ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Penggunaan material pada proyek perbaikan drainase di Jalan Pdt. Justin Sihombing, Lorong 29, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, kembali menjadi perhatian. Berdasarkan hasil pemantauan wartawan ATAPKOTA.COM di lokasi pada Kamis (18/6/2026), pekerja terlihat menggunakan semen bermerek Semen Merdeka dalam pelaksanaan pekerjaan.
Temuan tersebut menjadi sorotan setelah Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Pematangsiantar, Obstip Pandiangan, S.H., S.T., sebelumnya menyampaikan bahwa pekerjaan proyek di lingkungan PUTR dianjurkan menggunakan semen yang telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI), dengan rekomendasi penggunaan Semen Padang.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp pada Kamis (18/6/2026), Obstip mengatakan pihaknya akan mengambil tindakan apabila dalam pelaksanaan proyek ditemukan penggunaan material yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Apabila ada proyek PUTR yang dikerjakan oleh rekanan yang tidak memakai Semen Padang, maka kita akan melakukan tindakan,” ujar Obstip.
Namun, berdasarkan hasil pantauan di lapangan, pekerja pada proyek drainase tersebut terlihat menggunakan semen bermerek Semen Merdeka. Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan apakah penggunaan material tersebut telah sesuai dengan dokumen kontrak, spesifikasi teknis pekerjaan (RKS), maupun persetujuan dari pihak pemberi kerja.
Wartawan media ini telah berupaya meminta klarifikasi kepada CV Ruben Jaya Utama selaku pelaksana proyek terkait alasan penggunaan material tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana belum memberikan tanggapan.
Redaksi ATAPKOTA.COM juga masih membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada CV Ruben Jaya Utama maupun Dinas PUTR Kota Pematangsiantar guna memperoleh informasi yang berimbang mengenai penggunaan material dalam proyek tersebut.
Berita ini akan diperbarui apabila telah diperoleh keterangan resmi dari seluruh pihak yang berkepentingan.
Kontributor : Trikut Simatupang/Martuadin Saragih-atapkota.




































