Tak Terima Hasil Pemeriksaan Klinik, Pria di Labuhanbatu Datangi Klinik Sawit Bawa Sajam

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 7 Oktober 2025 - 16:19 WIB

40166 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, LABUHANBATU – Seorang pria karyawan perusahaan perkebunan kelapa sawit di Labuhanbatu mendatangi klinik kesehatan dengan menenteng senjata tajam jenis egrek, Senin (6/10/2025) pagi. Aksi mengejutkan itu membuat seorang tenaga kesehatan bernama Rosmiati (45) panik dan ketakutan.

Peristiwa itu terjadi di klinik kesehatan PT Hari Sawit Jaya (HSJ) yang berada di Kebun Blok M, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, sekitar pukul 06.30 WIB.

Pelaku diketahui berinisial RB, yang merupakan salah satu karyawan di perusahaan tersebut.

 

Menurut keterangan Rosmiati, bidan yang bertugas di klinik tersebut, kejadian bermula saat RB datang untuk memeriksakan diri karena merasa demam. Setelah dilakukan pemeriksaan medis, hasil diagnosa menunjukkan bahwa kondisi RB masih memungkinkan untuk bekerja.

“Sudah dilakukan diagnosa dan sesuai SOP, dia masih bisa bekerja. Maka saya sarankan untuk kembali bekerja seperti biasa dan menemui mandor afdeling,” ujar Rosmiati saat dikonfirmasi, Senin (6/10/2025).

Namun, diduga tidak terima dengan hasil pemeriksaan tersebut, RB kemudian pergi dan tidak lama berselang kembali mendatangi klinik sambil membawa senjata tajam jenis egrek (arit sawit).

“Mungkin dia tidak terima. Tidak berselang lama, dia datang lagi membawa egrek,” lanjut Rosmiati.

Karena merasa terancam, Rosmiati pun sempat merekam kejadian tersebut dari balik jendela klinik.

“Awalnya dia bilang ‘tunggu ya’. Saya tidak menyangka dia datang lagi sambil bawa egrek,” timpalnya.

Usai kejadian, Rosmiati didampingi Ketua Serikat Buruh Labuhanbatu, Bob Simatupang, melaporkan insiden itu ke Polsek Bilah Hilir.

Kanit Reskrim Polsek Bilah Hilir, Ipda Riko M. Sihombing, saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya laporan terkait kejadian tersebut.

“Benar, laporan sudah kami terima dan saat ini masih menunggu tahapan untuk diproses,” kata Ipda Riko, Selasa (7/10/2025).

Sementara itu, General Manager (GM) PT Hari Sawit Jaya, Ashari Praja Kesuma, saat dihubungi wartawan belum bersedia memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut. (BS)

Berita Terkait

Wakil Bupati Asahan Tegaskan Pengusaha Kayu Patuhi Tonase
Sat Narkoba Belawan Gerebek Rumah, 7 Orang Diamankan Termasuk Anak di Bawah Umur
Turun ke Sawah, Bupati Samosir Tanam Bawang Putih Bantuan Kementan
Terima Audiensi Yayasan Abdi Sabda, Rico Waas Tekankan Peran Pendidikan Keagamaan
Dana Kelurahan Dimanfaatkan, Kader Posyandu Sumber Jaya Dibekali Bimtek untuk Tingkatkan Layanan
Terima Audiensi Pomparan Raja Silahisabungan, Rico Waas Soroti Ancaman Budaya di Era Digital
Dari “Babad Alas” ke Dunia Nyata: Rico Waas dan Bima Arya Bekali Mahasiswa USU Jadi Pemimpin
Aroma Busuk Diduga dari Limbah Restoran di Jalan Sudirman, Warga Minta Pemerintah Bertindak

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 22:08 WIB

Wakil Bupati Asahan Tegaskan Pengusaha Kayu Patuhi Tonase

Kamis, 30 April 2026 - 22:02 WIB

Sat Narkoba Belawan Gerebek Rumah, 7 Orang Diamankan Termasuk Anak di Bawah Umur

Kamis, 30 April 2026 - 20:25 WIB

Turun ke Sawah, Bupati Samosir Tanam Bawang Putih Bantuan Kementan

Kamis, 30 April 2026 - 20:15 WIB

Terima Audiensi Yayasan Abdi Sabda, Rico Waas Tekankan Peran Pendidikan Keagamaan

Kamis, 30 April 2026 - 19:44 WIB

Dana Kelurahan Dimanfaatkan, Kader Posyandu Sumber Jaya Dibekali Bimtek untuk Tingkatkan Layanan

Kamis, 30 April 2026 - 19:25 WIB

Dari “Babad Alas” ke Dunia Nyata: Rico Waas dan Bima Arya Bekali Mahasiswa USU Jadi Pemimpin

Kamis, 30 April 2026 - 19:18 WIB

Aroma Busuk Diduga dari Limbah Restoran di Jalan Sudirman, Warga Minta Pemerintah Bertindak

Kamis, 30 April 2026 - 18:32 WIB

Santri Harus Melek Teknologi, Wapres Gibran Tinjau Pelatihan AI di Pondok Tremas

Berita Terbaru

Salah satu truk pengangkut kayu di Desa Suka Damai, Kecamatan Pulo Bandring, Kamis (30 April 2026).

ASAHAN

Wakil Bupati Asahan Tegaskan Pengusaha Kayu Patuhi Tonase

Kamis, 30 Apr 2026 - 22:08 WIB