Kehilangan Meteran Air, Warga Bayar Pengganti Meter Hilang 456 Ribu ke PDAM Tirtauli Pematangsiantar

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 13 Oktober 2025 - 23:40 WIB

40739 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor PDAM Tirta Uli Kota pematangsiantar

Kantor PDAM Tirta Uli Kota pematangsiantar

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Seorang warga Kota Pematangsiantar berinisial MP mengeluhkan biaya penggantian meteran air sebesar Rp 456.000 yang harus dibayar ke PDAM Tirtauli, Senin (13/10/2025).

MP mengaku kehilangan meteran air PDAM miliknya pada Sabtu malam (11/10/2025) saat hujan deras mengguyur kota. Ia baru menyadari kehilangan itu ketika hendak ke kamar mandi.

“Pas ke kamar mandi, air nggak jalan. Pas mau kucek meter air, ternyata sudah tidak ada,” ujar MP kepada wartawan.

Keesokan harinya, MP melapor ke kantor PDAM Tirtauli di Jalan Porsea, Pematangsiantar. Saat melapor, petugas menjelaskan bahwa pelanggan yang kehilangan meter air diwajibkan membayar biaya pengganti senilai Rp 456.000. MP pun membayar dengan tunai ke PDAM Tirtauli Pematangsiantar.

Usai dari kantor PDAM Tirtauli, MP singgah disalah satu warung kopi dan bercerita tentang hal yang dialaminya. Ternyata, keluhan MP memicu tanggapan warga lain yang sedang duduk diwarung kopi tersebut. Mereka menilai kebijakan itu memberatkan masyarakat di tengah situasi ekonomi sulit.

“Ini namanya warga sudah susah di ekonomi, kehilangan meteran air, malah diperas lagi dengan biaya pengganti hilang,” ujar seorang warga yang mendengar cerita MP, dan membandingkan dengan layanan meter PLN yang hilang namun tidak pernah dikenakan tarif pengganti.

Sementara itu, Humas PDAM Tirtauli Pematangsiantar, Dorlin Pasaribu, saat dikonfirmasi melalui whatsapp, Senin (13/10/2025). membenarkan adanya tarif pengganti bagi pelanggan yang kehilangan meter air.

“Meter hilang itu karena kelalaian pelanggan, bukan kelalaian perusahaan. Harusnya meter dijaga agar tidak hilang,” jelas Dorlin.

Dorlin menegaskan, jika meter yang tidak ada tarif adalah jenis meter yang kondisi rusak saat ditemukan oleh petugas, dan kondisi meter yang telah berumur sekitar 5 tahun dan masuk ketahap pergantian karena pemeliharaan. Selain itu,  setiap meter air memiliki ID pelanggan yang terdaftar di sistem PDAM. Karena itu, pelanggan tidak diperkenankan membeli meter air dari luar.

“Tiap meter dipasang dengan ID pelanggan. Jadi, penggantian hanya bisa dilakukan di kantor PDAM,” katanya.

Ia juga menyebut, 98 persen data pelanggan PDAM Tirtauli sudah terpetakan sesuai nama, alamat, dan titik koordinat.

“Setiap pendaftaran baru wajib melampirkan surat tanah, KTP, dan KK agar posisi meter tidak berpindah,” tambah Dorlin.

Ketika ditanya soal motif terjadinya pencurian meter air, Dorlin menyebut pernah mendengar bahwa biasanya pelaku mengambil meter air untuk mendapatkan logam kuningan di dalamnya.

“Saya pernah dengar, meter air dicuri hanya untuk ambil kuningannya,” ungkapnya.

Warga berharap PDAM Tirtauli dapat meninjau ulang kebijakan pembayaran meter hilang agar tidak semakin membebani pelanggan yang menjadi korban pencurian. (AP)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru