ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, menegur Kepala Dinas Kesehatan Edwin Tony S.M. Simanjuntak karena lamban menanggapi kekurangan tenaga medis di Puskesmas Ujung Padang, Kabupaten Simalungun. Teguran itu disampaikan langsung saat kunjungan kerja Bupati ke Kecamatan Ujung Padang, Senin (6/10/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi sejumlah pejabat daerah dan disambut Camat Ujung Padang, Manaon Siregar. Ia menegaskan bahwa seluruh pelayanan publik harus berorientasi pada kepentingan masyarakat, terutama dalam urusan administrasi kependudukan dan kesehatan.
“Jangan ada lagi warga Ujung Padang yang harus ke Raya hanya untuk urus KTP atau akta kelahiran. Semua harus bisa dilayani di kecamatan,” tegas Bupati.
Setelah meninjau Kantor Camat Ujung Padang, Bupati melanjutkan kunjungan ke Puskesmas Ujung Padang. Di sana, ia meminta agar pelayanan kesehatan berjalan cepat, ramah, dan tanpa diskriminasi.
“Pastikan warga cukup menunjukkan KTP untuk berobat. Layani dengan tulus, ikhlas, dan senyum agar pasien merasa nyaman,” tegasnya di hadapan staf Puskesmas.
Namun, Yusni Lusten Sitorus, Kepala Bagian Tata Usaha Puskesmas, melaporkan bahwa fasilitas tersebut hanya memiliki satu dokter yang juga merangkap kepala puskesmas. Mendengar laporan itu, Bupati langsung menegur Kadis Kesehatan Edwin Tony Simanjuntak dan memintanya menindaklanjuti tanpa penundaan.
“Saya minta ini segera diselesaikan. Jangan biarkan masyarakat menunggu terlalu lama hanya karena kekurangan dokter,” ujar Anton Saragih dengan nada tegas.
Usai meninjau Puskesmas, rombongan bergerak menuju Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Nagori Huta Parik. Bupati mengapresiasi koperasi tersebut karena menjadi satu-satunya KDMP di Sumatera Utara yang berhasil mendapatkan pinjaman modal dari Simbara. Ia berharap koperasi itu bisa menjadi contoh bagi desa lain dalam meningkatkan kesejahteraan warga.
Kunjungan dilanjutkan ke Nagori Sayur Matinggi untuk meninjau pembangunan Puskesmas baru dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Nagori Teluk Lapian, yang dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) 2025. Bupati berterima kasih kepada Misran, warga yang menghibahkan tanahnya untuk lokasi tangki air bersih bagi 400 kepala keluarga.
Selain itu, Bupati juga meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Huta I Sidosemi, guna memastikan kesiapan program peningkatan gizi anak sekolah.
Menutup kunjungannya, Bupati meninjau jembatan penghubung Nagori Rawa Masin dan Desa Suka Makmur di perbatasan Kabupaten Asahan. Ia menginstruksikan Kadis PUTR Hotbinson Damanik untuk segera memperbaiki jembatan yang rusak parah itu.
“Kita tidak boleh membiarkan jembatan rusak berlarut-larut. Akses masyarakat harus segera dibuka,” tegasnya.
Kunjungan kerja Bupati Simalungun ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan publik, infrastruktur, dan kesehatan masyarakat di wilayah pedesaan. (AP)

































