Bupati Al-Farlaky Resmikan Getek Penyeberangan di Pedalaman Simpang Jernih

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 18 Juli 2025 - 11:02 WIB

40378 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.Hi, M.Si., meresmikan alat transportasi penyeberangan (getek) yang menghubungkan Gampong Batu Sumbang dengan Pante Kera di Kecamatan Simpang Jernih, Kamis (17/7/2025).

“Wilayah Simpang Jernih memiliki potensi besar, terutama dari sektor pertanian seperti sawit, karet, dan palawija. Keberadaan getek ini menjadi bukti nyata bagaimana masyarakat tetap bertahan di tengah keterbatasan akses transportasi. Ini bukan sekadar alat penyeberangan, tapi penghubung ekonomi dan sosial antargampong,” kata Al-Farlaky dalam kunjungannya.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Timur akan terus hadir mendukung kebutuhan dasar masyarakat, termasuk akses transportasi di daerah terpencil.

“Kami ingin pembangunan merata, tidak hanya di kota, tetapi juga menjangkau hingga pelosok seperti Simpang Jernih. Ke depan, kita akan memperkuat infrastruktur di wilayah pedalaman agar distribusi hasil pertanian lancar dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” imbuh Al-Farlaky.

Peresmian ini merupakan bagian dari kunjungan kerja Bupati untuk berdialog langsung dengan masyarakat serta meninjau berbagai persoalan yang dihadapi di wilayah pedalaman tersebut.

Al-Farlaky menyatakan bahwa kunjungannya ke Simpang Jernih bukanlah yang pertama. Ia sebelumnya juga telah mengunjungi kawasan terpencil seperti Serbajadi dan Pante Bidadari. Menurutnya, pembangunan yang berkeadilan menjadi komitmen sejak awal masa kepemimpinannya.

“Hari ini saya telah menjadwalkan kunjungan ke Simpang Jernih untuk menyerahkan bantuan alat penyeberangan kepada masyarakat sekaligus mendengarkan langsung persoalan di sini,” ujarnya.

Bupati menegaskan bahwa, baik secara pribadi maupun sebagai kepala daerah, ia berkomitmen untuk terus mendukung dan memberdayakan seluruh masyarakat, termasuk masyarakat Gayo yang mendiami wilayah Simpang Jernih dan sekitarnya.

“Bagi saya, tidak ada perbedaan suku atau latar belakang. Siapa pun yang tinggal di Aceh Timur adalah masyarakat Aceh Timur. Mereka semua berhak mendapat perhatian dan pelayanan yang setara dari pemerintah,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengimbau seluruh aparatur pemerintah mulai dari camat, kepala puskesmas, kepala sekolah SD, SMP, hingga SMK dan SMA, untuk memberikan pelayanan yang merata tanpa diskriminasi.

“Berikan pelayanan administrasi yang baik di kantor kecamatan, pelayanan kesehatan yang layak di puskesmas, dan pendidikan yang setara di sekolah. Jangan ada kelas yang dibeda-bedakan,” pesannya.

Bupati turut menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperpendek rantai birokrasi pelayanan administrasi. Salah satu terobosan strategis adalah rencana menghadirkan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pelayanan Terpadu Satu Atap di Kecamatan Birem Bayeun.

“Dengan adanya UPTD ini, masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk mengurus administrasi kependudukan maupun perizinan. Ini terobosan kami untuk mempercepat dan memudahkan pelayanan di kawasan pedalaman,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Bupati Iskandar mengajak seluruh jajaran pemerintahan, baik di tingkat kecamatan maupun desa, untuk bersatu mendukung visi pembangunan Aceh Timur lima tahun ke depan.

“Kami bukan manusia superpower. Kami punya keterbatasan dalam ilmu, jaringan, dan pengalaman. Tapi kami bekerja dengan sepenuh hati. Mohon doa dan dukungan agar kami bisa menjalankan roda pemerintahan ini sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Ia juga berpesan agar seluruh aparatur pemerintahan menjaga kekompakan dan terus berkoordinasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Bidang Pemerintahan Setdakab Aceh Timur, para kepala perangkat daerah terkait, dan unsur Forkopimcam setempat.(*)

Berita Terkait

Ketua LSM CAPA Aceh Tantang Konsultan Pengawas Buktikan Spesifikasi Rehabilitasi SDN Dring Tujoh Nagan Raya
Final Simpang Kanan Cup I 2026 Digelar Malam Ini, Empat Tim Berebut Gelar Juara
Jembatan Gantung Kendawi Capai 80 Persen, Ditargetkan Beroperasi 16 Agustus 2026
Wapres Gibran Spontan Singgah di SDN 11 Jangka, Sapa Siswa dan Tinjau Keluhan Sekolah
Tinjau Jembatan Teupin Mane, Gibran Tekankan Pembangunan Harus Tepat Mutu dan Tepat Waktu
Tinjau Renovasi SDN 7 Jangka, Wapres Gibran Pastikan Siswa Kembali Belajar dengan Layak
Gibran Datang ke Aceh, Pantau Pemulihan Pascabencana dan Dengarkan Aspirasi Warga
Wali Kota Subulussalam Usulkan Kampus Universitas Republik Indonesia Dibangun di Aceh

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Diduga Simpan 100 Butir Ekstasi, Pria 49 Tahun Diamankan Polisi di Tanjung Pura

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:12 WIB

Festival Sungai Asahan Dibuka Bupati Taufik, Sungai Jadi Perhatian untuk Wisata dan Ekonomi Warga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Api Anantakupa Tak Kunjung Padam, 250 Alumni Eks Departemen Penerangan Reuni di Medan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Dinilai Berprestasi, Dr. Sarmedi Purba Dukung Prof. Sarintan Damanik Dua Periode Memimpin USI

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Piala Soeratin Sumut 2026 di Pematangsiantar, PSSI Toba Andalkan Soposurung FC dan Halilintar FC

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Dana Kelurahan 2026 Bangun Jalan Rabat Beton 85 Meter di Ladang Bambu Medan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Pemko Medan Raih detikSumatera Awards 2026 Berkat Digitalisasi dan Transparansi Pajak Daerah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:58 WIB

Pemprov Sumut Raih Anugerah Pemerataan Pembangunan, Bobby Nasution: Kami Pelayan Masyarakat

Berita Terbaru