ATAPKOTA, JAKARTA – Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH, MAP, memimpin kunjungan kerja ke Jakarta untuk membahas isu strategis pembangunan. Ia didampingi Sekda Asahan, Drs. H. Zainal Aripin Sinaga, MH, dan jajaran pimpinan OPD terkait.
Pertemuan pertama dilakukan dengan Staf Khusus Presiden Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Brigjen Pol (Purn.) Erwin Chahara Rusmana. Dalam audiensi tersebut, Rianto memaparkan arah kebijakan pembangunan daerah yang fokus pada tiga pilar utama:
- Ketahanan pangan berbasis lokal,
- Pelayanan kesehatan masyarakat yang merata,
- Pemberdayaan sosial berbasis komunitas.
Rombongan selanjutnya bertemu dengan Deputi KB dan Kesehatan Reproduksi BKKBN, Dr. Drs. Wahidin, M.Kes. Diskusi berfokus pada percepatan program Bangga Kencana dan intervensi penurunan stunting di Asahan.
Beberapa poin penting yang disepakati antara Pemkab Asahan dan BKKBN meliputi:
- Integrasi lintas sektor percepatan penurunan stunting,
- Penguatan layanan KB dan kesehatan reproduksi,
- Dukungan pusat dalam revitalisasi data kependudukan,
- Kolaborasi edukasi keluarga berbasis data riil (by name by address).
Wakil Bupati Rianto menegaskan, Kamis, (26/6), komitmen Pemkab Asahan untuk mendukung penuh program nasional. Ia menyatakan kesiapan Asahan menjadi pilot project penanganan keluarga berisiko stunting.
“Kami siap bersinergi total demi menurunkan stunting dan memperkuat kualitas keluarga di Asahan,” ujar Rianto.
Kunjungan kerja ini sekaligus menjadi langkah strategis membangun kemitraan aktif dengan lembaga pusat. Pemkab Asahan memastikan program prioritas nasional benar-benar menyentuh masyarakat hingga tingkat desa.
Langkah ini mencerminkan keseriusan Pemkab Asahan dalam menjadikan intervensi sosial, kesehatan, dan pangan sebagai fondasi pembangunan daerah.(Do)/kr

































