagian dari program perlindungan sosial. Penyaluran dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, di Aula Kantor Camat Bandar Pulau, Kamis (30 April 2026).
Program ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat melalui penugasan Badan Pangan Nasional yang bekerja sama dengan Perum Bulog untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat.
Kepala Bulog Asahan, Zairi Yuriadi, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan mencakup alokasi dua bulan, yakni Februari hingga Maret 2026. Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi sekaligus menjaga daya beli.
Di Kecamatan Bandar Pulau, bantuan diberikan kepada 2.523 keluarga penerima manfaat. Setiap keluarga menerima 10 kilogram beras dan 2 kilogram minyak goreng per bulan. Dengan demikian, untuk dua bulan, total bantuan yang diterima masing-masing keluarga mencapai 20 kilogram beras dan 4 kilogram minyak goreng.
Secara keseluruhan, jumlah penerima bantuan pangan di Kabupaten Asahan mencapai 90.204 keluarga. Pemerintah daerah menilai program ini penting untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi secara merata.
Wakil Bupati Asahan menegaskan bahwa penyaluran bantuan pangan merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Ia juga menyoroti pentingnya penguatan sektor pertanian dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai langkah jangka panjang dalam meningkatkan kesejahteraan warga.
“Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga ketahanan ekonomi keluarga,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan bantuan secara bijak sesuai kebutuhan rumah tangga, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan unsur Forkopimda, perangkat daerah, kepala desa se-Kecamatan Bandar Pulau, serta masyarakat penerima manfaat. Acara berlangsung hingga siang hari dalam kondisi tertib dan lancar. (AP/red)

































