Cegah Perdagangan Orang, Kejati Kepri Edukasi Aparatur dan Tokoh Masyarakat di Batam

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 11 September 2025 - 14:34 WIB

40334 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, KEPRI – Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kejati Kepri) melalui program Pembinaan Masyarakat Taat Hukum (BINMATKUM) menggelar kegiatan Penerangan Hukum di Kantor Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Kamis (11/9/2025). Kegiatan ini mengangkat tema “Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)”.

Tim Penerangan Hukum dipimpin Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Kepri, Yusnar Yusuf, S.H., M.H., dengan anggota tim Rama Andika Putra, Rafki Mauliadi, A.Md.T., S.Kom., M.Kom., dan Yusuf, S.A.P. Peserta terdiri atas aparatur pemerintah serta tokoh masyarakat se-Kecamatan Sagulung, yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan publik.

Dalam paparannya, Yusnar Yusuf menjelaskan bahwa istilah perdagangan orang berasal dari Trafficking in Persons yang terdapat dalam Protokol Palermo. Indonesia meratifikasi protokol ini pada 2009.

Ia menegaskan, TPPO merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime) sekaligus kejahatan lintas negara (transnational crime) dengan korban terbanyak perempuan dan anak-anak. Bentuk TPPO meliputi eksploitasi seksual, perdagangan anak, kerja paksa, perdagangan organ tubuh, hingga perbudakan domestik.

“Provinsi Kepulauan Riau selain menjadi daerah asal korban TPPO juga berfungsi sebagai daerah transit karena jaraknya dekat dengan Malaysia dan Singapura. Pada 2024, Kepri masuk dalam 10 provinsi terbesar penyumbang korban TPPO,” ujar Yusnar.

Beberapa faktor yang memicu TPPO antara lain kemiskinan, pendidikan rendah, minimnya lapangan kerja, informasi palsu, serta tingginya permintaan tenaga kerja murah. Dampak TPPO tidak hanya menimbulkan trauma, depresi, dan kekerasan pada korban, tetapi juga merusak citra negara serta menghambat pembangunan SDM.

Menurut Yusnar, pencegahan TPPO dapat dilakukan melalui sosialisasi massif, edukasi, pengawasan situs digital, pemberdayaan ekonomi, serta penguatan regulasi. Sementara itu, pemberantasan harus melibatkan penindakan hukum tegas, perlindungan dan rehabilitasi korban, hingga kerja sama internasional.

“TPPO adalah bentuk perbudakan modern. Ini bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga luka kemanusiaan. Perang terhadap TPPO tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi harus menjadi gerakan bersama,” tegasnya.

Yusnar mengajak masyarakat Batam berperan aktif dalam pencegahan TPPO dengan meningkatkan kewaspadaan, mendeteksi dini, serta melaporkan jika terjadi dugaan perdagangan orang.

Turut hadir Camat Sagulung Batam M. Arfie Eranov, S.STP., Sekcam Sagulung, aparatur kecamatan, para lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, kader PKK, kader posyandu, pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM), tokoh masyarakat, dan sekitar 65 peserta lainnya.

Dengan sinergi lintas sektor, Kejati Kepri menegaskan komitmennya menjadikan Kepulauan Riau benteng kuat dalam mencegah dan memberantas TPPO.(Hms/AP/red)

Berita Terkait

Blackout Masih Berlangsung, Polda Sumut Tingkatkan Patroli dan KRYD di Medan
Prabowo Siapkan 400 Calon Bos BUMN Lewat Program Khusus, Ini Pesan Pentingnya
PLN Ungkap Penyebab Gangguan Listrik di Sumatera, Pemulihan Dilakukan Bertahap
Wali Kota Pematangsiantar Hadiri Bakti Sosial Alumni Budi Mulia dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Polsek Bosar Maligas Gelar Gotong Royong dan Sosialisasi Anti-Narkoba di Nagori Boluk
Penghuni Rehabilitasi Mengaku Dirantai dan Dipukul, Begini Kesaksian Mereka
Polisi Temukan 40 Batang Ganja Setinggi 2 Meter di Tanjung Morawa, Satu Pria Diamankan
Polres Batu Bara Tangkap Pria Pembawa 77 Gram Sabu, Polisi Buru Pemasok dari Kisaran

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:10 WIB

Inspektorat Bengkulu Tengah Pelajari Laporan Dugaan Investasi Muntahan Paus dan Kayu Gaharu

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:59 WIB

Presiden Prabowo Tiba di Paris, Kunjungan Kenegaraan Perkuat Kerja Sama Strategis Indonesia-Prancis

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:46 WIB

“Bienvenue Presiden Prabowo”, WNI dan Mahasiswa Indonesia Antusias Sambut Kepala Negara di Paris

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:55 WIB

Gubernur Bobby Nasution Minta TVRI Sumut Aktif Angkat Budaya dan Pariwisata Daerah

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:33 WIB

Pemkab Asahan Gelar Pawai Takbiran dan Buka Puasa Bersama Sambut Iduladha 1447 Hijriah

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:51 WIB

Tinjau Posyandu di Samosir, Kahiyang Ayu Tegaskan Posyandu Jadi Garda Terdepan Layanan Kesehatan di Sumut

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:45 WIB

Penantian Warga Marelan Terjawab, Jalan Gang Rahayu Baru Kini Mulus Diaspal

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:04 WIB

Tanoto Foundation Gandeng TP PKK Pematangsiantar Tingkatkan Literasi dan Tumbuh Kembang Anak

Berita Terbaru