Akademisi USU Pertanyakan Dasar Tudingan terhadap Pemko Medan soal Akomodasi AFF U-19 2026

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:35 WIB

40143 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (FISIP USU), Dr. Fernanda Putra Adela, M.A.

Akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (FISIP USU), Dr. Fernanda Putra Adela, M.A.

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Polemik terkait pembiayaan akomodasi peserta ASEAN Boys Championship (AFF U-19) 2026 terus bergulir. Akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (FISIP USU), Dr. Fernanda Putra Adela, M.A., meminta seluruh pihak mengedepankan fakta dan dokumen resmi sebelum menyimpulkan adanya pihak yang tidak memenuhi komitmen dalam penyelenggaraan turnamen internasional tersebut.

Dalam keterangannya di Medan, Selasa (2/6/2026), Fernanda mempertanyakan dasar tudingan yang menyebut Pemerintah Kota (Pemko) Medan tidak menjalankan komitmen terkait pembiayaan akomodasi peserta AFF U-19 2026.

Menurutnya, tudingan tersebut perlu diuji secara objektif dengan menelusuri kronologi rapat, kesepakatan, serta dokumen resmi yang menjadi dasar pembagian tanggung jawab antara para pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen.

“Perlu ditelusuri pada rapat yang mana Pemko Medan menyatakan komitmen untuk membiayai akomodasi peserta. Selain itu, apakah terdapat dokumen atau kesepakatan tertulis yang mengatur pembagian tanggung jawab sebagai tuan rumah penyelenggaraan,” ujar Fernanda.

Ia menilai, tanpa adanya bukti yang jelas dan dapat diverifikasi, tudingan tersebut berpotensi menimbulkan persepsi yang tidak tepat di tengah masyarakat.

Fernanda juga menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan kegiatan olahraga berskala internasional. Menurutnya, keterbukaan informasi terkait pembagian tugas dan kewajiban masing-masing pihak akan membantu mencegah munculnya polemik yang berpotensi merugikan citra penyelenggaraan turnamen maupun daerah yang menjadi tuan rumah.

Selain itu, ia menyoroti aspek perencanaan anggaran daerah yang memiliki mekanisme dan aturan tersendiri. Menurut Fernanda, apabila penunjukan tuan rumah dilakukan setelah proses penyusunan APBD berjalan atau selesai, maka pemerintah daerah tentu memiliki keterbatasan dalam mengalokasikan anggaran di luar perencanaan yang telah ditetapkan.

“Penunjukan Sumatera Utara sebagai salah satu tuan rumah dilakukan pada Maret 2026. Dari sisi administrasi dan penganggaran daerah, tentu perlu dilihat apakah kebutuhan tersebut telah masuk dalam perencanaan APBD sebelumnya atau belum,” katanya.

Pernyataan Fernanda sejalan dengan klarifikasi yang sebelumnya disampaikan Pemko Medan. Sekretaris Daerah Kota Medan, Wiriya Alrahman, menegaskan bahwa sejak awal tidak pernah ada pembahasan maupun komitmen terkait pembiayaan hotel atau penginapan bagi peserta AFF U-19 2026.

“Sejak awal tidak pernah ada komitmen dari Pemko Medan untuk menanggung biaya akomodasi hotel maupun penginapan peserta. Yang diminta kepada kami adalah dukungan berupa pembenahan fasilitas lapangan dan stadion,” kata Wiriya.

Ia menjelaskan bahwa dalam sejumlah pertemuan persiapan yang berlangsung sejak Maret 2026, Pemko Medan diminta menyiapkan sejumlah sarana olahraga, di antaranya Stadion Teladan, Stadion Kebun Bunga, dan Lapangan Taman Cadika untuk mendukung pelaksanaan pertandingan serta latihan tim peserta.

Wiriya juga mengungkapkan bahwa surat permintaan dukungan pembiayaan baru diterima Pemko Medan pada 24 Mei 2026. Setelah dilakukan kajian, pemerintah daerah menilai permintaan tersebut tidak memiliki dasar regulasi yang memungkinkan untuk dibiayai melalui APBD.

“Kami melihat tidak ada ketentuan yang mengakomodasi pembiayaan tersebut melalui anggaran daerah, sehingga tidak dapat dipenuhi,” ujarnya.

Pemko Medan juga berpendapat bahwa penyelenggaraan kejuaraan olahraga internasional merupakan tanggung jawab penyelenggara dan induk organisasi cabang olahraga sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sebelumnya, polemik ini mencuat setelah muncul informasi mengenai kendala pembayaran hotel yang dialami sejumlah kontingen peserta ASEAN Boys Championship 2026. Panitia pelaksana menyebut adanya komitmen pembiayaan yang tidak terealisasi, sementara Pemko Medan menyatakan tidak pernah menyepakati tanggung jawab tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, perbedaan pandangan mengenai pembiayaan akomodasi peserta masih menjadi perhatian publik. Sejumlah pihak mendorong agar seluruh dokumen dan hasil koordinasi yang berkaitan dengan penyelenggaraan turnamen dapat dibuka secara transparan guna memberikan kepastian informasi kepada masyarakat. (AP/red)

Baca Sebelumnya : Akomodasi Peserta AFF U-19 Bermasalah, Pemko Medan Tegaskan Tak Pernah Berkomitmen Membayar Hotel

Berita Terkait

Sambut Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta Ikuti Lomba Mancing Piala Wali Kota Pematangsiantar
Polres Pematangsiantar Amankan Dua Pria, Sabu 1,80 Gram Disita
Lima Tahun Berturut-turut, Pemkab Asahan Raih Predikat Informatif KI Award 2026
DEN Bahas Strategi Menjaga Harga BBM Bersubsidi dan Keberlanjutan Fiskal
DEN Laporkan Isu Strategis kepada Prabowo, dari Pangan hingga Pasar Modal
Prabowo Hadiri Persemayaman Mantan KSAD Subagyo Hadi Siswoyo di Mabesad
Bupati Asahan Kukuhkan Pokja Bunda PAUD dan Lantik Bunda PAUD Tingkat Kecamatan
DEN Proyeksikan Ekspor Hilirisasi Indonesia Capai US$ 50 Miliar pada 2026

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Sambut Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta Ikuti Lomba Mancing Piala Wali Kota Pematangsiantar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Polres Pematangsiantar Amankan Dua Pria, Sabu 1,80 Gram Disita

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Lima Tahun Berturut-turut, Pemkab Asahan Raih Predikat Informatif KI Award 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:53 WIB

DEN Bahas Strategi Menjaga Harga BBM Bersubsidi dan Keberlanjutan Fiskal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:04 WIB

DEN Laporkan Isu Strategis kepada Prabowo, dari Pangan hingga Pasar Modal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:43 WIB

Bupati Asahan Kukuhkan Pokja Bunda PAUD dan Lantik Bunda PAUD Tingkat Kecamatan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:15 WIB

DEN Proyeksikan Ekspor Hilirisasi Indonesia Capai US$ 50 Miliar pada 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Kajian DEN: Penerima MBG Cenderung Lebih Jarang Absen dan Lebih Semangat Belajar

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polres Pematangsiantar Amankan Dua Pria, Sabu 1,80 Gram Disita

Rabu, 21 Okt 2026 - 14:22 WIB

Presiden Prabowo Subianto menerima Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan bersama jajaran DEN dan sejumlah menteri terkait di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 20 Oktober 2026.

EKONOMI & BISNIS

DEN Laporkan Isu Strategis kepada Prabowo, dari Pangan hingga Pasar Modal

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:04 WIB