Pemprov Sumut Dukung Pelestarian 14 Etnis di PSBD Asahan 2025

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 22:23 WIB

40143 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya membuka secara resmi Pagelaran Seni Budaya Daerah (PSBD) Asahan VI Tahun 2025 di Lapangan PSBD Asahan Jalan Taufan Gama Kota Kisaran Kabupaten Asahan, Sabtu (4/10).

Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya membuka secara resmi Pagelaran Seni Budaya Daerah (PSBD) Asahan VI Tahun 2025 di Lapangan PSBD Asahan Jalan Taufan Gama Kota Kisaran Kabupaten Asahan, Sabtu (4/10).

ATAPKOTA.COM, SUMUT – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara menegaskan dukungan penuh terhadap pelestarian seni dan budaya daerah. Komitmen itu tampak jelas dalam penyelenggaraan Pagelaran Seni Budaya Daerah (PSBD) Asahan ke-6 Tahun 2025 yang menampilkan kekayaan budaya dari 14 etnis di Kabupaten Asahan.

Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, hadir langsung membuka acara yang berlangsung pada 4–19 Oktober 2025 di Lapangan PSBD Asahan, Jalan Taufan Gama, Kisaran. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa seni dan budaya tidak boleh dipisahkan dari pembangunan manusia dan kesejahteraan masyarakat.

“Seni dan budaya adalah identitas bangsa, sumber kreativitas, dan fondasi kebersamaan,” ujar Surya.

Ia menambahkan, PSBD bukan sekadar panggung hiburan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang penting bagi generasi muda untuk mengenal akar budayanya di tengah arus modernisasi yang kian deras.

“Kami berterima kasih kepada Dirjen Kementerian Kebudayaan yang merespons cepat menjadikan kawasan ini sebagai Taman Bhineka Tunggal Ika. Budaya adalah jati diri bangsa yang wajib diwariskan,” tegasnya.

Surya menilai, PSBD Asahan menjadi etalase potensi daerah sekaligus magnet wisata budaya. Kegiatan ini, menurutnya, mampu memperkuat posisi Asahan sebagai daerah yang berkomitmen menjaga keberagaman.

Sementara itu, Direktur Jenderal Sarana dan Prasarana Kementerian Kebudayaan RI, Ferry Arlian, mengaku terkesan dengan pertunjukan 14 etnis di Asahan. Ia menilai, keindahan tarian dan tradisi yang disajikan menggambarkan semangat kebersamaan yang langka ditemukan di era modern.

“Keberagaman budaya Indonesia luar biasa. Kalau di Asahan ada 14 etnis, secara nasional ada lebih dari 300 etnis. Saya kagum melihat para penari dari berbagai suku tampil harmonis, menampilkan rumah adat dan tradisi mereka dengan indah,” kata Ferry.

Acara ini juga dihadiri Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, Wakil Bupati Rianto, unsur Forkopimda, pimpinan OPD Provinsi Sumut dan Kabupaten Asahan, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat luas.

Dalam kegiatan tersebut, penonton menyaksikan beragam atraksi budaya dari etnis Melayu, Batak, Jawa, Banjar, Minang, Nias, Karo, Simalungun, Pakpak, Aceh, Sunda, Tionghoa, India, dan Tabagsel.

Bupati Taufik menegaskan bahwa PSBD akan terus menjadi wadah silaturahmi antar-etnis. Ia menilai, kegiatan ini tidak hanya melestarikan budaya lokal, tetapi juga memperkuat persatuan masyarakat.

“Kami ingin generasi muda semakin mencintai budaya daerah. Semangat Bhineka Tunggal Ika harus tumbuh dari Asahan untuk Indonesia,” tutup Taufik.

Dengan berbagai tampilan budaya tersebut, PSBD Asahan ke-6 bukan sekadar ajang seni. Ia menjadi simbol nyata dari harmoni, kreativitas, dan kekuatan kebersamaan lintas etnis yang terus hidup di tengah masyarakat Sumatera Utara. (R-AP)

Berita Terkait

Hari Bhakti Adhyaksa Ke-66, Kapolres Aceh Singkil Tegaskan Sinergi Polri dan Kejaksaan
Dewan Pers Kecam Dugaan Pemerasan oleh Oknum Wartawan, Tegaskan Bukan Bagian dari Kerja Jurnalistik
Dua Rumah Gandeng Terbakar di Pematangsiantar, Enam Mobil Damkar Dikerahkan
Dewan Pers Tegaskan Sertifikat Kompetensi Bukan Syarat Wartawan Mewawancarai Narasumber
Dewan Pers Evaluasi Organisasi Konstituen, Media dan Wartawan yang Langgar Etika Bisa Disanksi
Dewan Pers: Pengaduan terhadap Media Meningkat, Wartawan Diminta Tegakkan Kode Etik
Dewan Pers: Tanpa Regulasi Media Sosial, Profesi Jurnalis Terancam Tersingkir
PLN UP3 Pematangsiantar Nyalakan 13 Sambungan Listrik Gratis dan Bagikan Sembako kepada Warga Simalungun

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:45 WIB

Hari Bhakti Adhyaksa Ke-66, Kapolres Aceh Singkil Tegaskan Sinergi Polri dan Kejaksaan

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:13 WIB

Dewan Pers Kecam Dugaan Pemerasan oleh Oknum Wartawan, Tegaskan Bukan Bagian dari Kerja Jurnalistik

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:37 WIB

Dua Rumah Gandeng Terbakar di Pematangsiantar, Enam Mobil Damkar Dikerahkan

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:26 WIB

Dewan Pers Tegaskan Sertifikat Kompetensi Bukan Syarat Wartawan Mewawancarai Narasumber

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:18 WIB

Dewan Pers Evaluasi Organisasi Konstituen, Media dan Wartawan yang Langgar Etika Bisa Disanksi

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:01 WIB

Dewan Pers: Tanpa Regulasi Media Sosial, Profesi Jurnalis Terancam Tersingkir

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:54 WIB

PLN UP3 Pematangsiantar Nyalakan 13 Sambungan Listrik Gratis dan Bagikan Sembako kepada Warga Simalungun

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:50 WIB

Jenazah Calon Prajurit TNI Diberangkatkan ke Nias Barat, Danrindam: Penyebab Kematian Belum Dapat Dipastikan

Berita Terbaru